Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Kajari Bontang Resmi Berganti, Wali Kota Sampaikan Apresiasi dan Harapan Baru

Kajari Bontang Resmi Berganti, Wali Kota Sampaikan Apresiasi dan Harapan Baru

  • account_circle zul
  • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mekora.id – Malam pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bontang berlangsung khidmat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa malam (29/7/2025). Jabatan Kajari resmi berganti dari Otong Hendra Rahayu kepada Pilipus Siahaan.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, didampingi Wakil Wali Kota Agus Haris, turut hadir bersama jajaran Forkopimda, perwakilan instansi vertikal, perusahaan, perbankan, hingga pejabat Pemkot Bontang.

Dalam sambutannya, Neni memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Otong Hendra Rahayu selama bertugas di Bontang. Ia menyebut sinergi Kejaksaan dan Pemkot terjalin dengan baik, khususnya dalam pendampingan hukum.

“Kami merasa sangat terbantu, meski masih ada satu PR legal opinion yang belum rampung, saya yakin bisa diselesaikan. Semoga Pak Otong sukses di tempat tugas yang baru,” ucap Neni, seraya mendoakan kesehatan dan kelancaran bagi Otong yang kini menjabat Asisten Pidana Umum Kejati Kepulauan Riau.

 

Kepada Kajari yang baru, Pilipus Siahaan, Neni menyampaikan sambutan hangat. Ia menggambarkan Bontang sebagai kota aman, religius, dan menjunjung gotong royong.

“Setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya. Kami berharap Pak Pilipus segera menyesuaikan, membangun komunikasi, dan memperkuat kerja sama. Pendampingan hukum tetap kami butuhkan untuk mendukung pembangunan daerah,” tegasnya.

Otong Hendra Rahayu dalam pesan perpisahannya menyampaikan permohonan maaf bila selama bertugas ada kekurangan. Ia menegaskan keberhasilan kejaksaan merupakan hasil dukungan semua pihak.

“Penegakan hukum bukanlah kerja individu. Terima kasih atas kerja sama dan kritik konstruktif selama ini. Semoga memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bontang,” kata Otong.

Sementara itu, Kajari baru Pilipus Siahaan menegaskan pendekatan hukum yang akan dijalankannya tidak hanya represif, tapi juga preventif dan edukatif.

“Penegakan hukum bukan untuk menakut-nakuti, melainkan membangun kesadaran dan memberikan keadilan. Jika ada penyelesaian yang bisa mengembalikan kerugian negara tanpa mengabaikan hukum, itu akan menjadi prioritas,” ujar Pilipus.

Ia pun meminta dukungan Forkopimda, OPD, perusahaan, media, dan masyarakat agar sinergi penegakan hukum berjalan baik. Pilipus menegaskan komitmennya melanjutkan program kejaksaan, termasuk edukasi hukum sejak dini.

Sebagai penghargaan, Pemkot, Forkopimda, hingga perwakilan perusahaan memberikan cinderamata kepada Otong Hendra Rahayu dan istri. Acara ditutup dengan ramah tamah yang penuh kekeluargaan, menandai transisi kepemimpinan yang hangat dan penuh harapan bagi Kota Bontang.

  • Penulis: zul

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balabalakang

    Balabalakang Jadi Wilayah Utama Konservasi Pesisir Pemprov Sulbar

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 350
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kepulauan Balabalakang di Kabupaten Mamuju, masuk dalam program fokus konservasi wilayah pesisir, pemerintah provinsi Sulawesi Barat. Hal itu menyusul Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan yang lebih dulu ditetapkan Keputusan Menteri (Kepmen) KP Nomor 47 tahun 2022. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulbar, Suyuti Marzuki mengatakan, dipilihnya Kepulauan Balabalakang sebagai telah ditetapkan melalui Peraturan […]

  • Bayi selamat dari longsor Mamuju

    Kisah Bayi Umur 21 Hari Selamat saat Rumah Dihantam Longsor di Mamuju

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 255
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Peristiwa memilukan sekaligus penuh keajaiban terjadi di Lingkungan Tapodede, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (26/1/2025) malam, saat seorang bayi berusia 21 hari berhasil selamat dari bencana tanah longsor yang menghancurkan rumah keluarganya. Kejadian tragis itu bermula saat sang ibu, Nurlela, bersama bayinya dan anak perempuan sulungnya, Aisyah (6), memutuskan mencari […]

  • Sulawesi Barat Paling Rawan Bencana, Pemda Diminta Berbenah

    Sulawesi Barat Paling Rawan Bencana, Pemda Diminta Berbenah

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 241
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sulawesi Barat, Provinsi ke-33 ini jadi wilayah dengan indek resiko bencana tertinggi di Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) Sulbar tiga tahun terkahir tinggi dengan nilai 166,49 tahun 2020, 164,85 tahun 2021 dan 165,23 tahun 2022. Kurun 20 tahun terakhir tercatat 145 bencana di Sulbar, didominasi […]

  • KPK Ingatkan Istri pejabat di Sulbar

    KPK Ingatkan Istri Pejabat di Sulbar Tidak Hidup Mewah

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 140
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan bimtek dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat pada upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Provinsi Sulawesi Barat, Selasa 8 Oktober 2024. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Peran Perempuan dalam Membangun nilai-nilai integritas melawan korupsi”. Turut, hadir seluruh perwakilan forkopimda Sulbar, Dharma Wanita, PKK, Fatayat NU, Yayasan Karampuang, dan […]

  • PSU Pilkada Sulbar

    Pilkada Sulbar : 7 TPS PSU, 4 Hitung Suara Ulang

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 204
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sebanyak tujuh (7) tempat pemungutan suara (TPS) di Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan pemungutan suara ulang (PSU), masing-masing tiga di Kabupaten Mamasa, satu di Kabupaten Pasangkayu, dan tiga di Kabupaten Mamuju. Komisioner Bawaslu Sulawesi Barat (Sulbar) Koordinator Divisi SDM dan Diklat, Jony Rambulangi, mengatakan tiga TPS PSU di Kabupaten Mamasa itu, masing-masing : […]

  • Terdakwa Ijazah Palsu Mamuju Tengah (Mateng)

    Terdakwa Ijazah Palsu Eks Cabup Mateng Segera Dieksekusi Penjara

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 229
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pasca dijatuhi vonis tiga tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi (PT) Sulawesi Barat (Sulbar), terdakwa kasus ijazah palsu, eks Calon Bupati (Cabup) Mamuju Tengah (Mateng), Haris Haris Halim Sinreng, mangkir dari panggilan jaksa untuk dieksekusi masuk ke dalam Rutan Mamuju Kelas II B. Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, Raharjo Yusuf Wibisono, mangkirnya terdakwa […]

expand_less