MAMUJU, Mekora.id – Polresta Mamuju, Sulawesi Barat, mengamankan tiga orang yang diduga terkait kasus kebakaran lahan di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Mamuju.
Ketiga orang tersebut masing-masing berinisial BT, AB, dan J. Polisi telah mengamankan dan meminta keterangan ketiganya untuk mendalami penyebab kebakaran, termasuk kemungkinan adanya unsur kesengajaan maupun kelalaian.
Kasat Reskrim Polresta Mamuju, Kompol Agustinus Pigay, mengatakan tiga lokasi kebakaran tersebut berada di Jalan Martadinata, Kecamatan Simboro; Jalan Diponegoro, tepatnya di belakang Hotel Walet; serta Lingkungan Sese.
“Berkaitan dengan kebakaran lahan ini, kami telah mengamankan terduga pelaku. Ada tiga orang, masing-masing berinisial BT, AB, dan J,” kata Agustinus.
Salah satu peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Martadinata, Simboro, pada 6 September 2026 sekitar pukul 20.00 WITA.
Menurut Agustinus, polisi masih mendalami apakah kebakaran tersebut terjadi akibat pembakaran yang disengaja atau karena kelalaian.
“Dari ketiga TKP ini kami sudah mengamankan terduga pelaku dan sudah kami mintai keterangan. Prosesnya terus kami dalami, apakah memang pembakaran disengaja atau ada unsur kelalaiannya,” ujarnya.
Polisi menerapkan ketentuan pidana dalam KUHP terhadap perkara tersebut. Agustinus menyebut pasal yang diterapkan memiliki ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara sehingga memungkinkan dilakukan penahanan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, baik di lahan milik sendiri maupun bukan.
“Kami menyampaikan kepada masyarakat, apabila membuka lahan, baik di kebun sendiri ataupun bukan, dilarang keras melakukan pembakaran,” tegasnya.
Polresta Mamuju, kata dia, akan menindaklanjuti setiap laporan maupun temuan titik api di wilayah hukumnya.
“Setiap ada titik api, kami Reskrim Polresta Mamuju berkomitmen melakukan pengusutan,” katanya.
Karhutla Capai Lebih dari 40 Titik
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju, Muh. Taslim Sukirno, mengatakan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah tersebut telah terjadi di lebih dari 40 titik.
Total luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 80 hektare.
Data tersebut menunjukkan kebakaran lahan masih menjadi perhatian di Kabupaten Mamuju, terutama di tengah kondisi yang rawan terhadap penyebaran api.