Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Sulawesi Barat Jatuh Dalam Kemiskinan Ekstrim, Tertinggi Nasional

Sulawesi Barat Jatuh Dalam Kemiskinan Ekstrim, Tertinggi Nasional

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
  • comment 3 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Kemiskinan ekstrim di Sulawesi Barat (Sulbar) makin memprihatinkan, padahal pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Barat dicatat tumbuh positif. Namun ternyata pertumnuhan itu juga dibarengi kenaikan harga kebutuhan pokok tapi pendapatan masyarakat menengah kebawah tidak meningkat, akibatnya daya beli masyarakat menurun.

Hal ini menjadikan Sulawesi Barat jatuh dalam kemiskinan ekstrem, bahkan hal itu tercatat sebagai yang tertinggi di Indonesia.

Menurut Dosen Universitas Muhammadiyah Mamuju, Jeffriansyah DSA, S.E., M.Adm. Pemb., kemiskinan ekstrem di Sulawesi Barat dipengaruhi oleh inflasi, terutama harga kebutuhan pokok.

“Kenaikan harga kebutuhan pokok di Sulbar memang terbilang rendah dibanding daerah lain, namun kenaikan ini tidak di imbangi dengan peningkatan pendapatan masyarakat,” ujar Jefriansyah.

Ia mencontohkan, inflasi pada harga beras yang meningkat, terutama saat perayaan Lebaran di awal tahun 2024. Harga kebutuhan pokok yang meningkat pada waktu-waktu tertentu membuat daya beli masyarakat kelas bawah menurun.

“Meskipun ekonomi tumbuh, inflasi yang tinggi terutama pada kebutuhan pokok seperti pangan, transportasi, dan perumahan, dapat menurunkan daya beli masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah,” jelasnya.

Selain inflasi, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sulawesi Barat juga menjadi faktor. TPT pada Februari 2024 tercatat menurun 0,65 persen secara tahunan, namun jika dibandingkan dengan Agustus 2023, TPT naik dari 2,27 persen menjadi 3,02 persen pada Februari 2024.

“Banyak masyarakat Sulawesi Barat bekerja, tetapi penghasilan mereka tidak mencukupi. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita di Sulbar masih di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP),” tambah Jefriansyah.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abdul Halim Wakil Ketua DPRD Sulbar komentari PI Blok Sebuku

    DPRD Sulbar Minta PI 33 Miliar Blok Sebuku Segera Dikelola untuk Perekonomian Daerah  

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 19
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Participating Interest (PI) hasil pengelolaan Blok Migas Sebuku sebesar Rp 33 miliar yang diterima Pemprov Sulbar melalui Perumda Sebuku Energi Malaqbi hingga kini belum terpakai. Hal ini jadi sorotan DPRD Sulawesi Barat (Sulbar). Pasalnya sejak diterima melalui Januari 2023 lalu, PI Rp 33 miliar hasil dari Blok Sebuku dikabarkan masih tersimpan di […]

  • Tikam ibu kandang

    Gegara Minyak Rambut Hilang, Pria Mabuk di Mamuju Tikam Ibu Kandung Pakai Badik

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 33
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Tim Resmob Polresta Mamuju menangkap seorang pria berinisial MC (21) yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan (tikam) terhadap ibu kandungnya sendiri menggunakan sebilah badik. Peristiwa itu terjadi di Dusun Tasiu, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, pada Selasa (28/10/2025) sore. Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Agustinus Pigay, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut berdasarkan penyelidikan […]

  • Gubernur Sulbar Dorong Pendekatan Adat untuk Meredakan Ketegangan di Tapalang

    Gubernur Sulbar Dorong Pendekatan Adat untuk Meredakan Ketegangan di Tapalang

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Beye
    • visibility 12
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id  – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) memfasilitasi pertemuan penting antara warga dari dua desa di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, yakni Kasambang dan Kuridi, yang sebelumnya sempat mengalami perselisihan. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Gubernur Sulbar dan dihadiri oleh tokoh masyarakat dari kedua desa. Usai pertemuan, Suhardi Duka menyampaikan kepada wartawan bahwa kedua […]

  • Paralimpik Pelajar Sulbar

    Pemprov Sulbar Gelar Kejuaraan Paralimpik Tingkat Pelajar se-Sulbar

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 13
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kejuaran paralimpik tingkat pelajar se-Sulawesi Barat (Sulbar) resmi dibuka dan dilaksanakan di Stadion Manakarra Mamuju, pada Selasa (30/4/2024). Kejuaran pelajar difabel yang baru pertama digelar di Sulawesi Barat itu, dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh, yang diikuti 36 peserta dari 12 sekolah dari enam Kabupaten. “Program yang bersifat […]

  • Panja DPRD Sulbar di Mamasa

    DPRD Sulbar Lakukan Kunjungan Kerja di Mamasa

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 13
    • 2Komentar

    MAMASA, mekora.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yang tergabung dalam Panitia Kerja (Panja) Evaluasi LKPJ Gubernur Sulbar melakukan kunjungan kerja ke SMA Negeri 1 Mamasa. Senin, (1/4/2024). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi, dan Anggota DPRD Sulbar yang tergabung dalam panitia kerja, diantaranya, H. Sudirman, Hatta Kainang, Ebsan, Bonggalangi, Ruslan dan […]

  • Tersangka pasar Mamasa

    Dua Orang Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Pasar Mamasa, Termasuk Kadis Perkim

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 45
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembebasan lahan untuk pembangunan Pasar Rakyat Kabupaten Mamasa, tahun anggaran 2024. Kedua tersangka tersebut yakni HG, yang mengaku sebagai penerima kuasa pemilik lahan, serta LT, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Mamasa sekaligus […]

expand_less