GMNI Polman Ingatkan Bupati dan Wabup Baru, Pekerjaan Rumah Menanti
- account_circle mekora.id
- calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pengurus Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Polewali Mandar.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
POLMAN, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Polewali Mandar (Polman), angkat bicara. Mereka mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati baru yang telah pulang retret, ada pekerjaan rumah yang kompleks menanti.
Sekretaris Cabang GMNI Polman, Suaib S, mengatakan persoalan lingkungan seperti penanganan sampah, Peraturan Daerah, pembangunan infrastruktur, hingga masalah kesejahteraan sosial masih membelit di Kabupaten teradat Sulbar ini.
Untuk itu ia meminta Pemerintahan yang baru, harus mampu merangkul semua pihak untuk dalam menghadapi persoalan yang kompleks ini. Terlebih masalah itu merupakan warisan yang ditinggalkan pemerintah terdahulu.
“Masalah sampah, penegakan Peraturan Daerah (Perda), pembangunan infrastruktur, serta persoalan lingkungan hingga saat ini terus berkutat di Polewali Mandar. Ini menjadi tantangan untuk pemerintahan yang baru,” ujarnya.
Menurut GMNI Polman, lemahnya penegakan Perda di Polewali Mandar telah membuka ruang kesemrautan pembangunan yang tidak berizin. Dimana pembangunan toko ritel menjadi sorotan Suaib, Ia menilai pemerintah daerah tak berdaya.
Ia menilai pembangunan tokoh ritel itu telah melanggar Peraturan Bupati Nomor 47 Tahun 2022 tentang pedoman teknis pengembangan, penataan, dan pembinaan toko swalayan. Hal itu karena dibangun di dekat lokasi pasar trandisional.
“Lemahnya penegakan Perda oleh Satpol PP, telah membuat toko ritel modern di Jl. Hos Cokroaminoto berdiri yang tidak memilik izin Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Tapi belum ada tindakan tegas dari pemerintah daerah, ”
Selain itu, persoalan infrastruktur juga menjadi perhatian yakni buruk akses jalan utama menuju Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, yang bertahun-tahun rusak dan tak kunjung diperbaiki.
Sementara isu lingkungan, GMNI menyebut, sampai saat ini Polewali Mandar belum memiliki Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang memadai. itu menyebabkan persoalan sampah tidak terselesaikan.
“Kami mengucapkan selamat atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Polewali Mandar yang baru. Namun, kami juga berharap agar berbagai permasalahan yang ada dapat segera ditangani dengan serius, bukan justru semakin memperkeru keadaan,” pungkasnya.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
