Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » DLHK Sulbar Evaluasi RTRW Kabupaten Mamasa 2025–2045

DLHK Sulbar Evaluasi RTRW Kabupaten Mamasa 2025–2045

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan Evaluasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Mamasa Tahun 2025–2045, Senin (2/2/2026), di Ruang Rapat DLHK Provinsi Sulawesi Barat.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas permohonan Pemerintah Kabupaten Mamasa terkait penjadwalan evaluasi laporan KLHS RTRW Kabupaten Mamasa 2025–2045. Evaluasi dilakukan untuk memastikan dokumen KLHS telah disusun sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Pelaksanaan evaluasi sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan, berkeadilan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, tanpa mengabaikan perlindungan lingkungan hidup.

Sebelum evaluasi dimulai, seluruh peserta yang terdiri dari Tim Evaluator KLHS Provinsi Sulawesi Barat, Tim Pokja Penyusunan KLHS RTRW Kabupaten Mamasa, serta Tim Pokja Penyusunan RTRW Kabupaten Mamasa, mengawali kegiatan dengan doa bersama. Doa tersebut dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan dan duka cita atas wafatnya Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Evaluasi dipimpin oleh Kepala Bidang Penataan dan Penaatan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) DLHK Sulbar, Andi Alffianti. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan sambutan Kepala DLHK Provinsi Sulawesi Barat, Zulkifli Manggazali, yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas kedinasan di luar daerah.

Dalam sambutannya, Kepala DLHK Sulbar menegaskan bahwa evaluasi KLHS RTRW Kabupaten Mamasa merupakan tahapan penting untuk memastikan kebijakan dan rencana tata ruang daerah tetap berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Ia juga menekankan bahwa kualitas dokumen KLHS sangat menentukan arah pembangunan daerah ke depan, sehingga penyusunannya harus dilakukan secara komprehensif, partisipatif, dan berbasis data yang akurat.

Pada sesi evaluasi, masing-masing tim memaparkan hasil penyusunan dokumen KLHS RTRW serta memberikan penjelasan teknis terhadap substansi dokumen yang telah disusun. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring, dengan sebagian anggota tim mengikuti rapat melalui Zoom Meeting.

Melalui evaluasi ini, diharapkan kualitas perencanaan tata ruang Kabupaten Mamasa semakin responsif terhadap isu lingkungan hidup, sosial, dan ekonomi secara terpadu. DLHK Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam setiap proses perencanaan dan pengambilan kebijakan daerah.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hamka Baharuddin

    Pilkada Sulbar Hendaklah Adu Gagasan, Bukan Cacian

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Penulis : Hamka Baharuddin (Pemuda Pemerhati Demokrasi) Semarak kontestasi Pilkada serentak, khususnya di Pilkada Sulawesi Barat, mulai berkumandang. Berbagai media massa telah menuliskan profil pasangan calon yang akan bertarung di Pilkada 2024. Ini menjadi pertanda bahwa proses pencarian sosok pemimpin di Sulawesi Barat dan seluruh kabupaten lainnya akan segera digerakkan oleh masing-masing tim sukses. Tidak […]

  • Kantor Imigrasi Mamuju

    3 WNA Asal China Diamankan Imigrasi Mamuju Terkait Pelanggaran Administrasi

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 208
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Kantor Imigrasi Kelas II Mamuju, Sulawesi Barat, mengamankan tiga warga negara asing (WNA) asal China yang diketahui merupakan investor tambang. Ketiganya diamankan karena diduga melakukan pelanggaran administrasi keimigrasian. “Tiga WNA asal Cina kami amankan di Kantor Imigrasi hanya untuk dimintai keterangan. Saat ini mereka masih dalam pemeriksaan penyidik,” ungkap Muhammad Adam, Kepala […]

  • HMH Unsulbar kutuk isu hoaks

    HMH Unsulbar Kecam Isu Hoaks Penculikan yang Berujung Stigmatisasi Mahasiswa Papua di Majene

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 202
    • 0Komentar

    MAJENE, Mekora.id – Himpunan Mahasiswa Hukum (HMH) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mengecam beredarnya isu hoaks yang menyebut adanya penculikan dan pelecehan dilakukan oleh sekelompok orang berkulit hitam. Kabar bohong itu sebelumnya ramai di media sosial yang menyebar melalui Facebook hingga Grup WhatsApp. Hal itu membuat publik resah, namun menimbulkan stigma negatif terhadap mahasiswa asal Papua […]

  • M. Khalil Qhibran

    Bantu Ibu 4 Anak Hidup Terkatung-katung di Mamuju, Khalil Qibran SH Janji Sisihkan Gaji Pertamanya

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 165
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kisah pilu ibu empat anak di Mamuju yang sempat viral di media sosial lantaran tinggal di rumah reok, mendapat perhatian khusus dari Anggota DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) terpilih 2024-2029, Dapil Mamuju M. Khalil Gibran SH. Politisi muda dari partai Golkar ini, mendatangi rumah yang ditinggali ibu Reskiani (35) bersama empat orang anak […]

  • Ketua GMNI Mamuju

    GMNI Mamuju Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 179
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju mengecam keras tindakan penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Insiden tersebut diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal dan dinilai sebagai bentuk teror terhadap gerakan masyarakat sipil. Ketua GMNI Cabang Mamuju, Dicky Wahyudi, menilai serangan […]

  • Sapi Kurban Jokowi di Sulbar

    Sapi Kurban Jokowi Idul Adha 2024 di Sulbar Seharga 100 Juta

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 203
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sapi kurban Presiden Jokowi untuk Idul Adha 2024, disalurkan ke Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng). Sapi lebih dari seribu kilogram itu tiba di Masjid Raya Nurul Hidayah Mamuju Tengah, Kelurahan Topoyo Kecamatan, Topoyo, pada, Minggu, 16 Juni 2024 kemarin. Menurut keterangan dari Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar, Iksan Mustari, bantuan […]

expand_less