428 Pelanggar Lalu Lintas di Mamuju Terjaring Razia Selama Operasi Marano 2024
- account_circle mekora.id
- calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Operasi Keselamatan Marano oleh Polresta Mamuju tahun 2024.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, mekora.id – Operasi keselamatan patuh jaya Marano resmi berakhir pada, Minggu 28 Juli 2024 kemarin. Operasi Marano 2024 itu digelar selama 14 hari sejak 15 Juli 2024 lalu.
Menurut Kasat Lantas Polresta Mamuju, AKP Maulana Al Qurthubi, selama operasi patuh jaya marano 2024 berlangsung. Setidaknya ada 428 unit kendaraan yang terjaring razia dan dikenakan denda tilang.
“Sebanyak 15 unit sepeda motor dan tiga unit mobil disita dengan pelanggaran tidak memiliki kelengkapan surat-surat, selama operasi marano 2024,” ungkap AKP Maulana, kepada Wartawan di Mapolresta Mamuju, Selasa, (30/7/2024).
Sedangkan untuk angka kecelakaan lalu lintas selama periode operasi marano 2024 menurut signifikan di angka 13 kejadian, dari 23 kasus lakalantas tahun 2023 lalu. Hal itu ditopang dengan meningkatnya angka kesadaran masyarakat berlalu lintas.
“Untuk angka pelanggaran didominasi oleh roda dua dengan kedapatan tidak menggunakan helm dan tidak memiliki SIM,” ungkap Maulana.
Selama periode itu, Maulana menyebut, angka pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM) ikut meningkat signifikan hingga 82 persen dibandingkan hari biasanya.
“Mungkin ini juga berkat kesadaran masyarakat, bahwa patuh berlalu lintas merupakan suatu kebutuhan. Sehingga operasi patuh ini berefek pada meningkatnya pembuatan SIM,” tutup Maulana.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
