Nasib Malang Petani Penggarap Sawah di Kalukku, 23 Karung Gabah Bagiannya di Gondol Maling
- account_circle mekora.id
- calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi (Net) : Gabah hilang di Kalukku, Mamuju.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, mekora.id – Seorang petani penggarap sawah bernama Ridwan di Dusun Panambah, Desa Kalukku Barat, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, terpaksa meradang akibat 23 karung gabah miliknya di gondol maling disimpan.
Menurut petani penggarap sawah itu, seusai panen dia menitip padi bagiannya itu di samping sebuah pabrik pada, Jumat, 10 Mei lalu dan disebut hilang pada Senin 13 Mei 2024 kemarin.
“Saya titip di gudang pabrik waktu hari Jumat, hilang hari Senin. Saya tanya yang punya pabrik katanya sudah diangkat oleh Hartono, sekitar pukul 11.00 WITA,” kata dia.
Kata Ridwan ada seseorang yang datang dan mengaku pada pemilik pabrik bahwa itu adalah hasil panen dari sawah pemiliknya. Padahal kata Ridwan, hasil panen itu merupakan pembagian yang diperoleh dari pemilik sawah yang digarap.
“Saya menggarap sawa itu sudah punya surat dengan pemiliknya, dan itu bagian yang saya. Tapi tiba-tiba diambil Hartono, katanya pemilik pabrik dia mengaku yang punya sawah. Padahal bukan,” ungkapnya.
Kasus pencurian 23 gabah itu pun telah dilaporkan ke pihak Polresta Mamuju. Ridwan berharap polisi segera melakukan penanganan agar dia tidak dirugikan.
Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Mamuju, Kompol Jamaluddin mengatakan, saat ini laporan itu telah masuk ke pihak kepolisian dengan nomor register nomor:BTT LP/B/109/V/2024/SPKT/Polresta Mamuju.
Jamaluddin pun menyebut akan segera melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pencurian itu. Dia menyebut masih mengumpulkan sejumlah keterangan termasuk jumlah pasti kehilangan yang dilaporkan.
“Pihak penyidik Reskrim Polresta Mamuju akan menyelidiki kasus tersebut,” jelasnya.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
