MAJENE, Mekora.id – Suwandi (37), pria yang diamankan setelah diduga membawa kabur seorang gadis berusia 13 tahun asal Mamuju Tengah, ternyata masuk daftar pencarian orang Buron Curanmor di Majene, Motor Curian Penculik Gadis 13 Tahun di Mateng Ditemukan di Wajo (DPO) dalam kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Status tersebut dibenarkan Kasi Humas Polres Majene, Iptu Suyuti, saat dikonfirmasi Mekora.id, Sabtu (10/10/2026) sore.
“Iya benar (DPO kasus curanmor),” kata Suyuti.
Ia menjelaskan, laporan polisi terkait dugaan pencurian tersebut tercatat dengan nomor LP/B/26/III/2026/SPKT/POLRES MAJENE/POLDA SULBAR, tertanggal 29 Maret 2026.
“Laporan polisinya per 29 Maret 2026,” ujarnya.
Setelah Suwandi diamankan di Mamuju, polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan sepeda motor Yamaha NMax generasi lama (*old*) berwarna hitam yang diduga berkaitan dengan perkara curanmor tersebut.
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Majene kemudian mengamankan sepeda motor itu dari Pos Lalu Lintas Polres Wajo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (10/10/2026). Kendaraan tersebut selanjutnya dibawa ke Mapolres Majene untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Fredy, membenarkan pengamanan kendaraan tersebut. Ia mengatakan, penyidik masih mendalami informasi yang diperoleh untuk memastikan kaitannya dengan laporan pencurian.
“Barang bukti sudah kami amankan di Polres Majene untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kami akan terus mendalami informasi yang diperoleh guna mengungkap secara terang perkara tersebut,” ujar Fredy.
Berawal dari Dugaan Penculikan Anak
Suwandi sebelumnya diamankan setelah seorang anak perempuan berusia 13 tahun asal Desa Barakkang, Kabupaten Mamuju Tengah, diduga menjadi korban percobaan penculikan.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (8/10/2026). Korban dilaporkan melompat dari sepeda motor yang dikendarai Suwandi saat berada di kawasan Simbuang, Kota Mamuju, setelah menempuh perjalanan lebih dari 100 kilometer dari Salugatta, Mamuju Tengah.
Sebelum kejadian, korban disebut bekerja di sebuah rumah makan di Salugatta untuk menggantikan ibunya yang sedang sakit. Pada hari kejadian, pemilik rumah makan meminta korban membeli sejumlah kebutuhan. Korban kemudian pergi bersama Suwandi menggunakan sepeda motor milik pemilik usaha tersebut.
Namun, perjalanan berlanjut jauh dari lokasi semula. Korban kemudian berteriak meminta pertolongan sebelum melompat dari sepeda motor yang masih melaju.
Teriakan korban menarik perhatian seorang anggota TNI dari Kodim 1418 Mamuju, Sertu Firman. Ia menghampiri korban dan mengamankan Suwandi ketika pria tersebut disebut hendak kembali mendekati korban.
Kini, Polres Majene masih memeriksa sepeda motor yang diamankan di Wajo untuk memastikan keterkaitannya dengan laporan curanmor. Sementara itu, perkembangan penanganan perkara dugaan penculikan anak tersebut perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada kepolisian yang menangani kasus di Mamuju.