Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » APBD 2026 Alami Penurunan, DPRD dan Pemprov Sulbar Bahas Strategi Hadapi Tantangan Fiskal

APBD 2026 Alami Penurunan, DPRD dan Pemprov Sulbar Bahas Strategi Hadapi Tantangan Fiskal

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian surat keputusan pimpinan DPRD terkait penyempurnaan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), yakni Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (9/9/2025).

Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Sulbar itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sulbar, Dr. Hj. Suraidah Suhardi, didampingi Wakil Ketua Munandar Wijaya dan H. Abdul Halim, serta dihadiri langsung oleh Gubernur Sulbar, Dr. H. Suhardi Duka.

Dalam kesempatan tersebut, rapat juga dirangkaikan dengan penyerahan dan penjelasan Gubernur Sulbar terhadap nota keuangan dan Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026.

Gubernur Suhardi Duka menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri yang telah disesuaikan dengan dua Ranperda tersebut. Namun, ia mengungkapkan bahwa terjadi penurunan signifikan pada rencana APBD 2026, yang semula direncanakan sebesar Rp2,1 triliun, kini turun menjadi sekitar Rp1,6 hingga Rp1,7 triliun.

“Saya tadi juga sudah serahkan nota keuangan yang tadinya kita rencanakan Rp2,1 triliun, ternyata dengan kebijakan baru yang sesuai dengan nota keuangan RAPBN, itu turun menjadi Rp1,6 sekian atau Rp1,7 triliun,” ujar Suhardi Duka.

Penurunan tersebut menimbulkan kekurangan anggaran lebih dari Rp300 miliar, yang menurutnya disebabkan oleh kebijakan pemerintah pusat yang cukup ketat.

“Dengan kebijakan pusat yang tidak lagi memberikan DAK fisik, pengurangan DAU sebesar 16,5 persen dan DBH 74,6 persen, memang berat bagi daerah,” tambahnya.

Suhardi juga menegaskan bahwa kondisi ini menunjukkan betapa tingginya ketergantungan Sulbar terhadap transfer dana pusat, yang selama ini menjadi tulang punggung utama pembiayaan daerah.

“Dengan berkurangnya aliran dana tersebut hingga sekitar 25 persen, situasi fiskal daerah tentu semakin menantang,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi, mengakui bahwa struktur APBD Sulbar masih sangat bergantung pada dana transfer pusat.

“Memang APBD Sulawesi Barat itu masih sangat bergantung pada dana transfer. Setelah pidato Presiden terkait nota keuangan RAPBN, APBD kita pasti mengalami kontraksi karena sumber dananya dari pusat,” ucap Suraidah.

Ia menambahkan, kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bersama antara pemerintah daerah dan DPRD untuk menggali lebih banyak sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) agar program kesejahteraan masyarakat tetap berjalan di tengah keterbatasan fiskal.

“Ini menjadi PR kita bersama untuk menggali lebih dalam lagi sumber-sumber pendapatan di Sulawesi Barat agar apa yang menjadi harapan masyarakat bisa kita wujudkan melalui program-program kesejahteraan,” tutupnya.

Dengan kondisi tersebut, Pemprov Sulbar dihadapkan pada tantangan besar dalam merumuskan strategi anggaran yang tetap berpihak pada masyarakat, meskipun ruang fiskal daerah kini semakin sempit.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Mamuju

    KPU Mamuju Jamin Tidak Ada DPT Ganda Pada Pemilu 2024

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 7
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju menyebut masalah klasik terkait kegandaan pemilih pada Pemilu 2024 kini akan teratasi, setelah sistem data informasi data pemilih (Sidalih) terkoneksi se-Indonesia. Dengan begitu tidak akan lagi ada data pemilih ganda seperti pada Pemilu-pemilu sebelumnya, hal itu lantaran Sidalih akan langsung mendeteksi NIK yang ganda. Menurut  Koordinator Divisi […]

  • DPRD Pasangkayu ke DPRD Sulbar

    DPRD Subar dan DPRD Pasangkayu Bahas Dana Bagi Hasil Sawit

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 8
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan dari Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu. Pertemuan ini bertujuan terkait Sinkronisasi Rencana Kerja Tahunan DPRD Kabupaten Pasangkayu Tahun 2025 dan pengelolaan Dana Bagi Hasil Perkebunan Sawit serta memperkuat kerjasama antar daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Anggota DPRD Sulbar, Rayu, menyambut baik kunjungan tersebut, menyatakan pentingnya kolaborasi […]

  • Gema SDK (Suhardi Duka)

    Relawan Gema SDK-JSM Terbentuk, Segera Deklarasi Untuk Semua Kabupaten di Sulbar

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 30
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sejumlah pemuda di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), mendeklarasikan diri sebagai relawan Gerakan Muda (Gema) Suhardi Duka (SDK)- Salim S Mengga (JSM). Pada, Minggu, (11/8/2024). Ketua Gema SDK-JSM, Muh. Abrar mengatakan, relawan ini akan berfokus untuk menggalang generasi muda sebagai agen mendukung gerakan politik yang edukatif. untuk memenangkan bakal pasangan calon SDK-JSM di […]

  • IPTU Polda Sulbar

    Kasus Asusila Iptu di Polda Sulbar Laporan Palsu?, Hasil USG Bikin Kaget

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 30
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kasus dugaan asusila yang dilaporkan seorang perempuan berinisial JS (26) terhadap salah satu oknum perwira berpangkat IPTU di Polda Sulawesi Barat (Sulbar) memasuki babak baru. Hasil pemeriksaan USG menyatakan JS tidak sedang hamil. Hal itu ditegaskan oleh Bidan Nur Rahmi tempat JS memeriksakan kandungannya pada akhir Juli 2025 kemarin. “Hasil pemeriksaan USG […]

  • Bupati petahana Mamuju

    Kans Koalisi Gemuk Bupati Petahana di Pilkada Mamuju 2024

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 15
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Setelah mendapatkan rekomendasi sementara dari partai Hanura, bupati petahana Sutinah Suhardi hingga kini telah mengantongi lima partai politik (Parpol) pengusung, untuk untuk menghadapi Pilkada Mamuju 2024. Jika tidak aral melintang rekomendasi dari partai Demokrat, PBB, PKB, PAN, dan Hanura, setidaknya telah mencapai 16 kursi. Itu berarti Sutinah Suhardi telah mendapatkan lampu hijau […]

  • Semarak HUT RI ke 80, Wali Kota Bontang Kibarkan Bendera merah Putih di Pulau Beras Basah

    Semarak HUT RI ke 80, Wali Kota Bontang Kibarkan Bendera merah Putih di Pulau Beras Basah

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Mekora.id – Pemerintah Kota Bontang menggelar kegiatan pembentangan bendera Merah Putih mengelilingi pulau Beras Basah, Minggu (10/8/2025) pagi. Hal ini dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Bendera raksasa yang membentang mengitari pulau ini merupakan gabungan kain Merah Putih sepanjang 15 meter dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot […]

expand_less