Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » KPID Sulbar Dilaporkan ke Polda Atas Dugaan Korupsi Biaya Operasional

KPID Sulbar Dilaporkan ke Polda Atas Dugaan Korupsi Biaya Operasional

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
  • comment 55 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Dugaan kasus korupsi di Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), dilaporkan oleh lembaga pegiat anti korupsi Sulbar ke Polda Sulawesi Barat.

Juru bicara gabungan lembaga anti korupsi Sulbar, Husaeni, mengatakan laporan itu telah dimasukkan sejak 17 Juli 2024 lalu ke Direktorat Kriminal Khusus (Dit Krimsus) Polda Sulbar.

Menurut Husaeni, laporan itu tertuang dalam sejumlah poin. Aduan itu masing-masing, dugaan mark up gaji komisioner yang dinilai membengkak hingga Rp 12 juta per orang dan mark biaya operasional yang dinilai tak masuk akal.

“Ada dugaan penggunaan anggaran yang tidak masuk akal. Dalam Peraturan Gubernur (Pergub), gaji Komisioner harusnya Rp 6 juta atau yang setara dengan eselon III. Bukan sampai Rp 12,” kata Husaeni pada wartawan. Kamis, (15/8/2024).

Selain ini, biaya operasional kantor KPID Sulbar termasuk sewa gedung dinilai tidak masuk akal yang menembus Rp 800 per tahun. Padahal kata Husaeni, standar penyewaan Ruko di Mamuju hanya berkisar Rp 50 juta per tahun.

Selain menyoroti gaji dan operasional yang dinilai membengkak, Pegiat Anti korupsi juga mengatakan, KPID Sulbar tertutup dan tidak transparan ke publik soal hasil audit. Padahal kata Husaeni, keterbukaan informasi ke publik telah diatur oleh KIP dan Pengadilan Negeri yang memerintahkan setiap KPID agar terbuka pada publik.

Dia berharap, laporan yang dimasukan sejak 17 Juli 2024 lalu di Dirkrimsus Polda Sulbar dapat segera diproses. Hal itu agar KPID Sulbar bisa melakukan keterbukaan pada publik.

“Operasionel hingga sewa Kantor tidak masuk akal, mencapai Rp 800 juta per tahun. Padahal di Mamuju ini Ruka dengan spesifikasi dua lantai paling berkisar Rp 50 juta per tahun. Kalau perlengkapan hanya beli kursi dan lemari kenapa angkanya sampai begitu,” lanjut Husaeni.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Slamet Wahyudi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya aduan yang dilakukan oleh masyarakat tentang KPID Sulbar. Meski begitu, ia belum merinci terkait aduan itu.

“Iya benar mas, ada aduan masyarakat masuk di Polda Sulbar soal KPID. Ini masih bersifat aduan bukan laporan, “ singkat Kombes Slamet.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin

    Begini Reaksi DPRD Sulbar Saat Terima Jawaban Pj Gubernur Bahtiar atas Nota Keuangan Ranperda APBD Perubahan 2024

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) mengadakan Sidang Paripurna, untuk mendengarkan jawaban Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, terhadap pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD atas Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Perubahan 2024, pada Selasa (27/08/2024). Dalam sidang tersebut, Bahtiar menegaskan beberapa poin penting terkait perubahan APBD. Salah satunya adalah fokus untuk meningkatkan pertumbuhan […]

  • PPPK Mamuju

    Ratusan PPPK Mamuju Tuntut Pengangkatan Sebelum Oktober 2025, Ini Kata Pemkab

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Mamuju mendesak pemerintah daerah segera melakukan pengangkatan bagi PPPK hasil seleksi 2024. Desakan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Mamuju, Senin (17/3/2025). Ketua Forum CPNS/PPPK Mamuju, Ismail, menyatakan bahwa desakan tersebut sejalan dengan pengumuman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi […]

  • Marc Marquez di Mandalika

    Kutukan Marquez di Mandalika, Empat Tahun Belum Pernah Finish

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 242
    • 0Komentar

    MOTOGP, Mekora.id – Kutukan Marc Marquez di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika seolah belum berakhir. Juara dunia MotoGP 2025 itu kembali gagal menuntaskan balapan pada Grand Prix Indonesia 2025, Minggu (5/10/2025), setelah terjatuh di lap pertama akibat senggolan dengan pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi. Insiden terjadi hanya beberapa detik setelah start. Marquez yang memulai dari posisi sembilan […]

  • Mayat di Topore Mamuju

    Terkuak, Pelajar di Topore Mamuju Dibunuh Teman, Dendam Sering Diejek

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 207
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Penemuan mayat seorang pelajar FH (18) di pinggir jalan di Desa Topore, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, pada Kamis kemarin, membuat warga sekitar geger. Kejadian itu awalnya dikira korban kecelakaan. namun banyaknya darah di tubuh korban membuat warga curiga. Benar saja, setelah diperiksa di Puskesmas kondisi korban penuh dengan luka tusukan. Sebanyak 28 […]

  • Kantor Bupati Mamasa

    Proyek Sanitasi di Kantor Bupati Mamasa Diduga Bermasalah, Subkon Ngaku Belum Dibayar Sejak 2024

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 289
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Kantor Bupati Mamasa, Sulawesi Barat, kembali menjadi sorotan. Kali ini, muncul keluhan dari seorang subkontraktor yang mengaku belum menerima pelunasan pembayaran atas pekerjaan proyek tahun anggaran 2024. Geradus, selaku subkontraktor, menyebut dirinya mengerjakan pemasangan sejumlah fasilitas sanitasi di Kantor Bupati Mamasa melalui CV. Wali Putra Selatan, milik seorang kontraktor berinisial S. Ia […]

  • Gubernur Sulbar

    Masih Kurang, Suhardi Duka Usulkan Kuota BBM Sulbar Ditambah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, meminta pemerintah pusat menambah kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk wilayah Sulbar. Permintaan itu disampaikan usai mengikuti rapat high level meeting pengendalian inflasi di Mamuju, Selasa, 10 Maret 2026. Menurut Suhardi Duka, jatah BBM yang diterima Sulbar saat ini dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Kondisi tersebut, […]

expand_less