Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Anak Putus Sekolah Masih Tinggi, Gubernur Sulbar Minta Akar Masalah Digali Tuntas

Anak Putus Sekolah Masih Tinggi, Gubernur Sulbar Minta Akar Masalah Digali Tuntas

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id — Persoalan anak putus sekolah (APS) di Sulawesi Barat (Sulbar) masih menjadi pekerjaan rumah serius bagi pemerintah daerah. Meski berbagai upaya perbaikan layanan pendidikan terus dilakukan, penurunan angka APS dinilai belum menunjukkan hasil signifikan.

Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) menegaskan, penanganan anak putus sekolah harus dimulai dengan mengurai persoalan dari akarnya. Menurutnya, pemerintah perlu memperoleh data detail terkait penyebab utama anak tidak melanjutkan pendidikan.

“Pertama kita cari akar masalahnya. Bisa saja karena sarana, misalnya jumlah bangku SMP kelas tiga tidak seimbang dengan ketersediaan di SMA dan SMK. Tapi kalau ternyata seimbang, berarti ada persoalan lain, bisa ekonomi, mental, bahkan persoalan tenaga kerja,” ujar Suhardi Duka, Selasa (13/1/2026).

Gubernur Sulbar menekankan, pemetaan masalah secara jelas akan menentukan ketepatan program intervensi yang dijalankan pemerintah.

“Kalau gambaran dasarnya sudah kita ketahui, barulah kita bisa mengambil kebijakan dan menentukan intervensi yang tepat sasaran,” jelasnya.

SDK menilai persoalan anak putus sekolah bukan isu sepele dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Ia mengaku telah menginstruksikan dinas terkait untuk segera menelusuri faktor-faktor penyebab meningkatnya APS.

“APS ini adalah masalah serius dan tidak boleh dibiarkan terus-menerus. Kalau ini bisa kita atasi, maka upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulbar juga bisa lebih maksimal,” tegasnya.

Pada 2025, IPM Sulbar tercatat mengalami kenaikan satu poin. Namun SDK meyakini capaian tersebut bisa jauh lebih baik jika penanganan APS dilakukan secara serius dan terarah. Ia pun menargetkan IPM Sulbar dapat menembus kisaran 75–76.

Sementara itu, dalam pertemuan bersama Komisi IV DPRD Sulbar dan Dinas Pendidikan, muncul usulan pembentukan tim khusus untuk mengusut penyebab utama anak putus sekolah.

Usulan tersebut disambut positif oleh Suhardi Duka. Ia menilai pembentukan tim terpadu dapat mempercepat pengumpulan data lapangan, mulai dari kondisi sekolah, ekonomi keluarga, hingga faktor sosial yang membuat anak berhenti bersekolah.

“Boleh, boleh kita bentuk tim. Bisa tim terpadu pemerintah, melibatkan kabupaten, bahkan lembaga sosial. Saya sambut baik,” pungkas SDK.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengeroyokan di THM Mamuju

    Kasus Pengeroyokan di THM Mamuju : Dua Pelaku Ditangkap, Satu Lainnya Diduga Oknum Polisi Buron

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 230
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dua dari tiga orang pelaku pengeroyokan pekerja Tempat Hiburan Malam (THM) di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, ditangkap polisi. Sementara satu orang pelaku lain yang disebut-sebut merupakan oknum polisi, kini masih dalam pengejaran. Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, membenarkan adanya penangkapan dua orang terduga pelaku. Namun, keduanya belum ditetapkan sebagai tersangka […]

  • Ketua IKA SMAN 1 Kalukku

    M. Arsyad Jadi Ketua IKA SMAN 1 Kalukku 2023-2028

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 231
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – M. Arsyad P. terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni (IKA) SMAN 1 Kalukku periode 2023-2028. Arsyad terpilih dalam pemilihan yang dilaksanakan bersamaan dengan reuni akbar angkatan 1-35 di SMA Negeri 1 Kalukku, Tasiu, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sabtu 11 November 2023. Pria yang lebih akrab disapa Acha itu tidak asing buat alumni-alumni SMA […]

  • Korban diterkam buaya di Karossa

    Jasad Korban Diterkam Buaya di Karossa Akhirnya Ditemukan

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 185
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Jasad korban diterkam buaya di Sungai Desa Kadaila, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan. Jasad korban bernama Jamaiang (45) ditemukan sekitar pukul 23.00 WITA pada Kamis, (04/01/2023) malam di sekitar lokasi kejadian. “Pada hari pencarian ketiga, jasad korban yang diterkam buaya berhasil ditemukan setelah naik ke permukaan air […]

  • Evaluasi dan pemantauan pelaksanaan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dan Program Internsip Dokter Gigi Indonesia (PIDGI) di Sulbar.

    Sulbar Bersama Kemenkes Evaluasi Program Internsip Dokter dan Dokter Gigi

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 279
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Kementerian Kesehatan RI melakukan evaluasi dan pemantauan pelaksanaan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dan Program Internsip Dokter Gigi Indonesia (PIDGI) yang berjalan di sejumlah fasilitas layanan kesehatan di Sulawesi Barat. Evaluasi periode Februari 2026 tersebut dilaksanakan oleh Pemprov Sulbar melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga […]

  • lomba Storytelling MGMP Bahasa Ingris Mamuju

    Storytelling and Singing Competition Tingkat SMP di Mamuju Kembali Digelar, Diikuti 42 Sekolah

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 196
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Storytelling and Singing Competition untuk tingkat pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat se-Kabupaten Mamuju digelar oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris Kabupaten Mamuju, di Gedung Gelanggang Olahraga (GOR) Mamuju, Senin (04/03/2024). Lombah bercerita dan menyanyi dengan bahasa inggris itu dilaksanakan untuk memberi ruang bagi pelajar menyalurkan bakatnya. Wakil Ketua Panitia, Ima […]

  • Upacara HUT ke-80 RI di Bontang Berlangsung Khidmat, Paskibra Sukses Jalankan Tugas

    Upacara HUT ke-80 RI di Bontang Berlangsung Khidmat, Paskibra Sukses Jalankan Tugas

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Mekora.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Bontang berlangsung khidmat. Upacara penaikan bendera yang digelar di Stadion Bessai Berinta pada Minggu (17/8/2025) dipimpin langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Wali kota yang akrab disapa Bunda Neni itu hadir didampingi sang suami, Andi Sofyan Hasdam yang juga Ketua Komite […]

expand_less