Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Pasca Relokasi, Anjungan Pantai Manakarra Mamuju Akan Disulap Jadi Pusat UMKM

Pasca Relokasi, Anjungan Pantai Manakarra Mamuju Akan Disulap Jadi Pusat UMKM

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Setelah pembersihan pedagang kaki lima di Anjungan Pantai Manakarra beberapa saat lalu, Pemerintah Kelurahan Binanga melakukan pertemuan dengan para pedagang di Aula Kantor Bupati Mamuju, pada, Rabu (19/6/2024).

Setidaknya ada 60 pedagang kaki lima dan pengusaha mainan menghadiri dialog itu. Mereka mempertanyakan lokasi relokasi yang dilakukan.

Menurut Lurah Binanga, Selvi Febriana, langkah itu diambil untuk menata ulang UMKM yang makin tumbuh subur dalam Mamuju. Dia menyebut akan melakukan relokasi untuk menyatukan para pedagang kaki lima dan di pusatkan di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju.

Nantinya, para pedagang dari Jl. Yos Sudarso, Jl. Ahmad Yani, dan sekitar Landskap Manakarra Tower akan diberi tempat di atas Lantai Anjungan Pantai Manakarra.

“Untuk besaran lahannya masih dikaji, karena tadi kami tawarkan 3X2 tetapi katanya terlalu lebar. Jadi kami akan kaji kembali berapa yang sesuai,” kata Selfi.

Penataan para pedagang itu juga nantinya akan melibatkan pihak lain termasuk PLN sebagai pemasok listrik, DLHK sebagai kebersihan, Dinas Pariwisata sebagai pemberi izin, dan Dinas Pendapatan Daerah.

“Jadi nanti ada retribusi untuk Dispenda dan retribusi untuk pungutan sampah. Jadi tidak dipungut lagi dari para calo,” ungkapnya.

Untuk itu para pedagang nantinya akan didata di kelurahan Binanga dan akan mendapatkan izin untuk berdagang di lokasi yang telah ditentukan. Izin itu berlaku selama enam bulan, hal itu dilakukan kata Selvi, untuk memonitoring para pedagang yang aktif atau sudah tidak berjualan.

“Bapak/ibu nantinya akan berlaku selama enam bulan. Jadi setiap enam bulan diperpanjang lagi,” kata Selvi.

Selain itu para pedagang juga dilarang membangun kios permanen, dilarang menggunakan pengeras suara, dilarang menyewakan kios untuk orang lain, dan box harus menggunakan roda agar tidak mengganggu event yang akan berlangsung.

“Harus menggunakan roda, tidak menggunakan pengeras suara, tidak memindahtangankan atau melakukan sewa kepada orang lain,” kata Selvi.

Meski begitu, rencana relokasi itu mendapat ragam tanggapan dari berbagai pedagang. Mereka mengaku masih kuatir omset mereka turun setelah relokasi.

“Jujur saja kami khawatir, apakah nantinya tidak akan ada konflik dengan para pedagang lama,” ungkap Wandi pedagang di Jl. Ahmad Yani.

Selain itu, para pedagang juga mengaku kuatir anjungan Pantai Manakarra tidak akan muat menampung box para UMKM yang ada.

Untuk itu, para pedagang berharap pemerintah tidak hanya melakukan relokasi di satu tempat saja. Tetapi memilih sejumlah opsi.

“Kalau box yang ada dari Landskap hingga pantai kurang lebih 500, apakah pantai akan muat dan tidak menimbulkan masalah kotor,” untuknya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pupuk Subsidi Sulbar

    Polda Sulbar Gagalkan Penyelundupan 200 Sak Pupuk Subsidi di Trans Sulawesi

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 214
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Sulawesi Barat (Sulbar) berhasil menggagalkan dugaan penyelundupan pupuk bersubsidi jenis Phonska sebanyak 200 sak dalam patroli rutin yang digelar di Jalan Lintas Mamuju-Kalukku, Minggu (3/8/2025) sekitar pukul 23.30 WITA. Petugas menghentikan satu unit truk Hino R6 dengan nomor polisi DC 8477 XV yang kedapatan mengangkut […]

  • Penandatanganan Pakta Integeritas Rekonsiliasi dan persatuan DPP GMNI kubu Arjuna-Dendi dan Risyad-Patra.

    GMNI Tutup Bab Perpecahan, Rekonsiliasi Nasional Dideklarasikan di Bali

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 954
    • 0Komentar

    DENPASAR, Mekora.id — Fragmentasi kepemimpinan di tubuh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) resmi berakhir. Dua kepengurusan yang selama ini berjalan terpisah, yakni DPP GMNI Kubu Arjuna–Dendi dan DPP GMNI Kubu Risyad–Patra, akhirnya bersepakat mengakhiri dualisme melalui deklarasi persatuan nasional yang digelar di Denpasar, Bali, pada 15–17 Desember 2025. Deklarasi persatuan tersebut ditandai dengan penandatanganan Pakta […]

  • Pegawa KPU Mateng Meninggal

    Pegawai KPU Mateng Meninggal Dunia, KPU Mamuju Ucapkan Belasungkawa

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 207
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pegawai KPU Mamuju Tengah (Mateng) bernama Albar Quraisy ditemukan meninggal dunia di dalam kamar Hotel di Mamuju Tengah, Jumat (01/03/2024). Albar Quraisy merupakan pegawai sekaligus operator Sirekap KPU Mamuju Tengah. Untuk itu, Ketua KPU Mamuju Indo Upe menyampaikan, turut berbelasungkawa atas meninggalnya pegawai KPU Mateng dalam bertugas pada Pemilu 2024. “Kami tentunya […]

  • Demo Warga Karossa di Polda Sulbar

    21 Orang Penolak Tambang Pasir Dipanggil Polisi, Warga Karossa Tuntut Keadilan di Polda Sulbar

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 175
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ratusan warga dari Kecamatan Karossa dan Kabupaten Mamuju Tengah dan Sarasa, Kabupaten Pasangkayu, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Polda Sulawesi Barat (Sulbar), Jl. Aiptu Nurman, Kalubibing, Mamuju, pada Selasa, (18/3/2025) siang. Aksi ini dipicu oleh pemanggilan 21 warga yang menolak aktivitas tambang pasir. Mereka dilaporkan dan dituduh melakukan pengrusakan serta […]

  • Operasi Keselamatan Polda Sulbar 2024

    Polda Sulbar Laksanaka Operasi Keselamatan Marano 2024 Selama 14 Hari

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 165
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Polda Sulawesi Barat akan memulai Operasi keselamatan Marano 2024, yang menyasar pelanggar lalu lintas. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari mulai Senin 4-17 Maret 2024. Wakapolda Sulbar, Brigjen Pol Rachmat Pamudji mengatakan, operasi keselamatan 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berkendara serta mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. “Kita wujudkan […]

  • Longsor Mamasa

    Update Longsor Mamasa : 4 Titik Belum Terbuka, Poros Mamuju-Mamasa Masih Tertutup

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 216
    • 0Komentar

    MAMASA, mekora.id  – Longsor di Kabupatem Mamasa membuat jalan trans Mamuju-Mamasa hingga kini belum terbuka. Laporan terbaru dari BPBD Provinsi Sulawesi Barat, menyebut 4 titik longsor belum bisa dibuka akibat cuaca buruk yang terus terjadi di wilayah itu. “Kondisi terakhir masih ada 4 titik yang blom tembus di karenakan faktor cuaca,” kata Pelaksana tugas (Plt) […]

expand_less