Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Nasional » Belajar dari Venezuela, GMNI Minta Pemerintah Tolak Permintaan AS Akses Mineral Kritis Indonesia

Belajar dari Venezuela, GMNI Minta Pemerintah Tolak Permintaan AS Akses Mineral Kritis Indonesia

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mekora.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk mengkaji ulang bahkan menolak rencana penandatanganan Perjanjian Tarif Resiprokal (ART) dengan Amerika Serikat (AS) yang membuka akses terhadap mineral kritis Indonesia.

Kesepakatan ART antara Indonesia dan AS direncanakan ditandatangani pada akhir Januari 2026 oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump setelah proses legal drafting selesai. Perjanjian ini mencakup penurunan tarif resiprokal AS terhadap produk Indonesia dari 32% menjadi 19% sekaligus pembukaan akses pasar, termasuk pembebasan bea masuk untuk produk unggulan Indonesia seperti kelapa sawit, kopi, kakao, dan teh.

Namun, Ketua DPP GMNI Bidang Geopolitik, Andreas H. Silalahi, menilai salah satu tuntutan AS dalam perundingan itu — akses terhadap mineral kritis Indonesia seperti nikel, tembaga, bauksit, dan rare earth — berpotensi merugikan kepentingan nasional jangka panjang.

“Akses mineral kritis yang diberikan pemerintah Indonesia dalam ART berpotensi merugikan negara. Mineral kritis adalah kekayaan terbatas dan tidak terbarukan, berbeda dengan komoditas seperti kopi, teh, dan sawit yang dapat diproduksi ulang,” tegas Andreas dalam pernyataannya kepada Mekora.id, Jumat, (9/1/2026).

Mineral kritis memiliki peran strategis dalam industri global, terutama untuk produksi baterai, kendaraan listrik, dan teknologi tinggi lainnya. Indonesia sendiri merupakan salah satu penghasil nikel terbesar dunia, sehingga posisinya sangat penting dalam rantai pasok global.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sapi cacingan di Mamuju

    3 Ekor Sapi Kurban di Mamuju Ditemukan Cacingan, Dagingnya Ludes Terbagi

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 6
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sebanyak 3 ekor sapi kurban di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) ditemukan positif cacingan. Hal tersebut setelah jeroan sapi kurban diperiksa oleh tim kesehatan hewan Dinas Peternakan dan Hortikultura (Distanak) Sulbar yang telah disembelih di sejumlah titik. “Ada temuan kami 3 ekor sapi kurban di Mamuju yang disembelih oleh petugas kurban. Daging sapi […]

  • Tuding Salurkan BBM Ilegal, Ipmapus Desak Pertamina Tindak SPBU Kalukku

    Tuding Salurkan BBM Ilegal, Ipmapus Desak Pertamina Tindak SPBU Kalukku

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Beye
    • visibility 8
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu Sulawesi Barat (PP IPMAPUS SUL-BAR) mendesak aparat penegak hukum (APH) dan PT Pertamina untuk segera mengusut dugaan penyimpangan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kalukku/Tasiu, Kabupaten Mamuju. Desakan ini disampaikan menyusul adanya laporan masyarakat yang mencurigai SPBU […]

  • Gubernur Sulbar, Suhardi Duka

    Program Inseminasi Buatan di Masa Gubernur SDK Berhasil, Kelahiran Sapi di Sulbar Capai 1.928 Ekor pada 2025

    • calendar_month 9 jam yang lalu
    • account_circle mekora.id
    • visibility 24
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) mencatat keberhasilan program Inseminasi Buatan (IB) pada ternak sapi. Hingga tahun 2025, angka kelahiran sapi di Sulbar mencapai 1.928 ekor, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 1.687 ekor. Capaian tersebut disampaikan Kepala Dinas TPHP Sulbar, Hamdani Hamdi, Kamis […]

  • Peringatan hari Bhakti Masyarakat di Sulbar

    Peringati Hari Bhakti Masyakat ke-60, Pj Gubernur Sulbar Dorong LP Lakukan Transformasi Layanan

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 12
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) bersama seluruh jajaran Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Provinsi Sulbar menggelar Upacara Hari Bhakti Masyarakat ke 60. Upacara itu dilaksanakan di Tribun Merah Putih, Kompleks Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 29 Mei 2024. Upacara diikuti oleh seluruh jajaran Pegawai dan perwakilan Kementerian Hukum dan HAM Lembaga Pemasyarakatan […]

  • OTT Kadis di Mamuju (2)

    Breaking News : Buntut OTT Kadis di Mamuju, Polda Sulbar Segera Lakukan Penggeledahan di Pemkab Mamuju

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 7
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Buntut OTT (Operasi Tangkap Tangan) yang melibatkan Kepala Dinas berinisial JLD di Mamuju, Polda Sulbar bakal lakukan penggeledahan di Pemkab Mamuju. Hal tersebut disampaikan Kapolda Sulbar, Irjen Pol R. Adang Ginanjar, saat temu jumat berkah di salah satu Warkop di Kota Mamuju, Jumat (05/1/2024). “Iya kita akan lakukan penggeledahan di Pemkab Mamuju, baik […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa

    Siapa Purbaya Yudhi Sadewa? Menkeu Pengganti Sri Mulyani

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Sri Mulyani Indrawati dalam reshuffle Kabinet Merah Putih, Senin (8/9/2025). Nama Purbaya mungkin belum sepopuler Sri Mulyani di mata publik, namun rekam jejaknya di bidang ekonomi dan pemerintahan cukup panjang. Latar Belakang Pendidikan Purbaya lahir di Bogor pada 7 […]

expand_less