Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Penolakan Tambang Pasir Kian Masif, Warga Kalukku Segel Alat Berat Perusahaan

Penolakan Tambang Pasir Kian Masif, Warga Kalukku Segel Alat Berat Perusahaan

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Warga Desa Kalukku Barat dan Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, melakukan aksi penyegelan alat berat (excavator) milik perusahaan tambang pasir PT. Jaya Pasir Andalan pada Selasa, (25/02/2025).

Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap perusahaan tambang pasir yang diduga memaksa alat berat masuk dan melanggar kesepakatan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Sulawesi Barat pada Oktober 2024 lalu.

Koordinator lapangan aksi, Zulkarnaim, mengaku kecewa terhadap pihak PT. Jaya Pasir Andalan yang dianggap tidak mengindahkan surat rekomendasi DPRD Sulbar dan memaksa melakukan penambangan di kampung mereka padahal telah ditolak warga.

“Hal ini menjadi bukti bahwa pihak perusahaan seolah kebal hukum dan mengabaikan keputusan yang telah disepakati bersama,” ujar Zulkarnaim kepada Mekora.id, Selasa (25/02/2025) malam.

Selain menyoroti sikap perusahaan, Zulkarnaim juga menuding Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat turut melanggar rekomendasi RDP karena membiarkan aktivitas tambang tetap berlangsung.

Menurut warga, alat berat tersebut masuk ke wilayah Desa Kalukku Barat dan Desa Beru-Beru tanpa adanya pemberitahuan kepada pemerintah desa maupun masyarakat setempat. Hal ini memicu kemarahan warga yang kemudian mengepung dan menyegel alat berat tersebut.

“Tanggal 24 kemarin, alat berat dari pihak perusahaan kembali masuk dengan pengawalan dari Polresta. Namun, pemerintah desa tidak diberi tahu sama sekali,” ungkap Zulkarnaim.

Sebagai bentuk protes, warga memberikan ultimatum kepada pihak PT. Jaya Pasir Andalan untuk segera menarik semua alat berat dari desa mereka.

“Kami beri waktu satu minggu untuk mengangkut semua alat berat dari desa kami,” tegasnya.

Sebelumnya warga telah memprotes rencana PT. Jaya Pasir Andalan yang berencana melakukan tambang pasir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kalukku. Baca selengkapnya https://mekora.id/dprd-sulbar-akhirnya-keluarkan-rekomendasi-peninjauan-ulang-izin-tambang-pasir-di-kalukku/2/

Protes warga itupun telah mendapat respon dari DPRD Sulawesi Barat, dengan mengeluarkan tujuh poin rekomendasi.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih bertahan di lokasi penyegelan dan terus menyuarakan penolakan terhadap tambang pasir yang mereka anggap merugikan lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat. Sementara itu, belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan maupun pemerintah terkait tuntutan warga.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sandeq 2025

    Peserta Sandeq Silumba 2025 Bersiap di Garis Star, Siap Tempu Lima Etape

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 181
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Puluhan lopi (perahu) tradisional Sandeq telah menambatkan diri di Pantai Bahari, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Selasa malam (19/8/2025). Sebanyak 55 perahu akan ambil bagian dalam ajang Sandeq Silumba 2025. Ketua Dewan Pengarah Sandeq Silumba 2025, Syamsul Samad, memastikan seluruh peserta siap mengikuti rangkaian lomba. “Alhamdulillah, semua peserta sudah menambatkan Sandeq-nya […]

  • Wali Kota Bontang Pimpin Rapat Koordinasi Pembangunan Jargas 10.553 SR

    Wali Kota Bontang Pimpin Rapat Koordinasi Pembangunan Jargas 10.553 SR

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memimpin langsung rapat koordinasi pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga, Jumat (12/9/2025) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Kegiatan ini dihadiri perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tim Badan Migas Energi (BME), Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan Bahauddin, Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlynawati, Kepala […]

  • Prabowo Luncurkan 80.000 Koperasi Merah Putih, Pemkot Bontang Siap Kawal di Daerah

    Prabowo Luncurkan 80.000 Koperasi Merah Putih, Pemkot Bontang Siap Kawal di Daerah

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle zul
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Mekora.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan program nasional 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025). Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat perekonomian kerakyatan berbasis gotong royong. Pemerintah Kota Bontang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut melalui siaran virtual dari Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Wakil Wali […]

  • Sutinah Suhardi dan Yuki Permana

    Cabup dan Cawabup Mamuju Sutinah-Yuki Selesai Jalani Tes Kesehatan di RSUP Wahidin Makassar

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi dan Yuki Permana (Tina-Yuki), telah mengikuti rangkaian tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, pada Jumat (30/8) sore. Pemeriksaan kesehatan ini merupakan salah satu syarat dan tahapan dalam Pilkada yang dilaksanakan oleh KPU Mamuju. Pasangan Sutinah Suhardi dan Yuki […]

  • Absen ASN Sulbar

    Absen ASN Sulbar Bolong 3 Kali, Siap-siap Dapat Kartu Kuning

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Absen ASN Sulbar, UPT, hingga Kepala Sekolah akan dievaluasi dari 01 Agustus hingga 09 September 2023. Jika didapati tidak hadir sebanyak tiga dalam rapat, kali maka siap-siap kepala OPD akan mendapatkan teguran tertulis. Kata Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat, Zudan Arif Fakrulloh, hal itu untuk meningkatkan kedisiplinan ASN. Olehnya itu dia meminta […]

  • GTT Sulbar

    GTT Sulbar Datangi Kantor DPRD, Tuntut Kejelasan Nasip

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 105
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Aliansi Guru Tidak Tetap (GTT) mendatangi kantor DPRD Sulbar dengan membawah sejumlah aspirasi. Rabu (06/03/2024). Aliansi GTT Sulbar, Lalu Tuhiryadi menyampaikan, keresahan mereka termasuk minimnya jumlah kuota PPPK guru yang akan diterima tahun 2024. “Jika kuota PPPK Khusus Guru hanya 30-an, sedangkan jumlah yang terdata 2023 sekitar 400-an. Selebihnya akan kemana?,” kata […]

expand_less