Begini Capaian Polda Sulbar Sepanjang Tahun 2023, Masih Kekurangan Personil
- account_circle mekora.id
- calendar_month Jumat, 29 Des 2023
- comment 3 komentar
- print Cetak

Konfrensi pers Polda Sulbar untuk hasil capaian sepanjang tahun 2023.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, mekora.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat memaparkan hasilkan kinerja sepanjang tahun 2023. Dihadapan puluhan awak media, Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adang Ginanjar membacakan delapan pokok bahasan, di Aula Mapolda Sumbar, Jumat (29/12/2023).
Masing-masing terdapat empat poin penting dari dua sisi aspek yaitu pembinaan dan operasional.
Dari aspek pembinaan empat poin yang jadi pokok bahasan adalah bidang SDM, Sarpras, Pengaduan Masyarakat (Dumas) dan Pengawasan personel.
Untuk bidang sumber daya manusia (SDM) di Polda Sulbar, Kapolda menyebut saat ini sudah tercatat sebanyak 4.047 personel di lingkungan Polda Sulbar termasuk jajaran.
Jumlah personel Polda jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di Sulbar sebanyak 1.419.229 itu sama dengan 360:1. Jumlah itu masih kurang 1.382 dari 5.429 kebutuhan personil.
“Sehingga untuk mengimbangi dan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat Polda Sulbar juga terus membuka pendaftaran rekrutmen proaktif Polri,” kata Irjen Pol Adang Ginanjar.
Untuk Bidang Sarpras, saat ini Polda Sulbar tercatat memiliki kendaraan dinas sebanyak 1.660 unit, terdiri dari roda 2, 4 dan 6.
“Selain kendaraan dinas bidang Sarpras ada juga rusun atau rumah dinas untuk personel Polri serta pembangunan oikumene siamasei dan pura penataran.” kata Irjen Pol Adang Ginanjar.
Pengaduan masyarakat (Dumas) 2022-2023 tetap di angka 33. Sidik tindak pidana menempati jumlah tertinggi yaitu 26 laporan disusul pelayanan masyarakat, personel dan masalah tanah.
Sementara untuk pengawasan personel dari data yang dipaparkan jumlah pelanggar disiplin naik 41,176% pada tahun 2023. Naik sebanyak 34 kasus jika dibandingkan tahun 2022 yang hanya 14 kasus saja.
Selain itu, pelanggaran pidana terkait narkoba juga naik 33.33%, termasuk perselingkuhan dan lain – lain naik 45.455%. Dari data tersebut media sebagai mitra Polri kita harapkan bisa membantu menekan angka-angka pelanggaran di lingkungan Polri, harap Kapolda.
Beralih pada aspek operasional, Kapolda juga menjelaskan empat bidang yaitu Gangguan kamtibmas dan Narkoba, Lalu Lintas, Unras dan Bencana Alam, Operasi Kepolisian dan stunting.
Kabar baik juga disampaikan Kapolda untuk Gangguan kamtibmas (tindak pidana) di wilayah hukum Polda Sulbar di tahun 2023 tercatat turun sebanyak 361 kasus jika dibandingkan tahun sebelumnya 2022.
Hanya saja pada penyelesaian kasus sedikit turun sebanyak 56 kasus dibanding tahun 2022. Sedangkan untuk kasus Tipikor Polda Sulbar telah menangani 4 kasus dengan status tiga diantaranya selesai tahap 2 dan 1 telah P21.
Sementara untuk kasus Narkotika ada 260 kasus di tahun 2023 dan 230 kasus diantaranya telah tuntas.
Lanjut untuk bidang Lalu Lintas tercatat jumlah kecelakaan tahun 2022 sebanyak 852 dengan jumlah MD 154 orang naik 928 kasus di tahun 2023 dengan jumlah MD 150 orang.
Untuk penanganan Unras sebanyak 201 di tahun 2022 dan sebanyak 172 di tahun 2023. Selanjutnya penanganan bencana alam mulai dari gempa bumi satu kejadian (2022), angin puting beliung sebanyak 3 kejadian (2022) dan naik jadi 15 kejadian di tahun 2023, Banjir 92 kejadian (2022) dan turun 17 kejadian di tahun 2023, Tanah longsor 99 kejadian (2022) turun menjadi 30 kejadian (2023), terakhir Kebakaran hutan 1 kejadian (2022) dan meningkat sebanyak 62 kejadian (2023).
“Terakhir mengenai operasi kepolisian dan penanganan stunting. Untuk operasi kepolisian Polda Sulbar telah sukses menggelar 4 operasi yaitu operasi ketupat, pekat, antik dan antik. Sedangkan untuk penanganan stunting sudah menunjukkan hasil yang memuaskan,” ungkapnya.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
