Penerbangan Batik Air Rute Mamuju-Makassar Tutup per Juni 2025
- account_circle mekora.id
- calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Batik Air Mamuju terebang perdana di Bandara Tampang Padang Mamuju. (Aset : Firdaus)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Setelah lebih dari satu tahun beroperasi, maskapai Batik Air rute Mamuju–Makassar resmi berhenti per Juni 2025. Hal tersebut dikarenakan kurangnya frekuensi penumpang menuju ibu kota Sulawesi Barat (Sulbar) ini.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Sulbar, Maddareski Salatin, mengatakan jika pemerintah provinsi melalui Gubernur Suhardi Duka telah menjadwalkan pertemuan dengan pihak Lion group.
Hal itu untuk membahas penerbangan Batik Air rute Mamuju-Makassar yang vital bagi Sulawesi Barat, agar dilayani melalui maskapai Wings Air. Menurut Maddareski, Pemprov Sulbar siap memberi subsidi jika kursi penumpang nantinya kurang dari 70 persen.
“Karena ini soal penumpang, sangat kurang sehingga kita akan upayakan melalui pemberian subsidi,” kata Maddareski melalui keterangan tertulis, Senin, (2/6/2025).
Ia mengatakan, pertemuan Gubernur Sulbar dan pihak Lion Air dijadwalkan dalam waktu dekat. Selain itu, Pemprov Sulbar juga berencana membangun komunikasi dengan Pemprov Sulawesi Selatan untuk membangun kemitraan.
“Agenda pertemuan antara Gubernur Suhardi Duka dan pihak Lion Air sudah terjadwal,” kata Maddareski, Senin, (2/6/2025).
Kata Maddareski, dengan ditutupnya rute Mamuju-Makassar. Saat ini di Bandara Tampa Padang masih menyediakan penerbangan dari maskapai Wings Air rute Mamuju-Balikpapan dengan frekuensi penerbangan empat kali seminggu.
“Saat ini penerbangan di Bandara Tampa Padang masih ada Wings Air rute Mamuju-Balikpapan dengan frekuensi empat kali seminggu,” ungkapnya.
Pemprov Sulbar berharap, dengan pemberian subsidi itu. Frekuensi penerbangan Batik Air Mamuju-Makassar dapat normal kembali dengan frekuensi setiap hari seperti sebelumnya.
“Rute Makassar-Mamuju oleh Batik Air telah mendapat izin operasi setiap hari. Hanya saja, setiap melihat frekuensi penumpang sehingga penerbangan setiap hari tidak dapat dijalankan dari pihak maskapai,” tutupnya.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
