Talut Berongga di Jalan Pattana Endeng Mamuju Jadi Sorotan, Diduga Dikerjakan Asal-asalan dan Ancam Keselamatan Warga
- account_circle mekora.id
- calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Talut berongga di Jl Andi Malik Pattanda Endeng Mamuju disoroti warga. (Screenshot)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Proyek pembangunan talut di Jalan Andi Malik Pattana Endeng, Kelurahan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menuai sorotan tajam dari warga. Talut tersebut didapati berongga dan langsung ditembok tanpa ditimbun lebih dulu.
Kondisi itu viral di media sosial setelah akun Ahmadi Salim mengunggah video pada Kamis (4/9/2025). Dalam unggahannya, ia menilai pekerjaan tersebut berpotensi membahayakan warga karena rongga yang tersisa di sisi dalam jalan mencapai sekitar satu meter.
“Sebagai warga di situ, saya kecewa dengan konsep pembangunan ini. Jalan sebelumnya bagus, tapi setelah digali dan dipasang pondasi, malah menyisakan rongga,” ujar Ahmadi.
Ia juga mengingatkan kontraktor agar tidak main-main dalam mengerjakan proyek tersebut. Pasalnya, lokasi pembangunan berada di jalur utama yang setiap hari digunakan warga untuk keluar-masuk perumahan.
“Harapan kami, pekerjaan dilakukan sebaik-baiknya. Jangan sampai yang bagus jadi rusak. Kalau ada gempa atau mobilitas kendaraan meningkat, itu bisa membahayakan kami yang tinggal di sekitar sini,” tegasnya.
Sorotan juga datang dari Anggota DPRD Kabupaten Mamuju, Arnol Topo Sujadi. Ia meminta kontraktor dan pengawas proyek segera memperbaiki mutu pekerjaan agar tidak merugikan negara maupun membahayakan masyarakat.
“Kontraktor dan pengawas harus perhatikan mutu pekerjaan, jangan asal-asalan. Negara sedang tidak baik-baik saja,” kata Arnol saat dikonfirmasi.
Menurutnya, proyek infrastruktur yang dikerjakan di tengah kota tidak boleh asal jadi. Pekerjaan harus mengikuti standar dan spesifikasi teknis sesuai Surat Perjanjian Kerja (SPK).
“Apalagi ini berada di pusat aktivitas warga. Jangan sampai hanya kejar keuntungan, tapi mengabaikan kualitas. Kontraktor harus segera melakukan perbaikan, membongkar bagian yang berongga, dan memastikan pasangan batu kuat agar tidak mudah rubuh,” pungkasnya.
Belum ada konfirmasi dari pihak kontraktor maupun rekanan terkait hal ini. Pihak mekora akan berupaya agar menghubungi pihak bersangkutan.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
