Bawaslu Mamuju Kerahkan 2 Tim Untuk Awasi Pelipatan Surat Suara
- account_circle mekora.id
- calendar_month Rabu, 10 Jan 2024
- comment 1 komentar
- print Cetak

Ketua Bawasu Mamuju, Rusdin, dan Ketua KPU Mamuju, Indo Upe, saat melakukan sosialisasi pengawasan logistik Pemilu 2024.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, mekora.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mamuju membentuk 2 tim untuk melakukan pengawasan pada proses pelipatan surat suara yang berlangsung di KPU Mamuju.
Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin, setiap tim berisi 6 orang untuk melakukan pengawasan. 2 tim itu akan bertugas secara bergantian dengan pola shift setiap hari sepanjang pelipatan surat suara di Mamuju.
“Bertugas secara bergantian setiap, karena KPU melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara pagi sampai pukul 23.00,” kata Rusdin, Rabu (10/01/2023).
Selain itu Bawaslu Mamuju juga meminta KPU Mamuju untuk segera merekap dan menyortir jika terdapat surat suara yang rusak.
“Kami sarankan agar KPU bisa merekap langsung jika ada surat suara yang rusak atau mengalami bercak. Itu agar kita bisa melaporkan angka yang ada jika terdapat temuan dilapangan,” katanya.
Sementara untuk pendistribusian khususnya ke wilayah 3T (Tertinggal, terdepan, dan terluar) Bawaslu memastikan pengawasan tersebut akan langsung dijemput setiap Panwascam hingga pengawas tingkat desa.
“Jadi kami akan langsung melakukan penjemputan bersama dengan PKK terutama untuk Kalumpang dan Balabalakang kita punya perhatian khusus,” ujarnya.
Sementara Ketua KPU Mamuju, Indo Upe mengatakan, jika saat ini proses pelipatan surat suara melibatkan setidaknya 300 orang untuk melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara. Proses itu di agenkan selesai dalam waktu 9-10 hari mendatang.
“Jadi saat ini hari kedua penyortiran dan pelipatan surat suara kita masih di DPRD Provinsi, kita mulai pagi sampai pukul 23.00,” kata Indo Upe.
Dia pun mengaku, jika sejumlah surat suara saat ini mengalami kerusakan, namun tidak signifikan alias kecil.
“Saat ini masih disisihkan dan belum direkap, tapi rencananya kita akan segera lakukan rekap,” ujarnya.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
