Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Sekprov Sulbar Minta Rancangan RPJD Sulbar 2025-2045 Fokus Turunkan Kemiskinan

Sekprov Sulbar Minta Rancangan RPJD Sulbar 2025-2045 Fokus Turunkan Kemiskinan

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar menggelar Forum Group Discussion (FGD) tematik Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, di Mamuju, Senin (04/03/2024).

Kegiatan yang bertujuan untuk merancang RPJPD penanggulangan kemiskinan di Sulbar mengusung tema, membangun sinergi multipihak untuk penanggulangan kemiskinan yang efektif dan berkelanjutan.

Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengatakan, merancang RPJPD bukanlah hal yang mudah, butuh waktu hingga 20 tahun lamanya.

“Alhamdulillah, kita bersyukur karena kita bisa ngumpul lagi dengan para pemikir masa depan di pemerintahan, karena merancang RPJPD itu tidak mudah, butuh waktu 20 tahun. Artinya kalau 20 tahun, maka tidak boleh kita hanya data seri saja. Tetapi kita juga memperhatikan kondisi lingkungan,” kata Muhammad Idris.

Dia mengungkapkan, hal-hal yang mempengaruhi Sulbar 20 tahun ke depan harus dipelajari dengan baik. Sehingga, rencana-rencana penting dan strategi yang harus dirumuskan untuk menangani kemiskinan bisa dikonstruksikan.

“Jadi, bukan hanya penanggulangan kemiskinan, tapi menangani kemiskinan. Kenapa penting ini karena seperti yang diketahui, data secara umum, secara nasional, kita memiliki jumlah orang miskin tertinggi. Itu masih 11,9 persen, hampir 12 persen (dari total penduduk Sulbar),” ungkapnya.

Selain itu, Mantan Deputi LAN RI itu juga mengatakan, Pemprov Sulbar memiliki impian untuk mengurangi kemiskinan, hingga persentasenya dibawah satu digit. Hal itu membutuhkan perhatian yang harus dirumuskan dalam FGD yang kini digelar.

“Semua daerah, bahkan negara, mengimpikan dibawah satu digit dari kemiskinan itu. Jadi kalau kita 11 sampai 12 persen, perjuangan kita itu 20 tahun ke depan seperti apa. Nah, inilah yang akan dirumuskan dalam FGD ini. Jadi, (FGD) ini lebih berbicara bagaimana merumuskan isu-isu kebijakan,” tutur Muhammad Idris.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agus Ambo Djiwa

    Anggota DPR RI Agus Ambo Djiwa Salurkan Bibit Pertanian Untuk 21 Ribu Hektar Lahan di Sulbar

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 182
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Sulawesi Barat (Sulbar), Agus Ambo Djiwa, membagikan bibit pertanian untuk 21.350 hektar lahan. Hal itu disampaikan saat menghadiri panen raya di Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sabtu, (31/5/2025). Ketua PDIP Sulawesi Barat itu menyebut, bantuan bibit pertanian itu paling besar untuk padi sebanyak 18.200 hektar. Sementara […]

  • Bahtiar Baharuddin dan Petani Ikan di Mamuju

    Obrolan Pj Gubernur Bahtiar dan Masyarakat Kalukku : Potensi Perikanan Yang Perluh di Suport

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Bahtiar Baharuddin, melaksanakan kunjungan ke tambak perikanan di Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Mamuju, pada Sabtu (13/9/2024). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Bahtiar untuk memantau dan mengembangkan sektor perikanan di Sulbar. Tambak seluas 5 hektar milik Hardu ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan, namun saat ini […]

  • Pria Kanada Menikah di Mamasa

    Pria Asal Kanada Nikahi Gadis di Mamasa, Awalnya Dikenal Melalui Aplikasi

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 154
    • 0Komentar

    MAMASA, mekora.id – Seorang pria warga negara Kanada, Rian Robert Mason, datang di Mamasa untuk menikahi pujaan hatinya bernama Genesis Geovani. Pernikahan pria Kanada itu berlangsung di Gereja Toraja Mamasa (GTM) Jemaat Ebenhaezer Sodangan, Desa Buntu Malangka, Kecamatan Buntu Malangka, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Pada Selasa, 11 Juni 2024 lalu. Menurut Genesis Geovani, awal […]

  • PA GMNI Sulteng dan Sulbar Dilantik

    PA GMNI Sulteng dan Sulbar Dilantik, Arief Hidayat : Teladani Pendiri Bangsa

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 164
    • 0Komentar

    PALU, Mekora.id – Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Barat (Sulbar) periode 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Hotel Best Western Plus Coco Palu, Sabtu (13/9/2025) malam, dipimpin langsung oleh Ketua Umum PA GMNI, Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S. Prof. Arief […]

  • Rapat Sekwan dan Pejabat Sekretariat DPRD Sulbar.

    Sekwan Gelar Rapat Evaluasi dengan Pejabat Sekretariat DPRD Sulbar

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat (Sulbar) kembali melaksanakan rapat internal di kantor sementara, Jl Abd Malik Pattana Endeng, Rangas, Simboro, Mamuju, Rabu (7/2/2024). Rapat internal dihadiri Sekertaris Dewan (Sekwan) Muhammad Hamzih, para Kabag, Kasubag, serta pejabat fungsional. Kepala Bagian Persidangan Musra Awaluddin mengatakan, rapat internal tersebut dalam rangka evalusi […]

  • Pembatasan HP di Sekolah

    Pemprov Sulbar Berlakukan Pembatasan Siswa Bawa HP ke Sekolah, Berlaku Mulai 12 Februari 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 307
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Mulai pertengahan Februari 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat resmi membatasi penggunaan handphone (HP) di sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar yang diterbitkan pada 12 Februari 2026, sebagai langkah strategis menekan distraksi digital sekaligus membentuk karakter siswa di era […]

expand_less