Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Pilkada » Beda Pemilu, Jumlah TPS Untuk Pilkada 2024 Dipastikan Berkurang

Beda Pemilu, Jumlah TPS Untuk Pilkada 2024 Dipastikan Berkurang

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.idKPU telah menetapkan jadwal pencoblosan untuk Pilkada serentak tahun 2024, dilaksanakan pada 27 November 2024. Untuk itu, KPU Mamuju mengaku telah menjalankan tahapan Pilkada 2024.

Komisioner KPU Mamuju, Ibnu Imat Totori mengatakan, saat ini tahapan itu masuk dalam pendaftaran  pemantau Pemilu, jajak pendapat, survei, dan hitung cepat yang dimulai sejak 22 Februari sampai 16 November 2024.

Selain itu, KPU Mamuju juga telah mengumumkan syarat dukungan bakal calon perseorangan untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mamuju.

Bakal calon perseorang minimal didukung 10 persen dari total DPT pada Pemilu 2024 sebesar 189.167 pemilih, dari total 250.000 jiwa penduduk Kabupaten Mamuju. Juga dukungan tersebut harus tersebar pada 11 Kecamatan di Kabupaten Mamuju.

Sedangkan untuk PPK dan PPS, akan kembali dilakukan perekrutan pada 17 April hingga 31 Mei 2024. Meski begitu, Imat Totori mengaku masih menunggu juknis terkait perekrutan, menyusul masa kerja adhoc Pemilu berakhir pada 04 April 2024.

“Saat ini kita masih menunggu juknis terbaru, apakah untuk adhoc yang di Pemilu 2024 itu kembali yang akan diangkat untuk Pilkada 2024 dengan metode evaluasi kinerja atau perekrutan baru,” kata Imat, Rabu (03/04/2024).

Tetapi KPU Mamuju memastikan, akan merekrut ulang kelompok panitia pemungutan suara (KPPS), tetapi jumlah TPS akan berkurang dari TPS Pemilu 2024.

Hal itu menurut Imat dikarenakan, jumlah pemilih dalam satu TPS berbeda dengan Pemilu. Dimana untuk Pilkada 2024 bisa menampung maksimal 500 pemilih sedangkan Pemilu 2024 cuma 300 pemilih.

“Pasti berkurang, karena jumlah pemilih di TPS berbeda. Kalau di Pemilu itu maksimal 300 Pemilih, sedangkan Pilkada maksimal 500 pemilih dalam satu TPS,” ungkap Imat.

Meski begitu dalam penyusunan TPS KPU Mamuju mengaku, ada sejumlah variabel termasuk letak geografis dan tidak boleh memisahkan DPT dalam satu keluarga.

“Jadi misalkan ada satu TPS yang cuma memiliki 100 pemilih tetapi letak geografisnya terpencil dan aksesnya sulit, tidak mungkin kita gabungkan dengan TPS lain untuk mencukupi 500 pemilih,” ungkapnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekwan dan Tim Media DPRD Sulbar

    Tim Media DPRD Sulbar Dapat Penghargaan Strategi Media Branding Dari Pj Gubernur

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 188
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Muhammad Hamzih, dan jajaran Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Barat mengikuti pengarahan secara virtual yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sulbar. Acara tersebut dihadiri oleh Pj Gubernur, Zudan Arif Fakrulloh yang memberikan arahan mengenai strategi media branding, Senin, (1/4/2024). Dalam pengarahan tersebut, Pj […]

  • Pemkot Bontang dan OJK Gelar Sosialisasi SLIK, Perkuat Akses UMKM ke Pembiayaan

    Pemkot Bontang dan OJK Gelar Sosialisasi SLIK, Perkuat Akses UMKM ke Pembiayaan

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Mekora.id – Sekretariat Daerah Kota Bontang melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, dan Bankaltimtara menggelar Sosialisasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK bagi pelaku UMKM. Kegiatan berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Selasa (23/9/2025). Acara dibuka […]

  • Gubernur Sulbar Perkenalkan Program Talenta Digital untuk Tingkatkan Kapasitas ASN dan UMKM Sulbar

    Gubernur Sulbar Perkenalkan Program Talenta Digital untuk Tingkatkan Kapasitas ASN dan UMKM Sulbar

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Beye
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kick Off Sulawesi Barat (Sulbar) Berdaya resmi diluncurkan oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), sebagai upaya pengembangan talenta digital dalam rangka mempercepat terwujudnya Sulbar yang maju dan sejahtera. Program ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi transformasi digital yang terus berkembang pesat di berbagai sektor, termasuk pemerintahan dan UMKM. Gubernur Suhardi Duka menegaskan […]

  • Vendetta di DPRD Mamuju

    Pelayanan Administrasi DPRD Mamuju Dikeluhkan Buruk, Vendetta Desak Sekwan Dicopot

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 122
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Vendetta mengkritik pelayanan administrasi di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Mamuju yang dinilai buruk. Pasalnya, agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III dan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang dijadwalkan pada Selasa, (11/02/2025) kemarin, bertabrakan dengan jadwal Musrembang kecamatan. Hal itu kata Ketua Gerakan Vendetta, Amrozi, berakibat […]

  • Netfid Sulbar

    Gaduh Sirekap, Netfid Sulbar Sebut KPU Gagal Hadirkan Pemilu Berbasis Digital

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 135
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Network For Indonesia Democratic Society (Netfid) Sulawesi Barat ikut mengomentari gaduh pada Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) milik KPU. Sekretaris Netfid Sulbar, Magfira menyebut, KPU gagal dan tidak siap menjalankan perhitungan basis aplikasi itu. “Netfid Sulbar anggap KPU tidak siap dalam digitalisasi pemilu 2024, aplikasi Sirekap justru menjadi polemik di masyarakat. Harus […]

  • Neni Moerniaeni Sebut Alumni Unhas Banyak Torehkan Karya Nyata untuk Kota Bontang

    Neni Moerniaeni Sebut Alumni Unhas Banyak Torehkan Karya Nyata untuk Kota Bontang

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengapresiasi kontribusi besar para alumni Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam pembangunan Kota Bontang. Hal ini disampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Alumni (IKA) Unhas periode 2025–2029, yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. “Sejak 2001, sudah banyak torehan alumni IKA Unhas untuk Bontang. Saat itu kota ini baru saja dimekarkan dan […]

expand_less