Forpema Sebut Aksi Penutupan Jalan di Tamalea, Perjuangan Warga Pertahankan Haknya
- account_circle mekora.id
- calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Aktivis Forpema, Adam Jauri. (Foto : Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, mekora.id – Organisasi Forum Pemuda Manakarra (Forpema) menyebut, mendukung gerakan masyarakat adat di Dusun Tamalea, Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang melakukan aksi penutupan jalan terhadap aktivitas muat tambang batu bara.
Aktivis Forpema, Adam Jauri menyebut, aksi protes warga tersebut buntut dari aktivitas road hauling perusahaan tambang batu bara yang dilakukan PT. Bonehau Prima Coal.
Menurutnya, puluhan truk pengangkut batu bara yang lalu lalang di jalan poros Bonehau-Kalumpang, mengakibatkan jalan yang baru saja di aspal itu rusak.
“Sudah sangat lama orang Bonehau-Kalumpang memimpikan jalan yang layak dan bagus di kampung halamannya. Namun semua itu akan terkubur jikalau Pemerintah Daerah tinggal diam seraya melakukan pembiaran terhadap aktivitas perusahaan yang kami nilai beraktivitas seenaknya, tanpa menimbang kerugian atau hal buruk yang dialami oleh masyarakat setempat,” kata Adam, Rabu (27/03/2024).
Selain itu, puluhan kendaraan truk itu dinilai turut membahayakan mobilitas masyarakat yang sehari-hari menggunakan akses jalur itu.
Aktivitas Hauling Perusahaan memberikan dampak buruk seperti Kerusakan Jalan yang baru seumur jagung usianya namun sudah mulai retak-retak serta Polusi Udara yang ditimbulkan seperti debu yang mengganggu kesehatan warga yang ada bermukim di pinggiran jalan poros Bonehau-Kalumpang.
Untuk itu, Forpema berharap keluhan warga itu dapat perhatian dari pemerintah daerah.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Mamuju dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengambil langkah Bijak dan Tegas dalam melihat permasalahan yang berada di tengah-tengah masyarakat untuk menyelesaikan persoalan dengan sebaik-baiknya.” ungkapnya.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
