Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Putus Pacar, Pria di Papalang Mamuju Ditemukan Gantung Diri

Putus Pacar, Pria di Papalang Mamuju Ditemukan Gantung Diri

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Seorang pria bernisial M atau K di Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar, ditemukan tewas gantung diri di Rumahnya. Peristiwa itu terjadi pada, Minggu, (6/10/2024).

Dari keterangan polisi, korban gantung diri di Papalang itu pertama kali ditemukan saudara laki-lakinya. Saat melihat peristiwa itu, saudara korban langsung berteriak lalu didengarkan oleh saudara perempuannya.

“Benar, telah ditemukan seorang pria tewas gantung diri di lantai satu rumahnya orang tuanya sendiri di Kecamatan Papalang,” kata Iptu Makmur, melalui keterangan tertulis, Senin, (7/10/2024).

Dari olah di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kapolres Kalukku, Iptu Makmur, menuturkan peristiwa itu bermula pada Pukul 15.00 WITA. Saat ini korban dipergoki saudaranya perempuannya yang hendak ke acara nikahan, sedang bertengkar dengan kekasihnya melalui telepon yang berada di Kota Makassar.

Tidak berselang lama, Adik perempuannya itu berangkat tempat acara yang kemudian disusul korban. Namun keberadaan korban tidak berlangsung lama di tempat pernikahan itu, setelah makan siang korban diketahui kembali ke rumah.

“Saudara perempuannya melihat korban sedang telponan dengan pacarnya yang ada di kota Makassar dalam keadaan marah (bertengkar). Di malam hari, setelah kembali dari acara pernikahan, korban masih didapati teleponan dengan pacar dengan nada marah,” ungkap Iptu Makmur.

Tidak lama kemudian, saudara laki-laki korban mendapati M sudah tergantung di lantai dengan seutas tali yang terlilit di leher dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Dari hasil Interogasi, korban diduga kuat melakukan gantung diri karena frustasi putus dengan pacarnya,” Jelas Iptu Makmur.

Jasad korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga, untuk di makamkan. menurut Iptu Makmur, keluarga korban menolak dilakukan pemeriksaan pada jenazah korban.

“Keluarga korban, kedua orang tua dan saudara kandung almarhum menolak untuk dilakukan pemeriksaan medis dan menerima kejadian tersebut bahwa itu sudah takdir dan ketetapan dari Allah SWT,” Ungkap Iptu Makmur.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Real Count DPD Dapil Sulbar

    Update Terbaru Perolehan DPD Dapil Sulbar, Andri Prayoga Unggul Telak Disusul Jupri

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 225
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Update terbaru real count KPU untuk Pemilu 2024 DPD dapil Sulawesi Barat (Sulbar) di H+2 pencoblosan. Untuk perolehan sementara real count DPD Dapil Sulbar per Jumat (16/02/2024) update pukul 17.44, jumlah masuk di laman KPU itu mencapai 2686 TPS atau 63 persen dari 4.219 TPS di Sulbar. Hingga update pada pukul 20.30 […]

  • APBN 2026

    Pemerintah Tetapkan Rancangan APBN 2026 Sebesar Rp 3.786,5 triliun

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 200
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Pemerintah menyusun arsitektur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk mendukung agenda pembangunan nasional di tengah ketidakpastian global. Hal ini disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Pidato Pengantar RAPBN 2026 dan Nota Keuangannya pada Rapat Paripurna DPR, Jumat (15/8/2025). Presiden menyebut, Belanja Negara dialokasikan Rp3.786,5 triliun, sementara Pendapatan Negara ditargetkan Rp3.147,7 […]

  • Aksi Komunitas Ojol Mamuju

    Doa Bersama, PMII dan Komunitas Ojol Mamuju Desak Kematian Affan Diusut Tuntas

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 197
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Komunutas Ojek Online (Ojol) bersama Mahasiswa PMII Mamuju, menggelar aksi damai, untuk mengenang almarhum Affan Kurniawan yang tewas terlindas mobil Baracudda Brimob, sehari sebelumnya. Aksi itu dilaksanakan di depan Kantor DPRD Kabupaten Mamuju di Jalan AP Pettarani, pada Jumat, (29/8/2025) malam. Puluhan lilin yang menyala yang didahului doa, mereka menyampaikan duka sekaligus […]

  • Pelayanan RSUD Mamasa terhenti, Kantor Bupati disegel Mahasiswa

    Pelayanan RSUD Mamasa Terhenti, Mahasiswa Turun Jalan dan Segel Kantor Bupati

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 219
    • 2Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Puluhan mahasiswa dari berbagai organisasi melakukan unjuk rasa dan menyegel Kantor Bupati Mamasa, Sulawesi Barat, pada Kamis (19/9/2024). Aksi tersebut merupakan respons terhadap terhentinya pelayanan di RSUD Kondosapata Kabupaten Mamasa akibat tunggakan klaim BPJS dan belum dibayarkannya insentif tenaga kesehatan oleh Pemerintah Daerah. Hal itu berdampak fatal dan berakibat pelayanan poli di […]

  • Sekjen Golkar Sarmuji

    Buka Musda ke-IV Golkar Sulbar, Sekjen Sarmuji Titip PR: Kembalikan Kursi DPR RI

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV Partai Golkar Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, di Hotel Maleo, Mamuju, Minggu (23/11/2025). Ketua Harian DPD Partai Golkar Sulbar, Irwan Pababari, pada kesempatan itu memaparkan sejumlah capaian Golkar pada Pemilu 2024. Ia menyampaikan bahwa Golkar berhasil meraih tiga […]

  • Penghinaan Gelar Uwe Mamuju

    Kasus Dugaan Penghinaan Gelar Uwe di Mamuju Berlanjut, Polda Sulbar Periksa Terlapor

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 167
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kasus dugaan penghinaan gelar bangsawan “Uwe’” di Mamuju berlanjut. Terbaru Polda Sulawesi Barat (Sulbar) telah memeriksa empat (4) orang dalam kasus tersebut. Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Slamet Wahyudi, mengatakan masing-masing yang diperiksa itu yakni Pelapor, Akriadi serta dua orang saksi dari tokoh masyarakat yakni Almalik Pababari dan Andi Sandi Achmad […]

expand_less