Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Pelajar Pulau Karampuang Tagih Janji Pemkab Mamuju Sediakan Transportasi Gratis

Pelajar Pulau Karampuang Tagih Janji Pemkab Mamuju Sediakan Transportasi Gratis

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Puluhan pelajar tingkat SMP dan SMA di Pulau Karampuang, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), menggelar aksi protes menuntut alat transportasi, pada Jumat, (13/12/2024) sore.

Dalam aksi protes yang digelar di Dermaga itu, para siswa-siswi membentang spanduk dan petaka yang bertuliskan “Pelajar Butuh Alat Transportasi Laut dan Bus (Sekolah) Gratis”.

Koordinator Lapangan, Idul Ramadhan, mengatakan aksi protes para pelajar Pulau Karampuang itu dilakukan karena mereka kesulitan menjangkau sekolah.

Hal itu dikarenakan, mereka butuh dua jenis transportasi untuk menjangkau sekolah mereka. Pertama harus menyeberangi laut dengan kapal motor, lalu disambung dengan transportasi darat.

“Setiap bulan kami membayar kapal hingga Rp70 ribu untuk sampai di pelabuhan, setelah itu baru kami jalan kaki ke Sekolah dengan jarak satu hingga dua kilometer,” kata Idul Ramadhan, Sabtu, (13/12/2024) sore.

Untuk itu, mereka meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju turut memperhatikan nasib mereka. Idul mengatakan, mereka ingin disetarakan dengan pelajar-pelajar lain di wilayah daratan yang memiliki transportasi gratis.

“Kami minta Pemkab Mamuju untuk memperhatikan kami, agar keadilan ikut dirasakan anak-anak pelajar di Pulau Karampuang,” ungkapnya.

Para pelajar di Pulau Karampuang mengaku, mereka sebelumnya dijanjikan Pemkab Mamuju untuk penyediaan kapal gratis, namun hingga kini janji itu belum terealisasi.

“Saat baru dilantik, Bupati Mamuju, Ibu Sutinah Suhardi pernah menjanjikan kami kapal gratis untuk menyeberang ke Mamuju. Namun tidak tidak juga ditepati,” jelas Idul Ramadhan.

Atas janji itu, mereka mengaku mulai merasa dikesampingkan dengan janji yang tidak direalisasikan.

“Kami merasa dibohongi dengan janji-janji Ibu Bupati Sutinah,” pungkasnya.

Berikut tuntutan pelajar di Pulau Karampuang :

  • Meminta pemkab Mamuju menyediakan transportasi laut yaitu kapal gratis.
  • Meminta pemkab Mamuju memberikan fasilitas mobil bus untuk standby di pelabuhan TPI (Tempat Pelelangan Ikan)
  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Matos Mall dan Hotel Mamuju

    Industri Hotel di Sulbar Lesu di Tengah Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 201
    • 5Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Efek domino kebijakan efisiensi anggaran, mulai berimbas pada industri hotel di Sulawesi Barat. Hal itu menyebabkan okupansi alias tamu hotel merosot signifikan. Hal itu dialami oleh Hotel Maleo Town Square (Matos) Mamuju. Manager Operasional Matos Hotel (Matos) Mamuju, Wawa, menyebut sepanjang tahun 2025 ini tamu hotel dan kegiatan-kegiatan dari pemerintahan nihil. Hal […]

  • Korban pembacokan derita luika robek dirawat di RS Bhayangkara Mamuju.

    Konflik Penolakan Tambang Pasir di Karossa Pecah, Satu Warga Dibacok

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 194
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id– Konflik horizontal akibat penolakan aktivitas tambang pasir oleh PT. Alam Sumber Rejeki (ASR) di Desa Karossa, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar), pecah. Hal itu setelah seorang warga bernama Jafar (28) mengalami serangan fisik kekerasan fisik, dan menyebabkan korban mengalami luka bacok serius di kepala, punggung dan lengan. Pendamping Hukum Warga […]

  • UT Majene

    Lulusan Diharap Kompeten dan Percaya Diri, UT Majene Bekali Mahasiswa Penerima Beasiswa dengan Public Speaking

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 199
    • 0Komentar

    MAJENE, Mekora.id – Sebanyak 47 mahasiswa penerima beasiswa Corporate Social Responsibility (CSR) Universitas Terbuka (UT) Majene dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) mengikuti Pelatihan Public Speaking bertema “Membangun Kepercayaan Diri dan Kompetensi Komunikasi Mahasiswa” yang digelar di Kantor UT Majene. Pelatihan ini menghadirkan pemateri profesional di bidang komunikasi, yakni Sufyan Ilbas, S.Sos., M.M. dan Farhanuddin, […]

  • Pelantikan GP Ansor Sulbar

    Khalil Qibran Dilantik Jadi Wakil Ketua GP Ansor Sulbar : Kami Siap Bersinergi Memajukan Daerah

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 212
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Anggota DPRD Sulawesi Barat (Sulbar), M. Khalil Qibran, S.H., dilantik sebagai Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Barat (Sulbar). Pelantikan itu dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, H. Addin Jauharuddin, di Polewali Mandar, Sabtu (22/6/2025). Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi kepemudaan Nahdlatul […]

  • Peresmian Mesin Pengolahan Limbah B3 Sulbar

    Pj Gubernur Sulbar Resmikan Mesin Pengolahan Limbah B3 di Papalang Mamuju

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 153
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Penjabat (Pj) Sulawesi Barat (Sulbar), Bahtiar Baharuddin, meresmikan mesin pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) incinerator di kantor UPTD Pengelolaan Limbah B3 DLH Sulbar, di Dusun Garuda, Desa Papalang, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Kamis, (31/10/2024). Kepala DLH Sulbar, Zulkifli Manggazali, mengatakan fasilitas pengelolaan limbah B3 itu merupakan bantuan dari Kementerian […]

  • Kantor Desa Kopeang

    Polemik Dana Ketahanan Pangan Rp181 Juta Desa Kopeang, PMD Mamuju Panggil Kades

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • account_circle mekora.id
    • visibility 44
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Polemik anggaran ketahanan pangan Desa Kopeang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, sebesar Rp181 juta tahun anggaran 2025 memasuki babak baru. Terbaru, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mamuju memanggil Kepala Desa Kopeang bersama jajaran perangkat desa untuk dimintai klarifikasi, pada Senin (6/4/2026). Kepala Dinas PMD Mamuju, M. Fauzan Basir, mengatakan pemanggilan dilakukan […]

expand_less