Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Petani Sawit Lapor Raksasa Astra Grup ke Kejati Sulbar, Diduga Rampas Lahan dan Mengemplan Pajak

Petani Sawit Lapor Raksasa Astra Grup ke Kejati Sulbar, Diduga Rampas Lahan dan Mengemplan Pajak

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Perusahaan sawit raksasa dari  Astra Agro Lestari Tbk (AAL) Grup yang beroperasi Donggala, Sulawesi Tengah, dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) atas berbagai dugaan penyerobotan hutan lindung yang telah menyeberang ke Wilayah Pasangkayu, Sulawesi Barat. Kamis, (5/6/2025) siang.

Laporan itu dilayangkan oleh Asosiasi Petani Sawit Pasangkayu (APSP) melalui kuasa hukumnya, Hasri dari kantor Hj Bintang & Partners. Mereka melaporkan Astra Grup dugaan dugaan tindak pidana korupsi, penguasaan lahan tanpa HGU, perambahan kawasan hutan lindung, penghindaran pajak, hingga wanprestasi terhadap kewajiban plasma dan tanggung jawab sosial (CSR).

“Perusahaan ini diduga telah bertahun-tahun mengeruk keuntungan dari tanah milik rakyat dan negara tanpa dasar hukum yang sah. Negara dirugikan, hak masyarakat dilanggar, dan lingkungan rusak. Ini bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan korupsi yang sistemik,” ujar Hasri, S.H., M.H., kuasa hukum APSP dalam konferensi pers, Kamis (5/6/2025) di Mamuju.

Empat Anak Usaha AAL Dilaporkan
Laporan setebal lebih dari 40 halaman tersebut memuat bukti awal, peta, dokumentasi lapangan, dan kesaksian warga terdampak. Keempat anak usaha Astra Agro Lestari yang dilaporkan yakni, PT Letawa, PT Mamuang, PT Pasangkayu, PT Lestari Tani Teladan (LTT)

Dugaan Pelanggaran Serius: Tanpa HGU, Merambah Kawasan Hutan

Dalam laporan itu, anak perusahaan Astra grup, PT Letawa diduga menguasai 621 hektar lahan di luar izin HGU sejak 1997, termasuk 42 hektar kawasan hutan lindung di Afdeling Mike, Pasangkayu.

Sementara, PT Mamuang dituding membuka dan menguasai sekitar 917 hektar tanah milik masyarakat adat dan transmigran tanpa pembebasan hak dan tanpa kompensasi.

PT Pasangkayu dilaporkan membuka lahan sawit di 580 hektar kawasan hutan lindung, yang masuk dalam peta moratorium pemerintah sejak 2011.

Tanpa Plasma, Tanpa CSR: Masyarakat Ditinggalkan

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Achmad Nur, Membangun Asa Dari Balik Garis Hitam

    Achmad Nur, Membangun Asa Dari Balik Garis Hitam

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 31
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Penjara atau Bui dalam sistem hukum Indonesia diberi nama lembaga pemasyarakatan (disingkat LP atau Lapas). Sedangkan orang yang sedang menjalani Pidana penjara disebut warga binaan. Sejumlah cuplikan atau jalan cerita dalam film menggambarkan Penjara sebagai tempat yang menakutkan. Hal itu menguatkan stigma negatif dari lingkungan sosial dan menciptakan sisi lain dari para […]

  • Kapus Ranga-Ranga Mamuju

    Dieksekusi, Jaksa Jebloskan Kapus Ranga-Ranga ke Rutan Mamuju

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 24
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Terpidana kasus pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), Kepala Puskesmas (Kapus) Ranga-Ranga, Hamzah, kini akhirnya dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, pada Rabu, (20/11/2024). Kasi Intel Kejari Mamuju, Antonius, kepada wartawan eksekusi Kapus Ranga-Ranga dengan terpidana Hamzah itu dilaksanakan pada Pukul 10.00 WITA. Hamzah kini telah dijebloskan ke Rumah Tahanan Mamuju untuk […]

  • SDK Minta Bank Sulselbar Perkuat Kredit UMKM dan Sektor Pertanian

    SDK Minta Bank Sulselbar Perkuat Kredit UMKM dan Sektor Pertanian

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 39
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka (SDK), meminta Banks Sulselbar perkuat penyaluran kredit untuk UMKM dan Sektor Pertanian. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri peresmian gedung kantor baru PT Bank Sulselbar Cabang Utama Mamuju di Jalan Ahmad Yani, Mamuju, Kamis (15/1/2026). Suhardi Duka menegaskan bahwa Bank Sulselbar memiliki posisi penting dalam pembangunan […]

  • Bappeda Berubah Nama Baperinda Sulbar dan Empat OPD Lain Disesuaikan

    Bappeda Berubah Nama Baperinda Sulbar dan Empat OPD Lain Disesuaikan

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 46
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Barat resmi berubah nama jadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperinda) setelah disatukan dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Sulawesi Barat. Perubahan itu dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Idris dalam rapat paripurna di DPRD Sulawesi Barat, Jl. […]

  • Ketua Cabang IMM Majene, Irwan Japaruddin

    IMM Majene Desak Evaluasi Pendidikan SPN Polda Sulbar Akibat Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 25
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Majene, Irwan Japaruddin, mengungkapkan keprihatinannya atas dugaan pengeroyokan mahasiswa oleh sejumlah oknum polisi di Mamuju. Insiden ini, menurutnya, mencerminkan adanya permasalahan serius dalam sistem pendidikan dan rekrutmen di Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Sulawesi Barat (Sulbar). Irwan menyoroti fungsi utama SPN, yakni membentuk […]

  • Wali Kota Bontang Resmi Luncurkan Pendataan Keluarga 2025

    Wali Kota Bontang Resmi Luncurkan Pendataan Keluarga 2025

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle zul
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni secara resmi meluncurkan kegiatan Pendataan Keluarga Tahun 2025 (PK-25) di Kota Bontang, Selasa (22/7/2025). Peluncuran berlangsung di Saung Ulin, Lembah Hijau Lestari, Bontang Lestari, dan ditandai dengan penyematan tanda pengenal kepada kader pendata keluarga. Acara ini turut dihadiri Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam, perwakilan Kepala Perwakilan […]

expand_less