Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Mamuju » Satu Tahun Prabowo-Gibran, GMNI Mamuju Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja

Satu Tahun Prabowo-Gibran, GMNI Mamuju Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sementara itu, Ketua Cabang GMNI Mamuju, Dicky Wahyudi, menambahkan bahwa pihaknya juga menagih janji pemerintah mengenai penciptaan 19 juta lapangan kerja baru yang hingga kini belum dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

“Angka pengangguran masih tinggi, terutama di kalangan pemuda. Janji-janji besar itu perlu bukti konkret di lapangan,” kata Dicky.

Setelah berorasi, massa aksi diterima oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Munandar Wijaya, di ruang aspirasi DPRD. Dalam pertemuan itu, Munandar menyampaikan apresiasinya atas aksi damai yang dilakukan GMNI.

“Kami menerima seluruh aspirasi yang disampaikan, baik yang bersifat nasional maupun lokal. Insyaallah akan kami tindak lanjuti dalam bentuk surat resmi DPRD Provinsi sebagai bentuk penyaluran aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Adapun tuntutan yang disampaikan GMNI Mamuju terbagi ke dalam dua kategori, yakni isu nasional dan isu lokal.

Isu Nasional

  • Evaluasi Program MBG yang dinilai belum menyentuh kebutuhan rakyat secara nyata.
  • Cabut UU TNI No. 3 Tahun 2025 karena dinilai mengaburkan fungsi utama pertahanan negara dan melemahkan supremasi sipil.
  • Segera sahkan RUU Perampasan Aset sebagai komitmen pemberantasan korupsi.
  • Sahkan RUU Masyarakat Adat untuk menjamin perlindungan dan kemandirian masyarakat adat.
  • Realisasikan janji 19 juta lapangan kerja bagi rakyat Indonesia.

Isu Lokal

  • Mendesak Pemprov Sulbar menyediakan lahan sentral bagi pelaku UMKM.
  • Meninjau kembali rencana pembangunan jalan poros Bonehau–Kalumpang agar sesuai kebutuhan masyarakat dan memperhatikan aspek lingkungan.
  • Mendorong peningkatan infrastruktur pendidikan dan kesehatan demi pemerataan pembangunan.
  • Mengembalikan muatan lokal di sekolah untuk menumbuhkan karakter bangsa dan melestarikan budaya daerah.

Aksi yang berlangsung sekitar dua jam itu berakhir damai setelah penyampaian aspirasi. Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 16.30 WITA.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendukung Suhardi Duka Padati Bandara Tampa Padang

    Kedatangan SDK-JSM Disambut Ribuan Pendukung di Bandara Tampa Padang Mamuju

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 116
    • 2Komentar

    “Hari ini anggota kami hadir sekitar 200 orang, yang tergabung dalam berbagai wilayah di kabupaten Mamuju,” kata Rasdiana. Selain itu, sejumlah petinggi partai koalisi juga ikut hadir menyambut kedatangan Suhardi Duka dan Salim Mengga di Bandara Tampa Padang Mamuju. Rencananya, bakal pasangan Calon Gubernur dan wakil Gubernur Sulbar itu akan menyapa para pendukung di sejumlah […]

  • Mobil Impor India

    Polemik Impor 105 Ribu Mobil India untuk Kopdes Merah Putih, DPR hingga Ekonom Angkat Suara

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Menurutnya, bila kebutuhan dipenuhi industri dalam negeri, nilai tambah ekonomi, penyerapan tenaga kerja, hingga penguatan rantai pasok otomotif akan tetap berada di dalam negeri. “Apabila seluruh kebutuhan kendaraan pick-up dipenuhi melalui impor, maka nilai tambah ekonomi dan penyerapan tenaga kerja akan dinikmati oleh industri di luar negeri. Namun, apabila kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh industri […]

  • Demo BOK Puskesmas Karataun

    Dana BOK Puskesmas Karataun Didemo dan Dilaporkan ke Kejari Mamuju

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 153
    • 0Komentar

    “Bayangkan jika ini ditemukan maka kerugian besar akan berdampak pada masyarakat dengan pelayanan yang akan terganggu,” ujar Ismuliadi. Sementara itu Kepada Dinas Kesehatan Mamuju, Dr. Harit, mengaku dana BOK adalah bantuan dari Kementrian Kesehatan, untuk kegiatan pelatihan, pemberian makanan tambahan (PMT) untuk anak kurang Gizi dan ibu hamil. Menurut Harit kegiatan pelatihan sudah terealisasi 100 […]

  • Garap Ranperda Pembinaan Jasa Konstruksi, DPRD Sulbar Studi Banding ke Unhas Makassar

    Pansus DPRD Sulbar Studi Banding ke Unhas Makassar Untuk Ranperda Jasa Konstruksi

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MAKASSAR, Mekora.id – Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pembinaan Jasa Konstruksi DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan kunjungan konsultatif ke Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, pada Senin (18/3/2024). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, H. Taufiq Agus, dengan tujuan menggali masukan akademis guna menyempurnakan substansi Ranperda yang tengah disusun. “Awalnya Perda […]

  • Kalukku Dukung Ado Damris

    Arus Dukungan Untuk Ado-Damris di Pilkada Mamuju 2024 Berdatangan, Terbaru Komunitas Kalukku Bersatu

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 85
    • 1Komentar

    “Program seperti pendidikan gratis, kesejahteraan petani, nelayan, kesehatan, dan infrastruktur menjadi fokus utama kami,” tambahnya. Apresiasi untuk Dukungan Masyarakat Kalukku Ketua Tim Hukum Tim Kerja Mamuju, Dedy Bendor, turut memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Komunitas Kalukku Bersatu. “Dukungan ini sangat berarti untuk perjuangan mewujudkan Mamuju Baru. Semoga komunitas ini dapat memberikan kontribusi besar […]

  • Media Meet Up LPS Sulampua di Mamuju, Sulawesi Barat.

    Edukasi Warga Sulbar, LPS Sulampua : Simpanan Bank Dijamin Hingga 2 Miliar

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sementara itu, Kepala Deputi LPS Wilayah III Sulampua, Prayetno, memaparkan latar belakang berdirinya LPS. Ia menjelaskan bahwa LPS dibentuk pada 22 September 2004, sebagai respons atas krisis moneter yang memicu likuidasi 16 bank, sehingga menyebabkan kepanikan publik dan penarikan dana besar-besaran. “Saat itu masyarakat kehilangan kepercayaan. LPS hadir untuk menjamin dan meyakinkan publik bahwa meskipun […]

expand_less