Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Keuangan » BI : Jangan Membelah Uang, Begini Cara Cek Keaslian Uang Rupiah dengan Benar

BI : Jangan Membelah Uang, Begini Cara Cek Keaslian Uang Rupiah dengan Benar

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 23 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Bank Indonesia (BI) memberikan edukasi cara cek dan memeriksa keaslian uang Rupiah. Tips itu dibagikan oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulbar M.Romadhon, pada Senin, (23/12/2024).

Dunia jagad maya kini ramai dengan unggahan warganet yang memberikan tutorial perbandingan uang rupiah asli dan uang palsu. Dalam video yang beredar di sosmed, sejumlah netizen memberikan tutorial membedakan uang rupiah asli dan uang palsu dengan cara membela uang pecahan 100 ribu yang diduga uang palsu.

Kejadian ini disebabkan adanya kepanikan masyarakat terhadap berita temuan gudang percetakan uang palsu yang ditemukan di Makassar, Sulawesi Selatan beberapa saat lalu.

Pasca penetapan Kepala Perpustakaan UIN Makassar sebagai dalang penyebaran uang palsu. Masyarakat  seperti Phobia dalam melakukan transaksi, sehingga melakukan pengecekan keaslian uang dengan cara membelah uang.

Menanggapi kejadian itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulbar M.Romadhon mengatakan, uang kertas yang beredar dalam unggahan tersebut adalah tahun emisi (TE) 2016.

Dia menjelaskan, bahan uang asli berasal dari serat kapas dan beberapa tambahan polimer yakni tanda air (watermark), dan benang pengaman serta dicetak dengan teknik keamanan yang tinggi sehingga mudah dikenali namun sulit di palsukan.

Namun, membelah uang bukanlah cara memastikan keaslian uang rupiah.

“Dari warna mungkin bisa ditiru, tapi sampai saat kami belum menemukan produksi uang palsu yang menyerupai uang rupiah asli,” ujarnya kepada Mekora.id, Senin 23 Desember 2024 pagi.

Adapun identifikasi uang rupiah yang paling efektif secara umum dapat dilakukan masyarakat dengan cara 3D dilihat, diraba, dan diterawang.

Berikut tips dari BI cara cek uang rupiah dengan benar :

Dilihat : Romadhon menjelaskan warna uang asli terlihat terang jelas dan tegas, kemudian terdapat benang seperti dianyam pada uang kertas pecahan Rp 50 ribu, Rp 100 ribu dan Rp 20 ribu. Secara khusus untuk pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu akan berubah warna bila dilihat dari sudut pandang tertentu.

“Sepertinya masyarakat banyak yang tertipu dengan tutorial yang beredar di sosmed, karena melihat uang lusuh jadi langsung mengambil tindakan yang kurang tepat,” jelasnya.

Selain itu terdapat kombinasi warna merah, kuning dan biru pada angka 50 serta gambar tersembunyi (latent image) berupa tulisan “BI” yang dapat dilihat dari sudut pandang tertentu.

Diraba : Apabila sudah dilihat, tahap selanjutnya mengecek keaslian uang rupiah adalah dengan cara diraba. Romadhon mengatakan, adapun bagian yang kasar ketika diraba adalah angka nominal “50.000” dan tulisan “LIMA PULUH RIBU RUPIAH”.

“Selain itu terdapat kode garis kanan dan kiri uang yang akan terasa kasar ketika diraba, kode tuna netra (blind kode),” tambahnya.

Diterawang  : Selanjutnya cobalah menerawang uang untuk memastikan keasliannya. Romadhon mengungkapkan, ada tanda air (watermark) berupa gambar pahlawan pada semua pecahan uang kertas, dan electrotype angka “50”. Selain itu logo BI akan terlihat utuh (rectoverso) apabila diterawang ke arah cahaya.

Lebih lanjut, Romadhon mengatakan ciri uang palsu secara khusus dapat diidentifikasi dengan bantuan sinar ultraviolet (UV) sehingga hasil cetak akan memendar dalam 1 (satu) atau beberapa warna.

BI menghimbau agar masyarakat harus lebih teliti dalam bertransaksi apabila ada keraguan dalam tanda pengamanan uang rupiah dapat melakukan pengecekan ke bank terdekat atau segera melapor ke BI.

“Selain itu uang rupiah  asli dilengkapi dengan mikroteks, yakni tulisan berukuran kecil yang hanya dapat dibaca dengan bantuan kaca pembesar,” tutup  Romadhon.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Debat Pilkada Mamuju 2024

    Debat Pilkada Mamuju : ADAMI Ingin Perbaikan Infrastuktur, Tina-Yuki Disebut Cuma Klaim Program Gagal

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 144
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Debat perdana Pilkada Mamuju berlangsung sengit. Kubu penantang Ado-Damris tampil solid menyerang kubu petahana, Tina-Yuki. Politikus PDIP Sulawesi Barat, Abdul Halim meyakini Paslon nomor urut dua (02), Ado dan Damris, tampil memukau dibanding Paslon nomor satu (01) Tina – Yuki. Alasannya, penyampaian Ado-Damris atau ADAMI lebih matang karena mampu membaca persoalan Mamuju […]

  • Gadis ABG di Kalukku Meninggal Tabrak Trotoar.

    Bonceng Tiga, Gadis ABG di Kalukku Tewas Setelah Tabrak Trotoar

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 239
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gadis Anak Baru Gede (ABG) di Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), tewas setelah menabrak trotoar di Jalur Dua Bandara, Tampa Padang, pada Selasa, (10/12/2024). Menurut keterangan, Kapolsek Kalukku, Iptu Makmur, kecelakaan tunggal itu awalnya bermula saat korban bernama Reva (14) yang berbonceng tiga dengan dua rekan gadis ABG lainnya Akila (13) […]

  • Gubernur Sulbar bantu Mamasa

    Pemprov Sulbar Talangi Tunggakan BPJS, Gaji PNS Hingga Anggarkan Perbaikan Jalan di Mamasa

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 112
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), bersama Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga (JSM), menggelar safari Ramadan di Masjid Agung Nurul Ikhsan Mambi, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Jumat (14/3/2025). Kegiatan Gubernur Sulbar di Mamasa itu dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta penyaluran 750 paket bantuan Ramadan untuk masyarakat di tiga kecamatan, yakni […]

  • Korban Salah Tangkap

    Wagub Sulbar Beri Perhatian Khusus Untuk Korban Salah Tangkap Eksekusi Lahan di Polman

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 101
    • 3Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S Mengga, menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas insiden yang menimpa Kepala Puskesmas Kecamatan Alu, Jamaluddin, yang kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hajja Andi Depu, Mamuju. Jamaluddin diduga menjadi korban salah tangkap dan kekerasan saat aparat kepolisian melakukan pengamanan eksekusi lahan di Dusun Palludai, […]

  • Mahfud MD Mundur

    Mahfud MD Mundur Dari Menkopolhukam

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 240
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Mahfud MD resmi mengumumkan mundur jadi jabatannya sebagai Menteri Koordinator (Menko) Politik, Hukum dan HAM (Polhukam). Pengumuman itu dibacakan langsung oleh Mahfud MD disela lawatan kampanyenya di Lampung Tengah, Rabu (31/01/2024). Menurut Calon Wakil Presiden (Cawapres) 03 ini, momentum pengunduran dirinya itu menjadi jawaban atas semua pertanyaan publik selama ini. “Hari ini […]

  • Kapal Tenggelam di Sumare

    Operasi Pencarian Dihentikan, 2 Korban Kapal Tenggelam di Sumare Belum Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 28 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 193
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pencarian 2 korban hilang kapal tenggelam Bigetron GT-6 di lepas pantai Sumare, perairan Tanjung Rangas Mamuju, hingga pencarian hari ke-7 masih nihil. Korban bernama Ahmad (Laki-laki) dan Rusiani (Perempuan) hingga hari terakhir pencarian dinyatakan hilang oleh Tim Gabungan Basarnas, setelah operasi pencarian dinyatakan ditutup pada, Rabu, (27/12/2021) sore. Kepala Basarnas Mamuju, Muh. […]

expand_less