GMNI Mamuju Hadiahkan Gubernur Sulbar Karangan Bunga Berisi Tuntutan : Cabut Izin Tambang dan Tolak PLTA DND
- account_circle mekora.id
- calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Karangan bunga ucapan ulang tahun berisi tuntutan untuk Gubernur Sulbar, Suhardi Duka. Minggu, (11/5/2025). (Foto : Yudi Toda/Mekora.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju melaksanakan aksi simbolik dengan hadiah karangan bunga untuk Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) yang dipasang di Pantai Manakarra, di Jl. Yos Sudarso, Mamuju, Minggu, (11/5/2025) sore.
Aksi GMNI memajang karangan bunga untuk Gubernur Sulbar itu mencolok dan menarik perhatian publik, bertuliskan “Selamat ulang tahun bapak SDK (Gubernur Sulbar), mohon cabut izin tambang pasir, tolak PLTA DND”
Ketua GMNI Cabang Mamuju, Adam Jauri, mengatakan, karangan bunga yang berisi tuntutan ini adalah kado spesial untuk bapak Suhardi Duka (SDK) selaku Gubernur Sulbar yang berulang tahun ke 63 tahun, Sabtu, 10 Mei 2025 kemarin.
“Di momentum hari lahir Gubernur Sulawesi Barat, Sengaja kami mempersembahkan pertunjukan spesial bagi bapak SDK. Sebab giat ini ialah upaya kami dalam memberikan hormat,” ucap Adam kepada Mekora.id.
Menurut Adam, ucapan yang bermuatan tuntutan ini adalah wujud rasa cinta kepada daerah, kaum marhaen dan pemerintah agar lebih menajamkan fokusnya kinerjanya kepada masyarakat Sulawesi Barat.
Dalam aksi tersebut, GMNI menyoroti dua isu utama yakni cabut Izin tambang pasir di sepanjang Jazira Manakarram dan tolak pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) DND Hydro Ecopower di Kecamatan Bonehau.
“Salah satu isi tuntutan kami ialah Cabut Izin Tambang Pasir yang berada di sepanjang Jazirah Manakarra, Sulawesi Barat. Kedua, Tolak PLTA DND Hydro Ecopower di Bonehau – Kalumpang,“ ujarnya.
Selain menyoroti isu lingkungan di Sulbar, GMNI juga mendorong Pemerintah Provinsi Sulbar dan Pemerintah Kabupaten Mamuju agar menyediakan lahan permanen bagi pedagang kaki lima di sepanjang jalan Yos Sudarso Pantai Manakarra Mamuju.
“Kami dorong kepada Pemprov dan Pemkab agar dapat bersinergi dalam penyediaan lahan strategis dan permanen bagi Pedagang Kaki Lima di Pantai Manakarra,” tutup Adam.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
