Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » 16 Organisasi Mahasiswa Sampaikan Tuntutan dan Desak DPR Berbenah

16 Organisasi Mahasiswa Sampaikan Tuntutan dan Desak DPR Berbenah

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mekora.id – Sebanyak 16 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai kampus bersama organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) beraudiensi dengan pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (3/9/2025).

Mereka diterima langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, didampingi Saan Mustopa dan Cucun Ahmad Syamsurijal.

Dalam pertemuan itu, mahasiswa menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari masalah demokrasi, penegakan hukum, kebijakan fiskal, hingga pengesahan RUU prioritas.

Ketua Umum DPP GMNI, Muhammad Risyad Fahlefi, menegaskan aspirasi yang mereka bawa bukan semata suara organisasi, melainkan akumulasi jeritan masyarakat dari berbagai daerah.

“Dengan kesempatan yang diberikan bapak-bapak dewan, kami ingin menyampaikan berbagai aspirasi yang kami serap langsung di lapangan,” ujarnya.

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyambut baik kehadiran mahasiswa. Menurutnya tuntutan para mahasiswa akan membuat DPR berbenah.

“Kami diberitahu bahwa adik-adik sekalian datang untuk menyampaikan aspirasi. Kami siap mendengar,” kata Dasco.

Berikut daftar lengkap tuntutan masing-masing BEM dan OKP:

1. BEM Universitas Indonesia

Membentuk tim investigasi independen terkait aksi makar, melibatkan masyarakat sesuai konferensi pers Presiden Prabowo pada 31 Agustus 2025.

  • Menolak kekerasan aparat terhadap masyarakat sipil dan menuntut pertanggungjawaban hukum.
  • Mendesak DPR kembali pada amanat rakyat, bukan hanya mendekat menjelang Pemilu.
  • Mendorong DPR mengesahkan RUU prorakyat.

2. BEM Universitas Trisakti

  • Cabut status tersangka mahasiswa yang ditangkap.
  • Revisi UU Agraria dan RUU Polri yang dianggap bermasalah.
  • Menolak RKUHAP dan pasal-pasal karet di dalamnya.
  • Menegaskan supremasi sipil atas TNI-Polri.

3. Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)

  • Menolak kekerasan aparat terhadap masyarakat sipil dan menuntut pertanggungjawaban hukum.
  • Membentuk tim investigasi aksi makar secara independen dan transparan.
  • Mendorong DPR mengambil peran strategis di tengah gejolak sosial-politik.
  • Mendesak DPR mendengar aspirasi rakyat terkait pembahasan RUU prioritas (RUU Perampasan Aset, RUU PRT, RUU Masyarakat Adat, RUU TNI-Polri, RUU KUHAP).
  • Meminta pemerintah mengambil kebijakan strategis peningkatan ekonomi rakyat secara cepat dan tepat.

4. Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI)

  1. Menolak kenaikan pajak yang membebani masyarakat.
  2. Mendesak DPR membatalkan fasilitas dan tunjangan fantastis yang dinilai tidak sensitif dengan kondisi rakyat.
  3. Mendorong DPR memastikan kebebasan beragama dan berkeyakinan.
  4. Mendesak penegakan supremasi sipil.

5. HMI MPO

  • Mendesak reformasi DPR agar lebih aspiratif.
  • Menolak pajak bagi masyarakat miskin.
  • Menuntut reformasi Polri agar kembali pada marwah pengabdian kepada rakyat.

6. KAMMI

  • Mendesak pembaruan sistem perpajakan yang lebih adil dan progresif.
  • Menolak kebijakan fiskal yang memberatkan rakyat kecil.
  • Menuntut reformasi DPR yang berpihak kepada masyarakat.

7. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)

  • Menuntut reformasi partai politik agar lebih transparan dan akuntabel.
  • Mendesak DPR segera mengesahkan RUU prorakyat.
  • Menuntut revisi UU Ketenagakerjaan yang merugikan buruh.

8. BEM UPN Veteran Jakarta

  • Mendesak DPR membentuk Pansus HAM untuk mengusut kasus tewasnya Affan Kurniawan.
  • Menolak pasal-pasal bermasalah dalam RUU Polri dan RKUHAP.
  • Mendorong DPR berpihak pada aspirasi rakyat, bukan elit politik.

9. Himapolindo

  • Menuntut evaluasi total Polri.
  • Mendesak reformasi sistem kepartaian.
  • Menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan guru.

10. DEMA UIN Jakarta

  • Mengusulkan pertemuan DPR–mahasiswa setiap enam bulan sekali sebagai mekanisme pengawasan rakyat.
  • Mendesak efisiensi anggaran pejabat negara untuk dialihkan ke sektor pendidikan.

11. BEM SI Kerakyatan

  • Menegaskan penolakan terhadap kekerasan aparat.
  • Mendesak pembebasan mahasiswa yang ditangkap.
  • Mendorong DPR menegakkan supremasi sipil.

12. BEM SI

  • Mendesak DPR transparan dalam pembahasan RUU.
  • Membebaskan masyarakat yang ditangkap dalam aksi demonstrasi.
  • Mengevaluasi kabinet pemerintahan.
  • Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.

13. BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah

  • Menolak kebijakan pajak yang membebani rakyat.
  • Mendesak audit menyeluruh terhadap BUMN.
  • Menuntut peningkatan kesejahteraan guru.

14. BEM UHAMKA

  • Mendesak pembentukan pengawasan eksternal Polri.
  • Menuntut revisi UU Nomor 2 Tahun 2022 agar independensi Polri lebih kuat.

15. BEM Nusantara

  • Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.
  • Mengevaluasi kinerja DPR dan partai politik.
  • Mengusut tuntas kasus pelanggaran HAM.

16. Perguruan Tinggi NU se-Nusantara

  • Mendesak DPR menindaklanjuti seluruh aspirasi mahasiswa dalam waktu maksimal 10 hari.
  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekprov Sulbar dilantik

    Junda Maulana Resmi Dilantik Jadi Sekprov Sulbar, Akhiri Kekosongan Jabatan Satu Tahun

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), resmi melantik Dr. Junda Maulana sebagai Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulbar dalam upacara yang berlangsung khidmat di Ballroom Andi Depu, Lantai III Kantor Gubernur Sulbar, Senin (10/11/2025). Pelantikan yang dihadiri sejumlah tokoh pencetus pembentukan Provinsi Sulbar, perwakilan kementerian, unsur Forkopimda, sekaligus mengakhiri kekosongan jabatan Sekprov ini […]

  • PLN Tebang Pohon Warga Mamuju

    Tebang Pohon Warga Tanpa Izin, Vendor PLN Dilapor ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 196
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Vendor PLN di Mamuju, Sulawesi Barat dilaporkan ke Polisi usia tebang pohon warga tanpa ijin. Seorang warga Desa Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, bernama Asis (30) mendatangi kantor Polsek Kalukku untuk melaporkan pengrusakan tanaman miliknya, pada Rabu (11/10/2023). Kapolsek Kalukku, Iptu Djutson Betteng, mengatakan Asis melaporkan petugas vendor PLN yang menebang 1 […]

  • Rapat Koordinasi persiapan Pilkada

    DPRD Sulbar Panggil KPU dan Bawaslu Evaluasi Tahapan Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 116
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka konsolidasi dan penguatan pengawasan tahapan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024. Di ruang paripurna, Selasa, (11/6/2024). Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Sulbar, Abdul Rahim, bersama dengan beberapa anggota DPRD Sulbar lainnya. Turut hadir Ketua KPU Sulbar, […]

  • Banjir di Pangandaran Mamasa

    Banjir Pangandaran Mamasa Rusak Puluhan Hektar Padi Siap Panen

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 162
    • 1Komentar

    MAMASA, mekora.id  – Hujan lebat yang mengguyur Desa Pangandaran, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, memicu terjadi banjir bandang, pada Minggu, (3/12/2023) malam. Menurut keterangan Kepala Desa Pangandaran, Agus Susanto, hujan lebat itu terjadi sejak minggu malam pukul sekira pukul 19.30 WITA. Luapan Sungai yang membawa material lumpur dan batang pohon, mengakibatkan  puluhan hektar sawah siap panen […]

  • Jalan Pantai Manakarra ditutup untuk tahun baru

    Jalan Anjungan Pantai Manakarra Akan Ditutup Total di Malam Tahun Baru

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 118
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Polresta Mamuju akan menutup Jalan Yos Sudarso (Jalan Anjungan Pantai Manakarra) di malam pergantian tahun 2023/2024 nanti. Kasat Lantas Polresta Mamuju, Akp Nurdin mengatakan, penutupan itu akan dimulai sejak sore pada tanggal 31 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024 untuk menghindari kemacetan akibat antrean kendaraan yang ingin merayakan malam tahun baru. “Pada […]

  • Gubernur Sulbar, Suhardi Duka

    Temui Massa, Gubernur Sulbar Janji Evaluasi Semua Izin Tambang

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 214
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Lanjutan aksi unjuk rasa yang dilakukan aliansi rakyat tolak tambang, direspon Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK). Ia menemui dan masuk di kerumunan massa aksi, Jumat, (9/5/2025). Gubernur Suhardi Duka (SDK) seyogianya sempat mengajak sekitar 10 orang perwakilan dari massa aksi untuk berdialog di ruangannya. Namun pihak dari massa aksi menolak […]

expand_less