PHS mengaku, menyayangkan pemerintahan terdahulu yang tidak meneruskan pembangunan road arteri itu. Padahal kata dia cetak birunya telah disepakati pemerintah pusat.
“Saya dan ibu Enny berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan yang telah dirintis pak Anwar Adnan Saleh. Dulu pembangunan arteri direncanakan sampai Tampa padang, tapi nyatanya digagalkan,” kata PHS dalam orasinya.
PHS menyebut, andai pembangunan rintisan yang dilakukan oleh Anwar Adnan Saleh dilanjutkan maka Sulawesi Barat saat ini akan jauh berkembang. Sebab sebagai daerah baru, membutuhkan berbagai infrastruktur untuk memajukan ekonomi.
“Rintisan bapak Anwar Adnan Saleh tidak seorangpun bisa mengelaknya, dan orang yang tidak melanjutkannya berarti dia tidak mau kemajuan untuk Sulbar. Hampir semua yang kita nikmati ini adalah rintisan beliau,” pungkasnya.
PHS-Enny dalam Pilkada Sulbar 2024, diusul oleh tiga partai politik masing-masing Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Hanura, dan PDI Perjuangan.
Partai politik pengusul PHS-Enny pada Pemilu 2024 lalu, juga berhasil memperoleh dua dari empat kursi DPR RI. Masing-masing Ajbar dari PAN dan Agus Ambo Djiwa dari PDIP.