Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Viral, Kakek di Mamuju Diduga Lecehkan Perempuan Berkostum Badut

Viral, Kakek di Mamuju Diduga Lecehkan Perempuan Berkostum Badut

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Sebuah video seorang kakek lanjut usia di Mamuju, viral di media sosial lantaran diduga melakukan pelecehan seksual pada perempuan berkostum badut. Dalam video itu laki-laki lanjut usia itu tengah di kerumuni dan di interogasi sejumlah warga, pada, Selasa, (6/8/2024).

Dalam video itu, kakek berusia lanjut terlihat terpojok setelah di kerumuni warga dan seorang perempuan yang diduga telah menjadi korban pelecehan seksual oleh pria paruh baya itu.

“Kenapa begitu ki pak, itu ada CCTV yang lihat semua kelakukan ta,” kata perempuan berkostum badut dalam video berdurasi 2 menit itu.

Sementara sejumlah warga menuturkan, kejadian itu bermula sekitar pukul 10.00 WITA Selasa pagi. Saat itu seorang perempuan yang diduga jadi korban sedang bekerja sebagai badut di simpang empat, Jl. Ahmad Kirang, Mamuju, mengejar seorang pria yang telah lanjut usia.

“Saat di tanya, perempuan berkostum badut mengaku pada warga mengejar kakek itu lantaran telah meremas bagian sensitif tubuh korban,” kata warga bernama Daha kepada mekora.id, Selasa, (6/8/2024) sore.

Kata dia, dari pengakuan korban, kakek lansia yang berjalan kaki itu itu tiba-tiba menghampiri lalu meremas bagian sensitif tubuh korban yang sedang memakai kostum badut. Tak terima dengan perlakuan itu, korban lalu mengejar pelaku dan berujung dikepung warga di Jl. AP. Pettarani, depan SMP Negeri 2 Mamuju.

“Tadi pagi itu sekitar jam 10, ada kakek lari pegang sandal lalu dikejar ibu-ibu yang berpakaian badut. Saya tanya kenapa?, lalu dia bilang sudah melakukan pelecehan itu. Tidak lama kemudian warga ramai lalu mengamankan kakek itu,” ungkap warga sekitar, Daha.

Meski begitu, kejadian tidak sampai  dilaporkan oleh korban ke pihak kepolisian. Warga menyebut, korban dan terduga pelaku telah berdamai di tempat kejadian.

“Tadi di usulkan kepada ibu itu apakah ingin melapor ke polisi, tetapi kata dia tidak usa asalkan si bapak berjanji tidak melakukan hal yang sama,” tutup Daha.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku uang palsu di Malunda Majene

    Peredaran Uang Palsu di Sulbar Merambah ke Malunda, Pelaku Modus Transfer

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 12
    • 2Komentar

    MAJENE, Mekora.id – Kasus peredaran uang palsu di Sulawesi Barat (Sulbar) semakin meresahkan warga, kali ini terjadi di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, pada Selasa (18/12/2024) malam. Peristiwa ini terdeteksi di dua lokasi berbeda dan diduga dilakukan oleh pelaku yang sama. Kapolsek Malunda, Iptu Muh. Irwan, menjelaskan insiden pertama dialami penjaga kios BRILink, Eka Ramadhani (17). […]

  • AIM PAS dalam Debat Pilkada Sulbar

    Debat Pertama Pilkada Sulbar Disebut Milik AIM-PAS, Paling Menonjol dan Kuasai Materi

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 9
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Debat pertama Pilkada Sulbar, berlangsung di Gedung Gadis, Polewali Mandar (Polman), pada, Rabu, (30/10/2024) malam. Para kandidat Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sulawesi Barat (Sulbar) masing-masing memaparkan visi misi, namun malam itu disebut milik AIM-PAS. Juru bicara Paslon Andi Ibrahim Masdar dan Asnuddin Sokong (AIM-PAS), Ahmad Fauzi Arief Lopa, […]

  • Pelabuhan Perintis Mamuju

    Proyek Perbaikan Pelabuhan Perintis Mamuju Capai 70 Persen, Ditarget Rampung Oktober

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 9
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kepala Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan (UPP) Kelas III Mamuju, Sulawesi Barat, Isa Amsyari, memastikan pengerjaan proyek refreshment Pelabuhan Perintis Mamuju di Jl. Yos Sudarso berjalan sesuai mekanisme dan standar operasional prosedur (SOP). Hal itu disampaikan Isa dalam konferensi pers di kantor UPP III Mamuju, Rabu (11/9/2025). Ia menjelaskan, proyek ini merupakan tindak […]

  • Kasi Humas Polresta Mamuju

    Polresta Mamuju Pastikan Isu Gangguan Keamanan yang Marak di Medsos Hoaks

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 9
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Maraknya isu penyerangan hingga kabar gangguan keamana yang beredar luas di media sosial di Mamuju, Sulawesi Barat, membuat polisi turun tangan. Postingan-postingan tersebut dipastikan Hoaks atau kabar bohong. Hal itu disampaikan langsung oleh Kasi Humas Polresta Mamuju, IPDA Herman Basir, pada Sabtu, (4/10/2025). Menurut Herman Basir, sejumlah informasi di Facebook dan grup […]

  • Sutinah Daftar Nasdem

    Sutinah Kembalikan Formulir Balon Bupati Mamuju ke Partai Nasdem

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 9
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sutinah Suhardi yang juga Bupati petahana mengembalikan formulir pendaftaran di Partai Nasdem Kabupaten Mamuju, tepat di hari terakhir pembukaan penjaringan bakal kepala daerah di partai, Selasa (7/5/2024) malam. Setelah menyerahkan sejumlah berkas, Sutinah berharap partai Nasdem dapat menjadi bagian dari pengusungnya untuk maju kembali dalam Pilkada Mamuju 2024. “Kami mengembalikan formulir di […]

  • Siswa MBS At Tanwir Mamuju jadi korban kekerasan gurunya

    Siswa MBS At Tanwir di Mamuju Diduga Jadi Korban Kekerasan Oknum Guru, Leher Memar

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 8
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kasus kekerasan di dunia pendidikan kembali mencuat. Zulkifli (16), seorang siswa kelas XI di Madrasah Boarding School (MBS) At Tanwir Mamuju, diduga menjadi korban kekerasan oleh gurunya, Muhammad Taufiqul Hidayat. Insiden ini terjadi pada Kamis, (16/1/2025), saat apel pagi di sekolah. Menurut Sahrul (26), kakak kandung korban, ia menerima telepon mendadak dari […]

expand_less