Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » LIFESTYLE » Lingkungan » Warga dan Mahasiswa Unika Mamuju Tanam 200 Bibit Mangrove di Pantai Maliaya, Upaya Selamatkan Ekosistem Laut

Warga dan Mahasiswa Unika Mamuju Tanam 200 Bibit Mangrove di Pantai Maliaya, Upaya Selamatkan Ekosistem Laut

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAJENE, Mekora.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XVII Universitas Tomakaka (Unika) Mamuju bersama pemerintah desa dan warga Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menggelar aksi penanaman bibit bakau di sepanjang pesisir pantai Desa Maliaya, Minggu (14/9/2025).

Kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk mencegah abrasi yang dalam beberapa tahun terakhir semakin menggerus garis pantai Maliaya dan mengancam permukiman warga. Selain itu, penanaman mangrove juga diharapkan dapat menjadi benteng alami sekaligus melestarikan ekosistem pesisir.

Sekretaris Desa Maliaya, Sirajuddin, menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa KKN Unika Mamuju yang menjadikan kegiatan tanam bakau sebagai bagian dari program kerja mereka.

“Kami dari pemerintah desa sangat mensupport kegiatan tanam bibit bakau yang dilaksanakan mahasiswa bersama warga. Saat ini Maliaya menghadapi ancaman abrasi, sehingga aksi ini sangat penting untuk menjaga keselamatan pesisir dan ekosistem mangrove,” ujar Sirajuddin.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN Unika Mamuju, Fadhila, menegaskan bahwa gerakan tanam mangrove ini tidak hanya berdampak pada pencegahan abrasi, tetapi juga menjadi bagian dari program penghijauan yang lebih luas.

“Ini adalah program kerja mahasiswa KKN Unika Mamuju yang dibantu warga setempat. Gerakan ini dinilai sangat positif, bukan hanya melindungi pesisir Maliaya, tetapi juga menjaga ekosistem dan mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan,” jelas Fadhila.

Sementara itu, Koordinator KKN Angkatan XVII Desa Maliaya, Gunawan, menjelaskan bahwa dalam aksi ini pihaknya menanam 200 bibit bakau yang disebar di beberapa dusun pesisir Desa Maliaya.

“Kami menyediakan 200 bibit untuk ditanam di sepanjang pesisir desa. Harapan kami, warga dan pemerintah daerah bisa ikut memonitor pertumbuhan bibit ini agar dapat berkembang dengan baik sehingga ancaman abrasi bisa ditekan,” pungkas Gunawan.

Selain menjadi program kerja mahasiswa, kegiatan ini juga mendapat respons positif dari masyarakat yang turut serta dalam proses penanaman. Aksi ini diharapkan dapat menjadi awal dari upaya berkelanjutan menjaga kelestarian pantai Maliaya sekaligus membangun kesadaran bersama tentang pentingnya ekosistem mangrove bagi kehidupan masyarakat pesisir.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paripurna APBD 2026 Sulbar

    Fiskal Sulbar Tertekan, APBD 2026 Turun Lebih dari Rp300 Miliar Dipastikan Tanpa DAK

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 266
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Fiskal keuangan daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) untuk tahun 2026 mengalami tantangan. Hal itu setelah Pemerintah Provinsi bersama DPRD menyepakati APBD 2026 hanya berkisar Rp 1,7 Triliun, pada Selasa, (9/9/2025) malam. Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam penjelasannya mengakui, APBD 2026 Sulbar ini turun signifikan dibanding perencanaan awal sebesar Rp 2,1 Triliun […]

  • Pengesahan Ranperda Tahap pertama

    DPRD dan Pemprov Sulbar Sahkan Perda OPD dan Bantuan Hukum

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 91
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulbar dalam penyusunan berbagai produk hukum telah berjalan baik dan harmonis. Hal itu disampaikan Sekretaris DPRD Sulbar Muhammad Hamzih. Menurutnya , Pemerintah Provinsi Sulbar dan DPRD dalam menjalankan tugas untuk masyarakat sudah sangat baik. “Setelah melalui berbagai tahapan dan proses yang […]

  • Pemkot Bontang Bentuk TPKJM, Kasus ODGJ Jadi Sorotan Serius

    Pemkot Bontang Bentuk TPKJM, Kasus ODGJ Jadi Sorotan Serius

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Mekora.id – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Kesehatan menggelar Sosialisasi dan Advokasi Tim Pencegahan serta Penanggulangan Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, Selasa (3/9/2025) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota. Acara digelar secara tatap muka dan virtual, dihadiri jajaran OPD, camat dan lurah se-Kota Bontang, […]

  • Rujab, Randis dan Fasilitas Lain Eks Ketua DPRD Mamuju Ditarik Usai Ketua Definitif Terpilih

    Rujab, Randis dan Fasilitas Lain Eks Ketua DPRD Mamuju Ditarik Usai Ketua Definitif Terpilih

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 203
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kendaraan Dinas (Randis), Rumah Jabatan (Rujab), dan fasilitas eks ketua DPRD Mamuju Azhar Anshari Habsi akan ditarik setelah penetapan Ketua Definitif. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Sementara DPRD Mamuju Syamsuddin Hatta usai Rapat Paripurna Pemberhentian eks Ketua DPRD Mamuju, Senin (18/09/2023). “Semua fasilitas yang melekat pada ketua sebelumnya akan ditarik bila Ketua […]

  • Ekonomi Sulbar

    Ekonomi Sulbar 2024 Turun ke 4,76 Persen, Pertanian Jadi Tumpuan

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat (Sulbar) tahun 2024 dalam sebuah acara di Aula Kantor BPS Sulbar, Jalan RE Martadinata No. 10 Mamuju, pada Rabu (5/2/2025) siang. Berdasarkan laporan tersebut, ekonomi Sulbar tahun 2024 mengalami perlambatan dengan pertumbuhan sebesar 4,76 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5,23 persen […]

  • Vonis Bebas Pengusaha Kayu dari Lakahang

    Vonis Bebas Pengusaha Kayu Dari Lakahang Dinilai Penuhi Rasa Keadilan

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 218
    • 0Komentar

    MAMASA, mekora.id – Zulfa Arifin, pelaku industri kayu asal Desa Lakahang Utama, Kecamatan Tabulahan, Mamasa, Sulawesi Barat, divonis bebas oleh pengadilan Negeri Polewali, Rabu (18/10/2023). Sebelumnya, Zulfa Arifin didakwa melalui perkara pidana lingkungan hidup atas dugaan pemanfaatan kayu hasil hutan yang tidak memiliki izin. Sidang putusan itu digelar i Zetting Plaat Pengadilan Negeri Polewali Kabupaten […]

expand_less