Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Mamuju » PDAM Mamuju Dicecar DPRD, Air Mampet Tapi Tagihan Lancar

PDAM Mamuju Dicecar DPRD, Air Mampet Tapi Tagihan Lancar

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id — Penyedia layanan air bersih PDAM Tirta Manakarra Mamuju mendapat sorotan tajam dari anggota DPRD Kabupaten Mamuju dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (2/6/2025), menyusul krisis air bersih yang telah berlangsung selama sebulan terakhir di Kota Mamuju dan sekitarnya.

RDP yang berlangsung sekitar tiga jam itu berlangsung dengan sejumlah pertanyaan yang dicecar Komisi I. Para anggota dewan mengkritisi lambannya penanganan distribusi air dan ketidakjelasan perencanaan jangka panjang PDAM.

Alasan Banjir, Solusi Mandek

Pelaksana tugas (Plt) Direktur PDAM Tirta Manakarra, Jauharia, menyampaikan bahwa distribusi air terganggu karena proses pemasangan ulang instalasi pipa yang rusak akibat banjir bandang awal tahun ini.

“Kami masih terus melakukan pemasangan pipa pada sumber air baku yang rusak pasca banjir bandang,” ujar Jauharia.

Namun alasan itu dianggap tidak lagi relevan oleh DPRD, mengingat kerusakan sudah terjadi sejak Januari 2025 namun belum juga ada perbaikan tuntas hingga pertengahan tahun.

Dewan Desak Perencanaan Nyata dan Evaluasi Kinerja

Komisi I DPRD Mamuju mendesak Pemkab untuk segera mengevaluasi menyeluruh kinerja PDAM, terutama terkait penanganan krisis, transparansi anggaran, serta sistem pencatatan dan penagihan air.

Anggota DPRD Fraksi Demokrat yang memipin RDP, Arnol Topo Sujadi, menyatakan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Ia menyesalkan tidak adanya solusi konkret dari pihak PDAM dalam tiga kali pertemuan sebelumnya.

“Ini sepertinya pertemuan selalu berkutat pada masalah teknis, tidak solusi konkrit dari PDAM. Ini Kebutuhan dasar dan urgent, kenapa pihak PDAM tidak mengeluh ke DPRD kalau kekurangan dana,” kata Arnol.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga di Mamuju ditandu

    Dua Warga Sakit di Mamuju Terpaksa Ditandu Sejauh 18 Kilometer Akibat Minim Akses Kendaraan

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Jaena dan Juabedah, dua warga Desa Bela, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), yang sedang sakit terpaksa ditandu sejauh 18 kilometer menuju Puskesmas terdekat. Hal itu lantaran jalan di desa itu terisolir dan tidak dapat dilalui kendaraan. Kondisi geografi yang berada dipegunungan membuat akses di Desa Bela menjadi terisolir dan sering […]

  • Pasar murah pemprov Sulbar di Nosu Mamasa

    Sasar Pelosok, Pemprov Sulbar Gelar Pasar Murah di Nosu Mamasa

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 10
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar pasar murah di Kecamatan Nosu, Kabupaten Mamasa, pada Kamis, (14/11/2024). Pasar murah Pemprov Sulbar yang menyediakan telur, beras, minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya langsung diserbu warga dari berbagai wilayah di pedalaman Kabupaten Mamasa itu. Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Sulbar, Sofha Marwah, gerakan […]

  • Kordiv Penindakan Bawaslu Sulbar, Hamrana Hakim.

    Ini Penjelasan Bawaslu Sulbar Soal Baliho Yang Masih Terpasang

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 7
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Barat menerangkan terkait sejumlah baliho yang belum dicopot. Menurut Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Sulbar, Hamrana Hakim, untuk dapat ditertibkan oleh Bawaslu, alat sosialisasi harus mencakup peraga kampanye. Yakni menampilkan nomor urut, visi-misi, ajakan memilih, dan menggambarkan citra diri. “Perlu diketahui bahwa citra diri yang dimaksud sifatnya kumulatif, […]

  • Deklarasi Pemilu Damai di Sulbar

    Seruan Pemilu Damai  2024  Turut Datang Dari Sulawesi Barat

    • calendar_month Selasa, 28 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 8
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Deklarasi Pemilu damai 2024 di Sulawesi Barat diserukan oleh Forkopimda untuk mewujudkan Pemilu yang aman, tertib dan berintegritas di Aula Graha Sandeq, Mamuju. Selasa (28/11/2023). Deklarasi itu dihadiri berbagai lembaga tingkat provinsi, partai politik, KPU, Bawaslu, dan Instansi vertikal di Sulawesi Barat. Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh, melalui meeting zoom […]

  • Demokrat usung Ruslan di Pilkada Mamasa

    Demokrat Resmi Usung Pasangan Ruslan-Andi Farida di Pilkada Mamasa 2024

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 3
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Partai Demokrat resmi mengusung Ruslan D Pandayai sebagai calon bupati dan Andi Farida Fachir sebagai wakil bupati Mamasa untuk Pilkada 27 November 2024 mendatang. Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK) mengatakan, penyerahan rekomendasi B1KWK itu diberikan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) […]

  • Longsor di Kalumpang

    Warga Ambil Alih Pengoperasian Ekskavtor Dari Pemprov Sulbar Untuk Perbaiki Jalan Longsor di Kalumpang

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 3
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) telah mengirimkan satu unit alat berat jenis Ekskavator untuk membenahi jalan yang rusak akibat banjir dan tanah longsor di tiga desa di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju. Namun, warga lokal kini secara sukarela mengambil alih pengoperasian alat berat tersebut setelah dianggap tidak maksimal oleh operator sebelumnya. Pasalnya selama tiga hari […]

expand_less