Kasus Dugaan Penghinaan Gelar Uwe di Mamuju Berlanjut, Polda Sulbar Periksa Terlapor
- account_circle mekora.id
- calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Keluarga besar bangsawan laporkan Anggota DPRD Mamuju ke Polda Sulbar.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Kasus dugaan penghinaan gelar bangsawan “Uwe'” di Mamuju berlanjut. Terbaru Polda Sulawesi Barat (Sulbar) telah memeriksa empat (4) orang dalam kasus tersebut.
Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Slamet Wahyudi, mengatakan masing-masing yang diperiksa itu yakni Pelapor, Akriadi serta dua orang saksi dari tokoh masyarakat yakni Almalik Pababari dan Andi Sandi Achmad Dai, yang diperiksa, Senin, 4 November 2024 kemarin.
Sementara terlapor Ramliati, juga menjalani pemeriksaan selama dua jam oleh penyidik Subbid Siber Polda Sulbar kurang lebih 2 jam, siang tadi, Selasa, (5/11/2024).
“Subbid Siber telah melakukan pemeriksaan kepada pelapor dan saksi (kemarin) serta terlapor (hari ini),” kata Slamet Wahyudi melalui keterangannya.
Sebagai informasi, dugaan kasus penghinaan gelar bangsawan “Uwe'” mulai bergulir sejak 28 Oktober 2024 lalu. Keluarga besar bangsawan di Mamuju melaporkan Anggota DPRD Kabupaten Mamuju, Ramliati, yang diduga menghina gelar bangsawan di Mamuju.
Sebelumnya, Cucu Raja Mamuju, Almalik Pababari, mengecam tindakan itu. Dia menilai percakapan dalam grup WhatsApp merupakan penghinaan besar bagi keturunan raja.
Pasalnya kata dia, gelar “Uwe'” merupakan hal yang sakral dan tidak bisa digunakan selain keturunan bangsawan di Mamuju.
““Ini bukan lagi kekecewaan tapi diatasnya, penghinaan. Ini dihina betul, karena tidak sembarang di Mamuju dipanggil Uwe’,” kata Almalik, 28 Oktober 2024 lalu.
Berikut isi percakapan WhatsApp yang dilaporkan :
“Tobak do punna uwe’, mau nena buriki di padi uwe’ do tomo (dalam bahasa Mamuju), dalam bahasa Indonesia “Saya Ampun kalau dengan Uwe’, karena suatu saat kucing pun akan diberi gelar Uwe.” dikutip dalam lembaran laporan Akriadi.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News