Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Anak Putus Sekolah Masih Tinggi, Gubernur Sulbar Minta Akar Masalah Digali Tuntas

Anak Putus Sekolah Masih Tinggi, Gubernur Sulbar Minta Akar Masalah Digali Tuntas

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id — Persoalan anak putus sekolah (APS) di Sulawesi Barat (Sulbar) masih menjadi pekerjaan rumah serius bagi pemerintah daerah. Meski berbagai upaya perbaikan layanan pendidikan terus dilakukan, penurunan angka APS dinilai belum menunjukkan hasil signifikan.

Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) menegaskan, penanganan anak putus sekolah harus dimulai dengan mengurai persoalan dari akarnya. Menurutnya, pemerintah perlu memperoleh data detail terkait penyebab utama anak tidak melanjutkan pendidikan.

“Pertama kita cari akar masalahnya. Bisa saja karena sarana, misalnya jumlah bangku SMP kelas tiga tidak seimbang dengan ketersediaan di SMA dan SMK. Tapi kalau ternyata seimbang, berarti ada persoalan lain, bisa ekonomi, mental, bahkan persoalan tenaga kerja,” ujar Suhardi Duka, Selasa (13/1/2026).

Gubernur Sulbar menekankan, pemetaan masalah secara jelas akan menentukan ketepatan program intervensi yang dijalankan pemerintah.

“Kalau gambaran dasarnya sudah kita ketahui, barulah kita bisa mengambil kebijakan dan menentukan intervensi yang tepat sasaran,” jelasnya.

SDK menilai persoalan anak putus sekolah bukan isu sepele dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Ia mengaku telah menginstruksikan dinas terkait untuk segera menelusuri faktor-faktor penyebab meningkatnya APS.

“APS ini adalah masalah serius dan tidak boleh dibiarkan terus-menerus. Kalau ini bisa kita atasi, maka upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulbar juga bisa lebih maksimal,” tegasnya.

Pada 2025, IPM Sulbar tercatat mengalami kenaikan satu poin. Namun SDK meyakini capaian tersebut bisa jauh lebih baik jika penanganan APS dilakukan secara serius dan terarah. Ia pun menargetkan IPM Sulbar dapat menembus kisaran 75–76.

Sementara itu, dalam pertemuan bersama Komisi IV DPRD Sulbar dan Dinas Pendidikan, muncul usulan pembentukan tim khusus untuk mengusut penyebab utama anak putus sekolah.

Usulan tersebut disambut positif oleh Suhardi Duka. Ia menilai pembentukan tim terpadu dapat mempercepat pengumpulan data lapangan, mulai dari kondisi sekolah, ekonomi keluarga, hingga faktor sosial yang membuat anak berhenti bersekolah.

“Boleh, boleh kita bentuk tim. Bisa tim terpadu pemerintah, melibatkan kabupaten, bahkan lembaga sosial. Saya sambut baik,” pungkas SDK.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pupuk Subsidi (Ilustrasi)

    Misteri Pupuk Subsidi Langka di Mamuju, Mafia atau Masalah Distribusi?  

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 21
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Setelah Petani, kini kelompok tani di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengeluhkan sulitnya mendapat pupuk bersubsidi. Sulitnya mendapat pupuk subsidi itu diakui telah dirasakan sejak dua (2) tahun belakangan ini, padahal mereka merupakan anggota kelompok tani yang terdaftar dalam RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok). “Petani yang sudah terdaftar di RDKK sulit […]

  • Dinas Pendidikan mamuju Studi ke bali

    Studi ke Bali, Disdikpora Mamuju Rencana Ikut Terapkan Metode Siswa Betah di Sekolah

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 13
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id– Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mamuju melakukan kunjungan studi ke Provinsi Bali. Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Mamuju kedepan. Dalam studi komparatif itu, DIsdikpora Mamuju berkesempatan mengunjungi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Bali, pada, Rabu, ( 17/1/2024). Menurut Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan […]

  • KOMISI 1 DPRD Sulbar ke DPMD Sulsel

    Komisi I DPRD Sulbar Konsultasi ke DPMD Sulsel Untuk Kembangkan Pemberdayaan Desa

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 8
    • 0Komentar

    MAKASSAR, mekora.id – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Kunjungan ini dalam rangka Sharing Informasi terkait Program-Program Prioritas Dinas tersebut, serta untuk mengetahui Kegiatan di Dinas Pemdes dalam meningkatkan efektivitas program-program pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa yang […]

  • Bantuan Kambing Pemprov Sulbar

    Bantuan Kambing di Pemprov Sulbar Polman Catat 134 Kelahiran Ternak

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 34
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus memastikan efektivitas dan keberlanjutan program bantuan di sektor peternakan. Salah satunya melalui kegiatan monitoring bantuan bibit ternak kambing Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (11/1/2026). Monitoring tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Sulbar, Hamdani Hamdi, didampingi […]

  • PHS Enny Anggraeni Anwar

    Diantar Mantan Gubernur dan Dua Mantan Bupati Daftar ke KPU, PHS-Enny Pede Melenggang di Pilkada Sulbar 2024

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 20
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Prof Husain Syam (PHS) dan Enny Anggraeni Anwar, resmi mendaftar sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) di KPU Sulbar, Kamis, (29/8/2024). PHS-Enny jadi Paslon ke empat yang mendaftar di Pilkada Sulbar 2024. Selain diantar simpatisan dan partai pendukung, keduanya diantar tokoh-tokoh politik senior, yakni Mantan Gubernur Sulbar dua periode […]

  • Kendaraan Dinas Isi BBM Subsidi di Mamuju

    Mobil Plat Merah di Mamuju Jadi Sorotan GAMKI Lantaran Diduga Isi BBM Subsidi

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 21
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Salah satu SPBU di Kota Mamuju, Sulawesi Barat, disoroti Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI). Hal itu setelah sebuah mobil ber plat merah kedapatan mengisi bahan bakar (BBM) subsidi jenis Solar. Sekretaris GAMKI Cabang Mamuju, Ivandri D Sikobon, mengatakan pengisian mobil ber plat merah itu hal yang tidak bisa ditoleransi. Pasalnya pengisian BBM […]

expand_less