Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Lintas Daerah » Anggota Polsek Wakai Tojo Una-Una Diduga Meninggal Tak Wajar, Keluarga Desak Polda Sulteng Usut Tuntas

Anggota Polsek Wakai Tojo Una-Una Diduga Meninggal Tak Wajar, Keluarga Desak Polda Sulteng Usut Tuntas

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TOJO UNA-UNA, Mekora.id – Kematian Aipda Aris Dapot Parsaorang Siahaan, anggota Polsek Wakai, Polres Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. Dugaan meninggal akibat serangan jantung yang beredar sebelumnya kini dipertanyakan, menyusul temuan luka-luka mencurigakan di tubuh korban.

Kakak kandung korban, Efendi Siahaan, mengungkapkan kecurigaannya bahwa sang adik meninggal dunia secara tidak wajar. Ia menyebut, terdapat sejumlah luka lebam di hampir seluruh tubuh korban saat dilihat pihak keluarga.

“Ada lebam di sekujur tubuh adik saya. Bibirnya pecah, mata kanan membiru dan bengkak, lalu di bagian dada kiri dan kanan sampai leher juga ada luka lebam,” ungkap Efendi.

Efendi membantah keras informasi yang menyebut adiknya meninggal karena serangan jantung. Menurutnya, korban tidak memiliki riwayat penyakit jantung maupun keluhan kesehatan serius sebelumnya.

“Saya curiga adik saya meninggal tidak wajar, karena luka-luka itu sangat mencurigakan. Adek saya tidak punya riwayat penyakit jantung,” tegasnya.

Aipda Aris Dapot Parsaorang Siahaan dilaporkan meninggal dunia pada Selasa, 12 Januari 2026. Namun yang menjadi kejanggalan, keluarga mengaku tidak menerima informasi resmi dari pihak kepolisian.

“Kami justru tahu kabar meninggalnya adik saya dari tetangga, bukan dari pihak Polsek atau kepolisian tempat dia bertugas,” beber Efendi.

Atas peristiwa tersebut, keluarga telah melaporkan kasus kematian Aipda Aris ke Propam Polres Tojo Una-Una. Namun hingga kini, mereka mengaku belum mendapatkan kejelasan terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

Merasa belum ada transparansi, pihak keluarga mendesak Polda Sulawesi Tengah turun tangan langsung untuk mengusut tuntas penyebab kematian korban.

“Saya minta Polda Sulteng segera mengusut kematian adik saya demi kepastian hukum. Kami hanya ingin keadilan dan kebenaran agar keluarga bisa menerima dengan tenang,” pungkas Efendi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan maupun penyebab pasti kematian Aipda Aris Dapot Parsaorang Siahaan.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR RI Sulbar

    Panasnya Kursi DPR RI di Sulbar, Golkar dan Gerindra Terjungkal

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 158
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora .id – Perebutan kursi DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Sulawesi Barat (Sulbar) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, mengundang banyak perhatian publik khususnya di tanah malaqbi. Pasalnya pentolan dan tokoh politik di masing-masing wilayah maju dan bersaing memperebutkan empat kursi di senayan. Belum lagi peta calon legislatif dari para mantan Bupati dua periode tersebar […]

  • Dugaan manipulasi C1-Hasil Mamuju Tengah

    Ramai-Ramai Sorotan Dugaan Manipulasi C1-Hasil di Mamuju Tengah

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Integritas penyelenggara Pemilu 2024 khususnya wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) kini sedang diuji, hal itu menyusul serangkaian dugaan tindak kecurangan sedang menghangat di media sosial. Dugaan manipulasi C1-Hasil berukuran Plano awalnya di upload oleh akun Facebook Mohammad Fadly terkait pergantian raihan suara untuk Caleg partai tertentu di Desa Batu Parigi, Kecamatan Tobadak, Mamuju […]

  • Kades Sandapang Ditangkap

    Kades di Mamuju Ditangkap Setelah Setubuhi Anak Dibawah Umur

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 69
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Polisi menangkap seorang pria bernisial Y (35) yang berprofesi sebagai Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju. Kamis, (05/10/2023). Y ditangkap setelah dilaporkan kerabat korban ke Polresta Mamuju, atas dugaan melakukan persebutuhan anak dibawah umur disalah satu Hotel berbintang di Kota Mamuju. Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Iskandar mengatakan, kejadian tersebut bermula […]

  • Wagub Sulbar Salim S Mengga

    Jenazah Wagub Sulbar Salim S Mengga Akan Dimakamkan di TMP Kalibata Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 203
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kabar duka menyelimuti Sulawesi Barat. Wakil Gubernur (Wagub) Sulbar, Mayor Jenderal TNI (Purn) Salim S Mengga, meninggal dunia pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 07.00 WITA di RS Siloam, Makassar. Wafatnya Salim S Mengga meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Sulawesi Barat, khususnya keluarga besar Pemerintah Provinsi Sulbar. Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menyampaikan […]

  • Kemiskinan ekstrim Sulbar

    Sulawesi Barat Jatuh Dalam Kemiskinan Ekstrim, Tertinggi Nasional

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 237
    • 3Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kemiskinan ekstrim di Sulawesi Barat (Sulbar) makin memprihatinkan, padahal pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Barat dicatat tumbuh positif. Namun ternyata pertumnuhan itu juga dibarengi kenaikan harga kebutuhan pokok tapi pendapatan masyarakat menengah kebawah tidak meningkat, akibatnya daya beli masyarakat menurun. Hal ini menjadikan Sulawesi Barat jatuh dalam kemiskinan ekstrem, bahkan hal itu […]

  • Pesan Harmoni Suhardi Duka Dari Senayan Untuk Hari Jadi ke-19 Sulawesi Barat

    Pesan Harmoni Suhardi Duka Dari Senayan Untuk Hari Jadi ke-19 Sulawesi Barat

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 119
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Melalui momentum hari jadi Sulawesi Barat ke-19 tahun, hari ini, Jumat, 22 September 2023. Suhardi Duka (SDK) menyampaikan satu pesan Harmoni untuk seluruh masyarakat di Provinsi Malaqbi ini. Anggota Komisi IV DPR RI itu mengatakan, pada pertambahan usia Sulbar ini jadi momentum agar pembangunan melestarikan kultur malaqbi yang saling menghormati dan saling […]

expand_less