Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Pemprov Sulbar Siapkan Anggaran Rp60 Miliar untuk Tekan Pengangguran

Pemprov Sulbar Siapkan Anggaran Rp60 Miliar untuk Tekan Pengangguran

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyiapkan anggaran lebih dari Rp60 miliar untuk program padat karya sebagai langkah konkret menekan angka pengangguran dan menjaga daya beli masyarakat. Program tersebut menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah menuju penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.

Kebijakan itu disampaikan Oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 yang digelar di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Senin (9/2/2026).

Gubernur Suhardi Duka mengatakan, arah pembangunan Sulbar sejak 2025 menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi daerah, menurutnya, telah melampaui rata-rata nasional dan berdampak pada penurunan angka kemiskinan.

“Pertumbuhan ekonomi kita sudah di atas nasional, ini kebanggaan. Pertumbuhan itu juga menghasilkan penurunan angka kemiskinan,” ujar Suhardi Duka.

Meski demikian, ia mengakui masih ada tantangan serius pada peningkatan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Pemerintah akan mengkaji faktor-faktor penyebabnya, termasuk pengaruh kondisi musiman terhadap ketersediaan lapangan kerja di sejumlah sektor.

Sebagai langkah responsif, Pemprov Sulbar mengalokasikan lebih dari Rp60 miliar pada tahun anggaran 2026 untuk program padat karya di wilayah perdesaan maupun perkotaan. Skema ini dirancang untuk menyerap tenaga kerja lokal dalam waktu relatif cepat sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat bawah.

Program padat karya tersebut diharapkan menjadi bantalan sosial menghadapi potensi tekanan ekonomi, serta menjaga stabilitas daya beli rumah tangga.

Dalam forum konsultasi publik RKPD 2027 itu, pemerintah provinsi juga membuka ruang partisipasi luas bagi stakeholder, termasuk instansi pemerintah pusat dan perguruan tinggi. Masukan dan rekomendasi dari berbagai pihak akan menjadi dasar penyempurnaan dokumen perencanaan.

Selain itu, proyeksi dan rekomendasi pertumbuhan ekonomi dari Bank Indonesia turut menjadi pertimbangan agar arah pembangunan 2027 tetap realistis dan selaras dengan kondisi makroekonomi.

“Semua pandangan dan kritik tentu kita terima dalam rangka perbaikan dan penyusunan rencana pembangunan 2027 agar lebih tepat sasaran,” tegas Suhardi Duka.

Melalui penyusunan RKPD 2027 yang partisipatif dan berbasis data, Pemprov Sulbar menargetkan pembangunan yang tidak hanya bertumpu pada angka pertumbuhan, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upacara HUT ke-80 RI di Bontang Berlangsung Khidmat, Paskibra Sukses Jalankan Tugas

    Upacara HUT ke-80 RI di Bontang Berlangsung Khidmat, Paskibra Sukses Jalankan Tugas

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Mekora.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Bontang berlangsung khidmat. Upacara penaikan bendera yang digelar di Stadion Bessai Berinta pada Minggu (17/8/2025) dipimpin langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Wali kota yang akrab disapa Bunda Neni itu hadir didampingi sang suami, Andi Sofyan Hasdam yang juga Ketua Komite […]

  • Pidana Pemilu di Mamuju

    Indikasi Pidana Pemilu di Mamuju dan Mateng Masuk Proses Bawaslu

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 181
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Indikasi pidana pemilu di Sulawesi Barat ditemukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada dua Kabupaten yakni Mamuju dan Mamuju Tengah. Komisioner Bawaslu Sulbar Divisi Pengawasan, Data, dan Informasi, Muhammad Subhan mengatakan, indikasi pidana pemilu itu terjadi saat rekapitulasi tingkat kecamatan. Subhan menyebut, temuan Bawaslu untuk dua wilayah itu masing-masing di Kecamatan Balabalakang, Kabupaten […]

  • Ketua DPRD Sulbar terima kunjungan Kesbangpol

    Perkuat Sinergi Forkopimda, Ketua DPRD Sulbar Terima Kunjungan Kesbangpol

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri Aras, menerima kunjungan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Darwis Damir, di ruang kerjanya, Jumat (9/1/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun komunikasi antarunsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna menguatkan sinergi dalam menghadapi dinamika pembangunan serta berbagai tantangan daerah. Langkah […]

  • Jembatan Ambuk di Karama Kalumpang

    Jembatan Gantung di Kalumpang Ambruk Saat Diperbaiki, Sejumlah Warga Luka-luka

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 567
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Jembatan gantung penghubung Desa Karama dan Desa Sandapang, di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, ambruk saat sedang diperbaiki secara swadaya oleh warga, Jumat (2/1/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah warga mengalami luka-luka. Menurut keterangan warga, kejadian ini terjadi sekitar pukul 11.20 WITA. Jembatan tiba-tiba runtuh setelah kancingan jembatan pengikat tali sling yang digunakan sebagai […]

  • Demo Tolak Tambang Pasir di Sungai Karossa

    DPRD Sulbar Terbitkan 4 Keputusan Terkait Penolakan Tambang Pasir di Karossa

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 144
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Aksi unjuk rasa aliansi masyarakat Karossa, Mamuju Tengah (Mateng) yang menolak tambang pasir di Sungai Karossa, berakhir dengan sejumlah kesepakatan yang dituangkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di kantor DPRD Sulbar, Kamis, (16/1/2024). Setelah menunggu hingga malam, warga pengunjuk rasa sempat tersulut emosi lantaran Anggota DPRD Sulbar dinilai lamban mengeluarkan rekomendasi. Seorang […]

  • Pemprov Sulbar bantu Mamasa Internet Starlink

    Pemprov Sulbar Bantu Pemkab Mamasa Dengan Paket Internet Starlink Untuk Kurangi Blank Spot

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 218
    • 1Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Pj Gubernur Bahtiar menyerahkan bantuan satu paket Internet Starlink ke Pemerintah Kabupaten Mamasa. Bantuan itu diterima langsung oleh Pj Bupati Mamasa Muhammad Zain, Kamis, (14/11/2024). Kepala Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) Persandian dan Statistik Pemprov Sulbar, Mustari Mula, yang dihubungi secara terpisah mengatakan bantuan Internet tersebut diperuntukkan kepada […]

expand_less