Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Protes Tambang Pasir, 21 Warga Sulbar Dipanggil Polda

Protes Tambang Pasir, 21 Warga Sulbar Dipanggil Polda

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Sebanyak 21 warga dari Kabupaten Mamuju Tengah dan Kabupaten Mamuju diperiksa dan menjalani Berita Acara Pemanggilan (BAP) di Ruang pemeriksaan Subdit III JATANRAS, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar). Pada Senin, (17/3/2025).

Berdasarkan surat dari Dirkrimum Polda Sulbar, mereka dipanggil dengan nomor surat penyidikan Spri.Lidik/12/III/RES.1.10/2025/Ditreskrimum dari Laporan Informasi Nomor : LI/9/III/2025/Ditreskrimum.

Juru Bicara warga, Anshar, mengatakan pemanggilan itu dialami sebanyak 18 orang warga Karossa, Kabupaten Mamuju Mamuju Tengah, serta tiga orang warga Kalukku, Kabupaten Mamuju. Ia menyebut pemanggilan itu buntut pengusiran kapal Tambang pasir dan aksi penolakan tambang pasir yang getol dilakukan beberapa saat ini.

“Dalam berita acara pemanggilan (BAP) tersebut, para warga terlapor dengan pasal pengrusakan dan pengancaman,” kata Anshar.

Pemanggilan ini pun dikecam, Anshar menegaskan, terlapornya 21 warga yang menolak tambang pasir adalah bentuk kriminalisasi terhadap warga dalam mempertahankan ruang hidupnya.

“Terkait pemanggilan masyarakat Karossa dan Kalukku oleh Polda Sulbar, adalah upaya kriminalisasi yang bagi warga yang ingin mempertahankan ruang hidupnya dari bahaya tambang pasir,” ungkap Anshar.

Sebab kata Anshar, insiden pengusiran kapal penyedot milik perusahaan pada tanggal 27 Februari 2025 lalu, dan penyitaan alat berat di untuk tambang pasir PT. Pasir Jaya Andalan di Kalukku merupakan itikad baik warga untuk semua pihak menghargai keputusan antara DPRD, Masyarakat dan Perusahaan.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka Ijazah Palsu Pilkada Mateng

    Dugaan Ijazah Palsu Mateng : Tersangka HS Tak Bisa Tunjukan Ijazah Asli, Cuma Fotocopy Legalisir

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 18
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kasus dugaan penggunaan ijazah palsu oleh Calon Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Haris Halim Sinreng, semakin terang benderang setelah berkas perkara dinyatakan P21 dan di limpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, pada Selasa, (17/12/2024). Kepala Kejari Mamuju, Raharjo Yusuf Wibisono, mengungkapkan bahwa hingga saat ini Haris Halim Sinreng tidak dapat menunjukkan ijazah asli […]

  • Foto bersama Wali Kota Bontang dengan peserta dan Narasumber

    Wali Kota Bontang Resmi Buka Penyuluhan Peluang Kerja, Dorong Generasi Muda Lebih Siap Bersaing

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Mekora.id – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menggelar penyuluhan dan bimbingan jabatan bagi pencari kerja. Dalam sambutannya Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kota bontang, agar mereka dapat menjadi bagian aktif dalam pembangunan daerah karena itu masyarakat didorong untuk […]

  • Kendaraan Dinas Isi BBM Subsidi di Mamuju

    Mobil Plat Merah di Mamuju Jadi Sorotan GAMKI Lantaran Diduga Isi BBM Subsidi

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 21
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Salah satu SPBU di Kota Mamuju, Sulawesi Barat, disoroti Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI). Hal itu setelah sebuah mobil ber plat merah kedapatan mengisi bahan bakar (BBM) subsidi jenis Solar. Sekretaris GAMKI Cabang Mamuju, Ivandri D Sikobon, mengatakan pengisian mobil ber plat merah itu hal yang tidak bisa ditoleransi. Pasalnya pengisian BBM […]

  • Diterkam Buaya di Karossa

    Pawang Buaya Dilibatkan Untuk Cari Korban di Karossa

    • calendar_month Kamis, 4 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 20
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pencarian Jamaiang (45) korban yang diterkam buaya saat memasang pukat di Sungai Desa Kadaila, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, terus berlanjut, Kamis (04/01/2023). hingga hari kedua, Basarnas Mamuju menerjunkan 1 unit Rubber Boat, Tim Rescue melakukan penyisiran yang difokuskan di sekitar area insiden korban dan daerah yang dicurigai terdapat korban. Selalin itu, […]

  • Sampah di Pasar baru Mamuju

    4 Hari pasca Lebaran, Tumpukan Sampah di Pasar Baru Mamuju Timbulkan Bau Tak Sedap dan Ganggu Aktivitas Warga

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 16
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Empat hari pasca lebaran Idul Fitri 2024, tumpukan sampah di Pasar Baru Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), mulai membuat aktivitas warga sekitar tidak nyaman. Bagaimana tidak, tumpukan sampah dengan jumlah lumayan fantastik itu menimbulkan bau tidak sedap. Warga mengaku, bau tidak sedap itu tercium hingga puluhan meter. “Bauh sekali dan sangat mengganggu,” kata […]

  • Sekprov Sulbar, Junda Maulana

    Sekprov Sulbar Tekankan Target MCSP 78 Persen, Dorong Tata Pemerintahan Lebih Akuntabel

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 15
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, menegaskan bahwa Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) Tahun 2025 harus mampu mendorong peningkatan sistem pemerintahan yang akuntabel dan mencapai target capaian MCSP sebesar 78 persen. Hal itu disampaikan dalam Rapat Monev MCSP yang digelar di Room Theater […]

expand_less