Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Antre Sejak Subuh, Ratusan Penumpang Kecewa Tak Kebagian Tiket Kapal Perintis Mamuju–Bontang

Antre Sejak Subuh, Ratusan Penumpang Kecewa Tak Kebagian Tiket Kapal Perintis Mamuju–Bontang

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Ratusan calon penumpang Kapal Perintis rute Mamuju–Bontang kecewa setelah tidak kebagian tiket keberangkatan. Mereka memadati pintu masuk Pelabuhan Mamuju sejak Rabu, (1/4/2026) dini hari,

Sejumlah penumpang mengaku telah datang sejak pukul 05.00 WITA, namun hingga siang hari sekitar pukul 12.00 WITA belum juga mendapatkan tiket.

Bahkan, sebagian dari mereka datang dari luar daerah seperti Mamuju Tengah dan Polewali Mandar dengan ongkos travel berkisar Rp250 ribu hingga Rp1 juta.

“Kami sudah datang sejak jam 5 subuh, tapi hanya dapat nomor antrean, tidak dapat tiket. Padahal sudah menunggu dari pagi,” ujar Udin bersama tiga keluarganya yang hendak ke Bontang.

Kekecewaan semakin memuncak setelah penumpang menilai sistem pendaftaran tiket tidak tertata. Pasalnya, pendaftaran online dan offline dibuka secara bersamaan, sehingga memicu kebingungan dan kerumunan di loket.

“Dari kemarin kami sudah cek pendaftaran online, tapi baru dibuka jam 8 pagi. Sementara di lokasi juga dibuka offline, jadi bertabrakan,” keluh Asni yang hendak berangkat ke Bontang.

Menurut para calon penumpang, kekacauan pengelola tiket di Pelabuhan Perintis Mamuju telah terjadi ke sekian kalinya. Mereka meminta pendaftaran pengambilan tiket ditentukan agar mereka tidak dirugikan.

“Kalau memang Online yang jangan buka offline. Kekacauan ini sudah beberapa kali terjadi tidak ada perubahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang PT Nusantara Timur Laut, Adnan, yang jadi pengelola dan penanggung jawab penyeberangan di Peluabuhan Kapal Perintis Mamuju mengakui kapasitas kapal terbatas, hanya mampu mengangkut sekitar 180 penumpang, sementara permintaan jauh melebihi kuota.

“Kapasitas kapal kami hanya 180 orang, dan tiket sudah habis terjual,” jelasnya.

Ia juga mengakui adanya kekeliruan dalam penerapan sistem pendaftaran yang membuka jalur online dan offline secara bersamaan.

Menurutnya, kebijakan itu diambil untuk mengakomodir penumpang lanjut usia yang kesulitan mengakses layanan online.

“Sebelumnya diarahkan full online, tapi karena banyak penumpang lansia, kami buka juga offline. Ternyata terjadi tumpang tindih,” ungkapnya.

Sebagai solusi, pihak pengelola telah mendata penumpang yang tidak kebagian tiket dan memberikan nomor antrean untuk keberangkatan berikutnya.

“Penumpang yang belum dapat tiket akan diprioritaskan pada jadwal selanjutnya, estimasi sekitar 10 April 2026,” tambahnya.

Akibat kejadian ini, banyak penumpang terpaksa pulang dengan kecewa, meski telah menempuh perjalanan jauh dan mengeluarkan biaya tidak sedikit.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • aksi tolak tambang Sulbar

    Aksi Jilid III : Massa Sambut Gembira Janji Wagub Sulbar Hentikan Tambang Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 155
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Sulawesi Barat (Sulbar) tolak tambang pasir kembali menggelar aksi unjuk rasa. Aksi jilid tiga “itu berlangsung di depan Kantor Gubernur, pada Rabu (21/5/2025). Massa awalnya berkumpul di Pantai Manakarra Mamuju, kemudian pukul 14.00 WITA iring-iringan massa bergerak ke Kantor Gubernur Sulbar di Jl. A Malik […]

  • Deklarasi Ruslan-Ida di Mamasa

    Deklarasi Ruslan-Ida di Mamasa Dibanjiri Ribuan Pendukung

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 119
    • 1Komentar

    Mamasa, Mekora.id – Ribuan pendukung bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mamasa, Ruslan dan Andi Faridha Fachir, padati lapangan deklarasi akbar Ruslan-Ida di Tribun di kota Mamasa, Kamis, (29/8/2024). Ribuan pendukung Ruslan-Ida itu terpantau mulai berkumpul sejak pagi, yang datang dari sejumlah wilayah di Kabupaten Mamasa. Sejumlah umbul-umbul dan bendera partai pendukung ikut meramaikan […]

  • Penyanyi Tabola Bale Jacson Zeran Ketinggalan Pesawat

    Penyanyi “Tabola Bale” Jacson Zeran Ketinggalan Pesawat di Bandara Tampa Padang di Mamuju

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 254
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Usai menghibur ribuan warga dalam acara Gema Sulbar di Pantai Anjungan Manakarra, penyanyi “Tabola Bale” Jacson Zeran mengalami kejadian tak terduga. Ia bersama timnya ketinggalan pesawat di Bandara Tampa Padang, Mamuju, Rabu (24/9/2025) siang. Momen tersebut terekam ponsel warga dan viral di media sosial. Dalam video berdurasi 11 detik yang diunggah akun […]

  • Deklarasi Kampanye damai Mamasa

    Deklarasi Kampanye Damai di Mamasa Molor Satu Setengah Jam Akibat Listrik Padam

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 163
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Deklarasi kampanye damai untuk Pilkada Kabupaten Mamasa yang dilaksanakan KPU Mamasa di Aula Mini Rumah Jabatan Bupati, molor akibat matinya listrik. Selasa, (23/9/2024). Dari jadwal sebelumnya yang diagendakan pada Pukul 14.00 WITA, baru berlangsung di pukul 15.30 WITA, setelah pihak KPU Mamasa mendatangkan mesin genset. Para peserta termasuk pasangan calon yang hadir […]

  • Ketua FPPI Mamuju, Muh. Irfan. (Dok. Istimewa)

    Rakyat Dituding Hambat Investasi di Sulbar, FPPI: Jangan Miskin Ide, Investasi Bukan Hanya Tambang

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 212
    • 3Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pernyataan Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, yang baru-baru ini menyebut lesunya investasi dikarenakan penolakan masyarakat, disoroti oleh Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) Mamuju. FPPI menilai investasi tidak hanya terbatas pada sektor tambang, tetapi juga harus mencakup sektor lain yang lebih berkelanjutan di Sulbar. Ketua FPPI Pimkot Mamuju, Muh. Irfan, menyatakan meski […]

  • Abdul Halim Wakil Ketua DPRD Sulbar

    Wakil Ketua DPRD Sulbar Apresiasi Fokus Agus Ambo Djiwa Boyong Bantuan Bibit Untuk Petani

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 91
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat (Sulbar), Abdul Halim, mengapresiasi langkah Anggota Komisi IV DPR RI, Agus Ambo Djiwa, yang fokus memberikan bantuan pertanian di tahun-tahun awalnya menjabat. Abdul Halim menilai, langkah itu sebagai upaya strategis untuk mendongkrak produksi pertanian seperti yang dilakukan Wakil Sulbar di Senayan sebelumnya. “Saya kira ini langkah yang […]

expand_less