Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Puluhan Tahun Gelap, Dua Desa Pinggiran Mamasa Pamoseang dan Indo Banua Segera Dialiri Listrik

Puluhan Tahun Gelap, Dua Desa Pinggiran Mamasa Pamoseang dan Indo Banua Segera Dialiri Listrik

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Desa Pamoseang dan Desa Indobanua diambang merdeka cahaya listrik. Hanya jalan ke desa itu masih licin berlumpur. Sampai kapan?

MAMASA, Mekora.id – Lompat pendek sambil mengayun kaki dengan sepakan keras ke lapangan lawan adalah smash paling mematikan oleh pemuda M. Sabir.

Dulu di SMP Negeri Mambi, tempat M. Sabir sekolah pada 1990-an, salah seorang pemain takraw yang disegani adalah remaja asal Salubulung ini.

Salubulung adalah nama sebuah kampung tua di Kelurahan Mambi, seiring waktu setelah masa otonomi daerah, pemekaran kecamatan, desa dan kelurahan pun terjadi.

Salubulung kemudian naik status menjadi Kelurahan Talippuki, pemekaran dari Kelurahan Mambi, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Wilayah Kelurahan Talippuki kian mengecil setelah kampung Pamoseang dan kampung Indo Banua berdiri sendiri jadi desa.

Sabir tak memiliki kemauan terlampau besar dengan pergi merantau ke kota melanjutkan pendidikan misalnya.

Setelah tamat SMP Negeri Mambi, ia melanjutkan pendidikan di SMA Negeri Mambi juga. Ia tak tertarik sekolah tinggi-tinggi.

Di masa remaja hingga dewasa, lelaki 51 tahun itu lebih suka menggelandang di pegunungan. Sembari membina olahraga pemuda pemudi di kampungnya, Pamoseang.

Data BPS Mamasa, Dua Desa Tanpa Listrik

Gelandangan pemuda M. Sabir menyimpan bakat kepemimpinan. Kini ia telah memimpin Desa Pamoseang di periode 6 tahun yang kedua.

Tentu masih akan lama menjadi Kepala Desa Pamoseang menyusul pemberlakuan perpanjangan masa jabatan kepala desa dari 6 tahun menjadi 8 tahun, implementasi revisi UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.

Jangkauan kades Sabir tak untuk menerangi rumah-rumah di desanya tak sebanding mengelola potensi pemuda desa jadi pemain handal bola voli dan takraw misalnya.

Kades Sabir sejatinya tak bisa berbuat apa-apa  melihat desanya tanpa listrik dari PLN.

Terdata bahwa terdapat 70 rumah di Desa Pamoseang berpenerang non-PLN, sesuai data BPS Kabupaten Mamasa 2023. Selebihnya masih gulita di malam hari.

Desa Indo Banua, yang berjarak 2 kilometer dari Pamoseang, menikmati energi lampu non-PLN. Terdapat 115 rumah terang seadanya di malam hari.

Melihat data statistik 2022 yang dipublikasikan secara resmi oleh BPS Mamasa pada 2023, Desa Pamoseang dan Desa Indo Banua adalah dua dari 13 desa/kelurahan di Kecamatan Mambi tanpa listrik.

Mencermati data ini, Pemkab Mamasa gagal memfasilitasi layanan publik mendasar bagi masyarakat di desa itu.

Beruntung ada seorang pemuda bernama Shaleh Pamoseang. Pemuda ini berasal dari desa itu. Sejak menikah dan telah punya momongan dua putra-putri yang masih kecil, ia menetap di Kecamatan Ulumanda’, Kabupaten Majene.

Pemuda kelahiran 30 tahun itu mengaku tak sulit menjangkau Pamoseang dan Indo Banua. Desa ini berjarak 10 kilometer dengan Desa Popenga, Kecamatan Ulumanda’, Kabupaten Majene.

Sosialisasi listrik di Desa Pamoseang dan Desa Indobanua, Mamasa

Sosialisasi listrik di Desa Pamoseang dan Desa Indobanua, Mamasa

Shaleh punya kebun kopi dan sawah gunung yang ditanami Bara’bak (padi gogo). Nyaris saban sekali sebulan– kadang pula setiap dua pekan sekali –ia ngegas motor ke Pamoseang. Anatomi dan geliat kehidupan masyarakat Pamoseang cukup detail baginya.

M. Sabir juga bilang. Masyarakat desa lebih banyak menggantungkan hasil makanan pokok beras dari sawah gunung, Bara’bak.

Saat ini tanaman padi di gunung-gunung Pamoseang dan Indo Banua tengah menghijau dengan umur tanam mulai matang. “Padi Bara’bak belum panen dinda,” kata Kades M. Sabir, Selasa kemarin.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan Wagub Sulbar ke Pasangkayu

    Nama Wagub Sulbar Diabadikan di Lapangan Bola Usai Bantu Warga Bebas dari Kasus Jeratan Perusahaan Sawit

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 73
    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Mekora.id – Nama Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S Mengga, diabadikan menjadi nama sebuah lapangan sepakbola di Desa Jengan Raya Pasangkayu. Menurut warga hal itu sebagai penghargaan atas perannya dalam penyelesaian kasus sengketa tanah antara warga dan sebuah perusahaan sawit. Persoalan hukum yang menimpa masyarakat tersebut kini telah resmi dihentikan penyelidikannya oleh […]

  • Balap liar di Arteri Mamuju

    Polisi Amankan Pelaku Balap Liar di Jalan Arteri Mamuju

    • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 55
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Balap liar di Jalan Arteri, kota Mamuju, dibubarkan polisi. sebanyak 4 motor diamankan Polresta Mamuju, Kamis (02/3/2023) sore. Kasat Samapta Polresta Mamuju, Iptu Sirajuddin mengungkap, balap liar di Jl. Arteri tersebut kerap kali meresahkan masyarakat yang dilakukan mayoritas anak dibawah umur. “Dari beberapa unit kendaraan yang terjaring tidak langsung dikembalikan kepada pemiliknya […]

  • Rapat pembahasan RTRW Sulbar

    Pembahasan Revisi RTRW di DPRD Sulbar Berlangsung Alot

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 75
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), kembali menggelar rapat lanjutan terkait pembangunan beberapa Terminal khusus yang akan dibangun oleh PT. Tambang Batu Andesit. Selasa, (12/6/2024). Rapat ini cukup menguras energi para dewan dan peserta rapat, dikarenakan titik koordinat tersus di Desa Lebani, Kecamatan Tapalang Barat, […]

  • Debat Kandidat Sulbar

    Debat Kandidat Pilkada Sulbar 2024 Mulai 30 Oktober, Berikut Jadwalnya

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 71
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Debat kandidat untuk Pilkada Sulawesi Barat (Sulbar) 2024, mulai dijadwalkan. KPU Sulbar mengagendakan debat para Pasangan Calon (Paslon) dimulai pada 30 Oktober 2024, debat ini akan berlangsung selama tiga sesi. Komisioner KPU Sulbar, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, SDM dan Parmas, Budiman Imran, menjelaskan tiga debat sesi masing-masing akan ditempatkan di tiga Kabupaten. Untuk […]

  • APBD Perubahan Sulbar 2025

    DPRD Sulbar Setujui Ranperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 59
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Pemerintah Provinsi Sulbar menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2025. Kesepakatan itu diambil dalam rapat paripurna yang digelar di ruang rapat utama DPRD Sulbar, Selasa (12/8/2025). Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sulbar, […]

  • Peninjauan Tambang Pasir di Kalukku

    DPRD Sulbar Janji Evaluasi Izin Tambang Pasir di Sungai Kalukku

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 108
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – DPRD Sulbar mulai menyoroti perusahaan tambang pasir PT. Jaya Pasir Andalan yang akan beroperasi di hilir Sungai Kalukku, Kabupaten Mamuju. Izin yang telah terbit akan ditinjau ulang. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Sementara DPRD Sulbar, Munandar Wijaya, setelah melakukan peninjauan di Desa Beru-Beru dan Desa Kalukku Barat, lokasi yang rencananya akan […]

expand_less