Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Napi Eks Anggota Polisi Ditemukan Tewas di Rutan Mamuju, Diduga Serangan Jantung

Napi Eks Anggota Polisi Ditemukan Tewas di Rutan Mamuju, Diduga Serangan Jantung

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Seorang narapidana ditemukan tewas di kamar tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Mamuju, di Jl. Pengayoman, pada, Rabu, (7/8/2024) dini hari.

Narapidana tewas di Rutan Mamuju itu bernama Sumirlan (43), ia merupakan eks anggota Polisi yang dipidana atas kasus narkoba. Sekitara pukul 04.20 WITA, dia ditemukan tewas di Kamar Mawar Nomor 8.

Menurut Kepala Rutan Kelas IIB Mamuju Novian Endus Santoso, tewasnya narapidana narkoba itu diduga akibat serangan jantung yang dialaminya.

“Iya betul pak, tadi subuh sekira pukul 04.00 kami temukan Sumirlan (43) dalam kamar sudah meninggal dunia, diduga mengalami serangan jantung pak,” kata Novian Endus Santoso pada wartawan.

Setelah penemuan mayat narapidana itu, pihak Rutan kelas IIB Mamuju mengatakan jenazah korban kini telah berada di rumah sakit Bhayangkara Mamuju untuk di otopsi.

“Saat ini jenazah dilakukan proses otopsi di Sakit Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso Mamuju,” lanjut Novian Endus Santoso.

Sementara Dokter Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Mamuju, Iptu Ikbal mengatakan, saat ini penyebab kematian korban belum diketahui pasti. Untuk itu pihaknya akan melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan pak, namun belum bisa dipastikan penyebab kematiannya. Untuk mengetahui penyebab kematian korban akan dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara,” ungkap, Iptu Ikbal.

Selain itu, penyebab kematian narapidana eks anggota polisi itu juga sedang diselidiki kepolisian. Polresta Mamuju saat ini melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab tewasnya eks anggota Polri itu.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, Kompol Jamaluddin dalam keterangan tertulisnya mengatakan, awal kejadian itu sekitar pukul 04.20 WITA. Saat itu rekan sekamar korban berteriak dan memanggil petugas piket di Rutan Mamuju dikarenakan korban tiba-tiba tergeletak pingsan dengan kondisi sesak nafas.

“Dari hasil Olah TKP dan dokter forensik Rs. Bhayangkara Polda Sulbar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh mayat,” ujar Jamaluddin.

Diketahui, korban Sumarlin merupakan warga di Jl. Hertasling, Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Dia merupakan narapidana di Rutan Mamuju atas kasus narkotika yang juga eks Anggota Polri.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bontang Apresiasi Dedikasi Camat Bontang Selatan Purna Tugas

    Pemkot Bontang Apresiasi Dedikasi Camat Bontang Selatan Purna Tugas

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Mekora.id – Pemerintah Kota Bontang menyampaikan apresiasi atas pengabdian dan kinerja Camat Bontang Selatan, Kamsal, yang resmi mengakhiri masa tugasnya pada akhir September 2025. Acara syukuran purna tugas berlangsung di Gedung BPU Kecamatan Bontang Selatan, Selasa (30/9/2025), dan dihadiri Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, bersama jajaran perangkat daerah dan tokoh masyarakat. Wakil Wali Kota […]

  • Desa Tanambuah Mamuju

    Ratusan Warga di Desa Tanambuah Segel Kantor Desa, Tuntut Kades Mundur

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 248
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Ratusan masyarakat Desa Tanamhuah, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, melakukan unjuk rasa di depan kantor Desa Tanambuah, Kamis (18/4/2024). Mereka melayangkan mosi tidak percaya kepada  Kepala Desa Muh. Nasrullah atas kepemimpinannya selama dua tahun menjabat. Koordinator aksi, Firka dalam orasinya mengatakan, kondisi Desa Tanambuah selama dua tahun terakhir begitu memprihatinkan lantaran […]

  • Mahasiwas Hukum Unsulbar

    Meluas, Mahasiswa Hukum Unsulbar Deklarasi Tolak Tambang di Karossa dan Kalukku

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 247
    • 0Komentar

    MAJENE, Mekora.id – Dukungan terhadap gerakan penolakan tambang pasir di Sulawesi Barat (Sulbar) terus meluas. Terbaru, Himpunan Mahasiswa Hukum (HMH) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) secara resmi menyatakan sikap menolak aktivitas pertambangan di wilayah Karossa dan Kalukku, melalui deklarasi yang dibacakan pada Minggu (11/5/2025). Ketua HMH Unsulbar, Yeremia, menegaskan Deklarasi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap seluruh […]

  • Makan Gratis di Sulbar

    Uji Coba Makan Gratis di Sulbar Berlanjut, Kini Giliran Siswa SD di Mamuju

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 149
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Uji coba makan gratis untuk siswa kembali dilaksanakan oleh Pemprov Sulbar, kali ini uji coba itu dilaksanakan di SD Inpres Tapandullu, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sabtu, (9/11/2024). Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Bahtiar Baharuddin mengatakan, uji coba makan gratis itu merupakan untuk mematangkan program yang digagas Presiden Prabowo Subianto yang akan […]

  • Catat Rekor, Atletik Sulbar Raih Medali Emas di Popnas XVI Palembang

    Catat Rekor, Atletik Sulbar Raih Medali Emas di Popnas XVI Palembang

    • calendar_month Minggu, 3 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 216
    • 0Komentar

    PALEMBANG, mekora.id -Atlet jalan cepat Sulawesi Barat, Ainul Yakin berhasil mengharumkan nama daerah dengan menyabet medali emas di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVI Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu, (02/09/2023). Ainul jadi yang terbaik di nomor 5000 putra, setelah finish dengan catatan waktu terbaik 23.46 menit, unggul atas atlet Riau, Lexianda Eky Dwipa, di posisi […]

  • JATAM Kritik Pernyataan Gubernur Sulbar Soal Pencabutan Izin Tambang.

    JATAM Sebut Gubernur Sulbar Tak Paham Regulasi, Pencabutan Izin Tambang Tak Harus ke PTUN

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 266
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pernyataan Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), terkait polemik penolakan tambang pasir di Karossa (Kabupaten Mamuju Tengah) dan Kalukku (Kabupaten Mamuju) dianggap hanya pepesan kosong. Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) menilai Gubernur Sulbar itu tak paham persoalan, terutama soal regulasi dan pencabutan izin tambang galian C. Juru Bicara JATAM, Alfarhat Kasman, mengatakan, […]

expand_less