Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PENDIDIKAN » Hadapi Pemilu, YKPM Bekali Perempuan di Kalepu Pendidikan Politik

Hadapi Pemilu, YKPM Bekali Perempuan di Kalepu Pendidikan Politik

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Minggu, 22 Okt 2023
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Yayasan Kajian dan Pemberdayan Masyarakat (YKPM) memberikan pendidikan politik untuk kelompok perempuan di Desa Kalepu, Kabupaten Mamuju, Jumat (20/10/2023).

Direktur YKPM, Mulyadi Prayitno, mengatakan pendidikan politik ini diberikan agar kelompok perempuan tidak menjadi objek menjelang tahun politik.

“Pendidikan Politik penting kami lakukan apalagi kita memasuki tahun Politik dimana para anggota Sekolah perempuan di berikan pemahaman terkait hak Politik mereka,” kata Mulyadi.

Kata Mulyadi, pendidikan ini memberi legacy jika peran perempuan dalam dunia politik sangat vital, terutama dalam menentukan pilihan. Untuk apa mereka memilih, apa tawaran yang mereka berikan, dan bagaimana perempuan diberikan ruang saat kandidat yang diusung terpilih.

Hal tersebut selaras jika dilihat dari angka DPT untuk Pemilu 2024, perempuan lebih banyak yakni 101. 589 505 juta Jiwa, berbanding DPT laki-laki 101.467.243.

“Mereka harus tau siapa yang mereka pilih, apa yang akan mereka lakukan jika terpilih?. Jadi mereka tidak memilih berdasarkan pilih suami, memilih karena keluarga atau karena adanya serangan fajar. Jadi mereka murni memilih berdasarkan pilihan mereka sendiri,” jelasnya.

Direktur Yayasan Kajian pemberdayaan Masyarakat Mulyadi Prayitno turun langsung memberikan materi pendidikan Politik memberikan pemahaman terkait hak Politik bagi Perempuan.

Sementara Kord Advokasi YKPM Kabupaten Mamuju, Shaifullah Ahmad, menyebut sangat penting bagi kaum perempuan untuk melek dan tidak tersusupi isu hoaks hingga penggunaan politik SARA.

“Pendidikan politik memberikan pemahaman bagi kaum perempuan khususnya di Desa Kalepu, agar tidak terjebak pada isu hoaks dan politik SARA (identitas),” ungkap Ahmad.

Organisasi nirlaba ini sejak beberapa tahun belakangan fokus melakukan pendampingan. Mereka membentuk wilayah dampingan dengan berbagai isu inklusi di Desa Kalepu, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Pendidikan politik, pemberdayaan dan peningkatan kualitas SDM, hingga pelayanan administrasi kependudukan jadi fokusnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSSI Pecat Patrick Kluivert Usai Gagal Antar Indonesia ke Piala Dunia 2026

    PSSI Pecat Patrick Kluivert Usai Gagal Antar Indonesia ke Piala Dunia 2026

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Beye
    • visibility 65
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Setelah Gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi mengumumkan mengakhiri kerja sama dengan tim kepelatihan Tim Nasional Indonesia termasuk Patrick Kluivert. Keputusan tersebut dilakukan melalui mekanisme mutual termination. Kamis (16/10/2025). Dalam keterangan resminya, menyebutkan bahwa kesepakatan ini ditandatangani oleh PSSI bersama para pihak […]

  • PDIP Mamuju Buka pendaftaran Cakada 2024

    Sutinah Jadi Cakada Kedua Daftar di PDIP Mamuju

    • calendar_month Kamis, 9 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 54
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Bupati Mamuju petahana, Sutinah Suhardi jadi calon bakal kepala daerah (Cakada) kedua yang mendaftar di PDI Perjuangan Kabupaten Mamuju. Pengambilan formulir itu diwakili oleh kuasa hukum Sutinah, Haerul, di Sekretariat penjaringan Cakada PDIP di Jl.  Atiek Soetedja, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, pada, Rabu (8/5/2024) sore. “Sebenarnya dia (Sutinah) sendiri yang […]

  • Ketua Cabang GMNI Polewali Mandar

    GMNI Polman Dukung Upaya Kejari Usut Dugaan Korupsi di Sekretariat Daerah

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 71
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Polewali Mandar (Polman) mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi di Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Polman tahun anggaran 2025. Ketua GMNI Cabang Polman, Andi Baraq, menegaskan pihaknya mendukung penuh Kejari Polman dalam mengusut kasus ini. “Kami mengapresiasi langkah yang diambil Kejari […]

  • 4 Paslon di Pilkada Sulbar

    Pilkada Sulbar 2024 Diikuti 4 Paslon : 1 Mantan Gubernur, 2 Mantan Bupati, 1 Eks Rektor

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 125
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Pendaftaran Calon Gubernur dan Wakil Gubernur (Cagub Cawagub) di Pilkada Sulawesi Barat (Sulbar), resmi ditutup oleh KPU, pukul 00.00 WITA, Jumat, (30/8/2024) dini hari. Selama dibuka sejak 27 hingga 29 Agustus 2024, sebanyak empat pasangan calon mendaftar untuk maju di Pilkada Sulawesi Barat. Pasangan Suhardi Duka (SDK) dan Salim S Mengga (JSM) […]

  • Rapat DPRD Mamuju dengan Ratusan Tenaga Kontrak Berlangsung Tegang, Bupati Absen

    Rapat DPRD Mamuju dengan Ratusan Tenaga Kontrak Berlangsung Tegang, Bupati Absen

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Beye
    • visibility 58
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Suasana rapat dengar pendapat di ruang paripurna DPRD Kabupaten Mamuju, Rabu (17/9/2025), berlangsung tegang. Ratusan tenaga kontrak yang terdiri dari tenaga kesehatan, guru honorer, hingga tenaga teknis memenuhi ruangan untuk menyampaikan tuntutan mereka. Kehadiran mereka merupakan tindak lanjut dari aksi unjuk rasa yang digelar pada Senin (15/9/2025). Inti tuntutan massa adalah mendesak […]

  • Sarinah GMNI Mamuju

    Marak Kekerasan Seksual, Sarinah GMNI Mamuju Tuntut Perlindungan Perempuan Dikuatkan

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 110
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Puluhan Perempuan dari Sarinah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), di Jl. A. Malik Pattana Endeng, Mamuju, pada, (04/12/2024). Puluhan Mahasiswa tersebut membentangkan spanduk yang bertuliskan “Sarinah Bersuara, Sulbar Darurat Kekerasan Seksual” dengan menggunakan komando sambil melantunkan orasi di depan Pintu […]

expand_less