Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Dialog Tokoh Sulbar : Masih Adakah Pemimpin Ideal Masa Kini?

Dialog Tokoh Sulbar : Masih Adakah Pemimpin Ideal Masa Kini?

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Rasulullah selalu berdiri paling terdepan membela yang hak-hak terzalimi, kalau ada pemimpin yang berani melakukan itu. Maka itulah pemimpin ideal menurut saya,” tambah Sayyid Fadlu.

Sementara, Rektor Unika, Sahril menyampaikan, untuk menentukan saat ini kebanyakan figur yang lebih cenderung menyukai hal praktis. Kata dia, hal itu dibuktikan dengan munculnya figur-figur yang lebih menyukai melawan kotak kosong.

“Sekarang ini, kebanyakan figur tidak lagi berani. Kenapa lebih cenderung menyukai melawan kotak kosong?. Jadi gagasan yang akan kita dapatkan itu tidak lagi bisa bervariasi, tetapi lebih monoton,” kata Sahril.

Sahril mengatakan, untuk menentukan pemimpin ideal, mesti dilihat dari kapabilitas dan kebijaksanaan. Karena dari kebijaksanaan itulah semuanya sumber kebaikan akan muncul.

“Sebesar apapun calon pemimpin itu ditentukan oleh kebijaksanaan, sebab kebijakan itulah yang nantinya akan menjadi ruang bagi semua,” kata Sahril.

Sedangkan, Dosen Politik Unsulbar Muhammad menuturkan, Pilkada itu bukan momentum pada saat hari pencoblosan, ada tahapannya dan tahapan ini harus dikawal. Peran masyarakat penting selalu memantau agar hasilnya melahirkan kepala daerah yang betul-betul mampu membawa seluruh kabupaten di Sulbar sebagai provinsi mengejar banyak ketertinggalan dari daerah lain yang jauh lebih maju.

“Kita mendorong menjelang pendaftaran para calon tidak diwarnai dengan politik transaksional di tingkat partai. Bagaimana ada mahar politik untuk membawa rekomendasi. Karena kebelakang akan berimbas bagaimana kos politik yang besar dikeluarkan calon,” tegasnya.

Sehingga, penting mendorong peran Bawaslu karena sudah diatur PKPU bahwa money politik di proses pengusungan bakal calon jadi calon oleh partai itu penting diawasi bukan hanya bawaslu tapi masyarakat, mahasiswa hingga media.

“Bukan hanya bicara karakter idealnya, tapi bagaimana proses yang ada betul-betul bisa dikawal secara ideal, sehingga outputnya yang dihasilkan ini baik seluruh kabupaten dan Sulbar,” tutupnya.

Diskusi ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa dari berbagai kampus dan lembaga, serta puluhan media massa.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekwan DPRD Sulbar pakai hak pilih.

    Sekwan DPRD Sulbar Gunakan Hak Pilih di TPS PSU Mamuju

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 9
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekretaris DPRD Sulbar, Muhammad Hamzih menjadi salah satu pemilih yang menggunakan haknya pada Pemungutan Suara Ulang (PSU). Tepatnya di TPS 19 Simboro, Kabupaten Mamuju, Sabtu (24/02/2024) Menurutnya, PSU merupakan bentuk upaya penyelenggara dalam menyempurnakan hasil Pemilu 2024, selain itu upaya pemerintah melalui penyelenggara pemilu dalam menghasilkan pemilu yang lebih berkualitas. “PSU ini […]

  • Pengesahan APBD Perubahan Sulbar 2024

    Pemprov dan DPRD Sahkan APBD Perubahan Sulbar 2024

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 2
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar telah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2024 melalui rapat paripurna pada, Senin (9/9/2024). Pengesahan ini dilakukan setelah melalui beberapa proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak. Selain APBD Perubahan Sulbar tahun 2024, dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) […]

  • Kalukku Dukung Ado Damris

    Arus Dukungan Untuk Ado-Damris di Pilkada Mamuju 2024 Berdatangan, Terbaru Komunitas Kalukku Bersatu

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 3
    • 1Komentar

    “Program seperti pendidikan gratis, kesejahteraan petani, nelayan, kesehatan, dan infrastruktur menjadi fokus utama kami,” tambahnya. Apresiasi untuk Dukungan Masyarakat Kalukku Ketua Tim Hukum Tim Kerja Mamuju, Dedy Bendor, turut memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Komunitas Kalukku Bersatu. “Dukungan ini sangat berarti untuk perjuangan mewujudkan Mamuju Baru. Semoga komunitas ini dapat memberikan kontribusi besar […]

  • RDP PDAM Mamuju

    PDAM Mamuju Dicecar DPRD, Air Mampet Tapi Tagihan Lancar

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sementara Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Istiqlal Ismail, meminta PDAM menyusun master plan yang jelas, termasuk gambaran anggaran dan titik-titik kerusakan yang perlu segera ditangani. “Masalah distribusi air ini hanya berkutat disitu-situ saja, coba PDAM buatkan perencanaan sehingga kita tahu berapa kebuthan dan dimana saja rusaknya yang membutuhkan biaya,” tegasnya. Legislator Partai Bulan Bintang, Nazaruddin […]

  • Plh Sekprov Sulbar bahas Curi bersama

    Pemprov Sulbar Mulai Bersama Berlakukan Cuti Idul Fitri 2025, Ini Jadwalnya

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 10
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) resmi menetapkan jadwal cuti bersama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka Hari Idulfitri 1446 H/2025 M. Kebijakan ini tidak hanya menjamin hak cuti tahunan ASN, tetapi juga mengatur kewajiban pelaporan kehadiran pasca libur panjang yang mulai berlaku sejak 28 Maret hingga 7 April 2025. Plh […]

  • Pendeta di Mamuju gantung diri

    Pendeta di Mamuju Diduga Akhir Hidupnya Setelah Menghilang Tiga Hari

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 3
    • 1Komentar

    Menurutnya, saat terlilit tali dilehernya korban masih dalam keadaan hidup. Temuan lain juga disebut jika korban mati dikarenakan kehabisan oksigen setelag terlilit tali. “Pada tubuh korban kami temukan tanda-tanda mati lemas, asfiksia (kekurangan oksigen) karena lilitan tali pada korban. Jadi lilitan terjadi ketika korban masih hidup,” ujar Mauluddin, pada wartawan, di lokasi kejadian, Senin (13/8/2024). […]

expand_less