Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Bunda Neni: Duta Pariwisata Harus Kuasai Bontang Secara Menyeluruh

Bunda Neni: Duta Pariwisata Harus Kuasai Bontang Secara Menyeluruh

  • account_circle zul
  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menekankan pentingnya wawasan luas bagi seorang Duta Pariwisata. Menurutnya, finalis tidak boleh hanya paham soal destinasi wisata, tetapi juga harus menguasai sejarah, identitas, hingga karakteristik Kota Bontang secara utuh.

Pesan tersebut disampaikan Neni saat menerima audiensi 20 finalis Duta Pariwisata Kota Bontang Tahun 2025 di Ruang Rapat Utama Kantor Wali Kota, Kamis (4/9/2025) pagi. Pertemuan itu juga dihadiri Kabid Pariwisata Dispopar, M. Ihsan, serta Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda, Azidah.

“Menjadi putra-putri pariwisata itu harus menguasai tidak hanya geografis Bontang, tetapi juga sejarah berdirinya kota, wali kota yang pernah menjabat, sampai filosofi Bontang yang dibangun dari keberagaman,” tegas Neni.

Ia menambahkan, seorang duta juga harus memahami keberadaan perusahaan objek vital nasional, konsep blue economy dan green economy, hingga persoalan kewenangan pengelolaan laut antara pemerintah kota dan provinsi. “Bontang itu 70 persen dulu adalah laut, jadi hal seperti ini wajib diketahui,” jelasnya.

Bunda Neni bahkan sempat menguji salah satu finalis bernama Farhan terkait jumlah destinasi wisata di Bontang. Ia juga mendorong agar para duta diberdayakan secara maksimal dalam berbagai kegiatan pemerintahan, dengan dukungan fasilitas seperti insentif dan busana adat representatif.

“Duta pariwisata itu bukan soal cantik atau ganteng. Tapi bagaimana pengetahuannya, ilmunya, serta kemampuannya menyampaikan informasi tentang Bontang,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Wali Kota Neni Moerniaeni menyatakan kesiapannya menjadi juri kehormatan pada malam Grand Final Pemilihan Putra-Putri Pariwisata Bontang, yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (6/9/2025) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota.

  • Penulis: zul

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua DPRD Sulbar Sosialisasi Ranperda Percepatan Penurunan Stunting di Polman

    Wakil Ketua DPRD Sulbar Sosialisasi Ranperda Percepatan Penurunan Stunting di Polman

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 85
    • 1Komentar

    POLMAN, mekora.id – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat, Abdul Halim, menggelar sosialisasi rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang “Penyelenggaraan Percepatan Penurunan Stunting” yang dilaksanakan di Desa Tumpuling, Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar (Polman), Minggu, (27/08/2023). Menurut Abdul Halim, Sosialisasi ini dilakukan untuk mempercepat masyarakata khususnya di wilayah konstituen memahami langkah Pemerintah Daerah dalam mempercepat penurunan stunting. “Upaya […]

  • Kapolda Sulbar

    Kapolda Sulbar Janji Berantas dan Tindak Tegas Praktik Judi di Wilayahnya

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id  – Kepala Kepolisian (Kapolda) Sulawesi Barat (Sulbar), Irjen Pol. Adang Ginanjar, mengenaskan akan membasmi dan menindak tegas praktik judi khususnya sabung ayam di wilayah hukum kerjanya jelang Ramadhan 2025. Irjen Pol. Adang Ginanjar, menyebut pihaknya bersama TNI dan Pemerintah Provinsi Sulbar telah membangun komitmen bersama untuk menjaga ketertiban dan keamanan di daerah tersebut. […]

  • Anggota Komisi II DPRD Sulbar, Muh, Khalil Gibran

    DPRD Sulbar Segera Tinjau Lokasi Tambang Pasir di Sungai Gentungan Kalukku

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Usai menerima aspirasi dari Aliansi Masyarakat Gentungan dan Kanang-Kanang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memastikan akan segera meninjau aktivitas tambang galian C milik CV. Sinar Harapan. Hal itu ditegaskan oleh Anggota Komisi II DPRD Sulbar, Muh. Khalil Gibran, usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan masyarakat Gentungan dan […]

  • Demo GMNI Polman

    Lamban Tangani Persoalan Krusial, GMNI Polman Demo : Pemkab AFK!

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 66
    • 6Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Diniliai lelet dan terksesan tak serius menangani berbagai persoalan krusial pemerintahan, GMNI Cabang Polewali Mandar (Polman) unjuk rasa dengan mengusung tema “Polman AFK” di Kantor Bupati Polman, Kamis, 6 Maret 2025. Koordinator aksi, Bung Bolang, menjelaskan bahwa “Polman AFK” diambil dari istilah dalam game online, yang berarti Away From Keyboard atau tidak […]

  • Pembangunan Berkeadilan Jadi Harapan Pejuang Pembentukan Sulbar di Usia ke-19 Tahun

    Pembangunan Berkeadilan Jadi Harapan Pejuang Pembentukan Sulbar di Usia ke-19 Tahun

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 88
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sulawesi Barat resmi ditetapkan sebagai daerah otonomi baru (DOB) sejak 04 Oktober 2004 yang diperingati setiap 22 September. Dengan momentum ini, sejumlah tokoh pejuang pembentukan Sulawesi Barat, berkumpul di malam hari jadi ke-19 tahun Sulbar. Pertemuan itu berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Rahim, Kamis (21/09/2023). Menurut Basri Hasanuddin, kehadiran […]

  • Berburu Ikan Penja di Budong-Budong

    Berburu Penja di Budong-Budong : Ikan Endemik Jadi Sumber Nafkah yang Terancam Tambang Pasir

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MATENG, Mekora.id – Musim berburu ikan penja kembali mewarnai kehidupan warga pesisir di Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Tradisi ini menjadi bagian penting dari budaya dan sumber penghidupan masyarakat setempat setiap kali ikan kecil ini muncul di muara sungai. Ikan penja, atau dikenal juga dengan sebutan duang, adalah ikan mungil berukuran 1–2 sentimeter […]

expand_less