Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Begini Kronologi Kematian Pelaku Pembunuhan Istri di Mamuju

Begini Kronologi Kematian Pelaku Pembunuhan Istri di Mamuju

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – BD (47), terduga pelaku pembunuhan terhadap istrinya sendiri, di Desa Saletto, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Polda Sulawesi Barat, Rabu dini hari, 4 Juni 2025.

Peristiwa ini bermula pada Selasa pagi (3 Juni), ketika seorang perempuan (36) ditemukan tak bernyawa di rumahnya. Polisi yang menerima laporan warga langsung melakukan penyelidikan. Dalam waktu singkat, pelaku berhasil ditangkap di kawasan hutan Saletto, tempat ia bersembunyi setelah melancarkan aksinya.

Kepada penyidik, terduga pelaku pembunuhan istri di Mamuju ini sempat mengakui perbuatannya, yang menyebabkan istrinya tewas dengan cara dijerat menggunakan kain selimut. Penyebabnya dilatarbelakangi rasa cemburu dan sakit hati.

Kondisi Kritis Usai Percobaan Bunuh Diri
Menurut Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, setelah menjalani pemeriksaan awal pada Selasa malam sekitar pukul 22.00 WITA, BD langsung dilarikan ke RS Bhayangkara karena kondisinya melemah.

“Benar, setelah memberikan keterangan kepada penyidik, BD dibawa ke RS Bhayangkara. Hal ini karena yang bersangkutan sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan menenggak racun saat melarikan diri, serta sempat mendapat tindakan persekusi oleh warga,” ujar Herman, Rabu (4/6/2025).

Meski telah mendapatkan penanganan medis intensif, nyawa BD tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis sekitar pukul 04.00 WITA dini hari.

Ditemukan Zat Berbahaya dalam Tubuh BD
Dr. Mauluddin, dokter forensik RS Bhayangkara, menjelaskan bahwa pemeriksaan medis terhadap jasad BD telah dilakukan secara menyeluruh, termasuk CT scan, pemeriksaan fisik luar, dan tes urine.

“Tidak ditemukan luka luar yang membahayakan jiwa atau mengakibatkan kematian. Namun, dari hasil tes urine, ditemukan adanya kandungan zat berbahaya dalam tubuh korban,” terang dr. Mauluddin.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan penyebab kematian BD, yang diduga kuat berkaitan dengan upaya bunuh diri sebelumnya.

Pihak Keluarga Tolak Autopsi
Terpisah, Syahran, saudara kandung almarhum BD yang mewakili pihak keluarga, menyatakan menerima kematian saudaranya dan menolak dilakukan autopsi lebih lanjut.

“Kami menerima ini sebagai takdir dan tidak mengizinkan autopsi. Biarlah ini menjadi pelajaran dan hikmah bagi kami sekeluarga,” ujarnya singkat.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulbar pimpin Hardiknas 2025

    Hardiknas 2025, Gubernur Sulbar Tegaskan Institusi Pendidikan Tak Boleh Gentar Lawan Praktik Intimidatif

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menyerukan perbaikan menyeluruh dalam tata kelola pendidikan di Sulbar dengan menekankan pentingnya integritas dan transparansi. Seruan ini disampaikan SDK saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Jumat (2/5/2025). Dalam sambutannya, SDK menegaskan bahwa dunia pendidikan di Sulbar harus dikelola dengan prinsip clean and good […]

  • pink green

    Kampanye “Brave Pink Hero Green” yang Ramaikan Media Sosial, Ini Maknanya

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Mekora.id – Dalam beberapa hari terakhir, linimasa media sosial di Indonesia diramaikan oleh kampanye “Brave Pink Hero Green”. Ribuan warganet mengganti foto profil mereka dengan tone dua warna—pink dan hijau—sebagai bentuk solidaritas. Salah satu kreator generator kampanye ini, Anang Marjono, menjelaskan bahwa pemilihan warna terinspirasi dari simbol-simbol yang muncul dalam aksi demonstrasi. “Warna pink diambil […]

  • Pelipatan Surat suara di Mamuju

    Pelipatan Surat Suara di Mamuju Libatkan 300 Tenaga Pelipat

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 166
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pelipatan surat suara untuk Pemilu 2024 di Mamuju mulai dilakukan oleh KPU Mamuju, pelipatan itu terpusat di Aula Asrama Haji Mamuju, tepat di Samping Kantor KPU Mamuju, Jl. Mustafa Katjo. Komisioner KPU Mamuju, Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Sudirman Samual mengatakan, setidaknya 300 orang dilibatkan bertugas untuk menyortir dan melipat sebanyak 193.318 surat suara […]

  • Peresmian Mesin Pengolahan Limbah B3 Sulbar

    Pj Gubernur Sulbar Resmikan Mesin Pengolahan Limbah B3 di Papalang Mamuju

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 185
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Penjabat (Pj) Sulawesi Barat (Sulbar), Bahtiar Baharuddin, meresmikan mesin pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) incinerator di kantor UPTD Pengelolaan Limbah B3 DLH Sulbar, di Dusun Garuda, Desa Papalang, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Kamis, (31/10/2024). Kepala DLH Sulbar, Zulkifli Manggazali, mengatakan fasilitas pengelolaan limbah B3 itu merupakan bantuan dari Kementerian […]

  • Lampu Lalulintas di Perempatan Pelabuhan Ferry Mulai Berfungsi Hari Ini

    Lampu Lalulintas di Perempatan Pelabuhan Ferry Mulai Berfungsi Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 223
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Alat Isyarat Lalulintas (AIPLL) atau lampu lalulintas di Perempatan Jalan menuju Pelabuhan Ferry Mamuju dan Jalan Arteri. Mulai difungsikan hari ini, Selasa (05/09/2023). Pegawai Balai Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) Kelas III Sulbar, Amran mengatakan, APILL (lampu merah) mulai diberlakukan sejak pagi tadi. Setelah sosialisasi penggunaan lampu lalu lintas itu sejak Juli kemarin. […]

  • Petani Sawit Mamuju Tengah

    Cuma Karena Tegur Pohon Ditebang, Petani Sawit di Mamuju Tengah Dikeroyok Tetangga

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MATENG, Mekora.id – Seorang petani kelapa sawit di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, menjadi korban pengeroyokan tiga tetangganya hanya karena menegur aksi penebangan pohon sawit miliknya. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (9/8/2025). Korban bernama Muh Ali memergoki para pelaku sedang menebang pohon sawit di kebunnya. Ia lalu bertanya, “Kenapa pohon sawit […]

expand_less