Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Percepat Regulasi Tata Ruang, DPRD Sulbar Fokus pada Pengesahan Ranperda RTRW

Percepat Regulasi Tata Ruang, DPRD Sulbar Fokus pada Pengesahan Ranperda RTRW

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat monitoring dan evaluasi guna membahas perkembangan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulbar.

Rapat ini dilaksanakan pada Selasa, 4 Maret 2025, dengan fokus utama mempercepat proses legislasi agar regulasi tata ruang segera dapat diterapkan.

Rapat yang berlangsung di ruang Komisi III DPRD Sulbar ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Usman Suhuria, dan dihadiri oleh sejumlah anggota komisi, Kasubag Perisalah Legislatif H. Sahrin Salatung, SH, serta perwakilan dari instansi terkait yang terlibat dalam penyusunan Ranperda RTRW.

Dorongan untuk Pembangunan Berkelanjutan
Dalam sambutannya, Ketua Komisi III menegaskan urgensi percepatan pengesahan Ranperda RTRW sebagai instrumen strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami berharap Ranperda RTRW ini segera disahkan. Regulasi ini akan menjadi dasar penting dalam pengelolaan ruang secara komprehensif, menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Usman Suhuria.

Rapat ini juga membahas sejumlah aspek penting, di antaranya, Pemetaan wilayah strategis, Alokasi ruang untuk kebutuhan publik dan swasta, dan Sinkronisasi dengan kebijakan pelestarian lingkungan hidup.

Selain itu, anggota Komisi III turut memberikan catatan dan masukan penting untuk memastikan bahwa kebijakan tata ruang nantinya sesuai dengan dinamika dan kebutuhan pembangunan daerah yang terus berkembang.

Targetkan Pengesahan dalam Waktu Dekat
Komisi III DPRD Sulbar menargetkan agar Ranperda RTRW ini dapat rampung dan disahkan dalam waktu dekat. Harapannya, dokumen peraturan ini menjadi landasan hukum yang kuat dalam mengatur arah pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Barat.

Dengan adanya regulasi RTRW, diharapkan perencanaan pembangunan daerah menjadi lebih terarah, efisien, dan menjamin kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDIP Sulbar

    Peringati Hari Lahir Pancasila, PDIP Sulbar Gelar Upacara Sederhana dan Khidmat

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 15
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada Minggu (1/6/2025), diperingati secara sederhana namun khidmat oleh kader-kader PDI Perjuangan (PDIP) di Sulawesi Barat (Sulbar). Kegiatan diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih di halaman Kantor DPD PDI Perjuangan Sulbar pada pagi hari. Ketua DPD PDIP Sulbar, Agus Ambo Djiwa, mengatakan, peringatan ini merupakan bentuk […]

  • Imunisasi polio di Sulbar

    Dukung Imunisasi Pulio, Ketua DPRD Sulbar : Kami Harap Semua Anak-anak Sulbar Dapat Perlindungan Maksimal

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 9
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Suraidah Suhardi, turut hadir dan memberikan dukungan pada acara Gerakan Pekan Imunisasi Nasional Polio Tahun 2024 Dosis Kedua yang dilaksanakan di atrium Mall Matos, Mamuju, pada Senin, (21/8/2024). Dalam acara yang dihadiri oleh para Forkompinda dan berbagai elemen masyarakat ini, Ketua DPRD menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat […]

  • Longsor Mamasa

    1.507 Jiwa Terdampak Akibat Longsor di 4 Kecamatan di Mamasa

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 13
    • 1Komentar

    MAMASA, mekora.id – Longsor yang terjadi di Kabupaten Mamasa terjadi di 4 Kecamatan, mengakibatkan 1.507 jiwa dari 333 kepala keluarga (KK) terdampak. Longsor yang menerjang wilayah itu pada Rabu, 22 Mei 2024 lalu disebabkan curah hujan yang tinggi terjadi sejak Selasa, 21 Mei 2024. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamasa per […]

  • Jenazah Pelaku pembunuhan istri di Mamuju

    Begini Kronologi Kematian Pelaku Pembunuhan Istri di Mamuju

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 13
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – BD (47), terduga pelaku pembunuhan terhadap istrinya sendiri, di Desa Saletto, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Polda Sulawesi Barat, Rabu dini hari, 4 Juni 2025. Peristiwa ini bermula pada Selasa pagi (3 Juni), ketika seorang perempuan (36) ditemukan tak bernyawa di rumahnya. Polisi yang […]

  • Suasana PSU di TPS 7 Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju

    PSU di Mamuju Lengang, Partisipasi Pemilih Merosot

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 20
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dilaksanakan KPU Kabupaten Mamuju di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 7 Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, pada Kamis, (5/12/2024). Nampak lengang dan sunyi. Hal itu terlihat saat kelompok penyelenggara pemilihan suara (KPPS) mulai membuka TPS 7 Mamunyu sejak pukul 07.00 WITA. Hingga pemungutan suara berakhir pada pukul 13.00 WITA, […]

  • Demo Mahasiswa Mamuju, Sulbar

    Turun Jalan, Mahasiswa di Sulbar Tuntut Makan Gratis di Evaluasi

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 18
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Aksi mahasiswa dengan tagar #IndonesiaGelap ikut bergema di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam gerakan “Sulbar Bergerak” menggelar demonstrasi di Simpang Lima, Kota Mamuju, pada Kamis (20/2/2025) sore. Koordinator aksi, Idam, menyatakan bahwa tagar #IndonesiaGelap merupakan bentuk akumulasi kemarahan rakyat atas kebijakan pemerintah yang dinilai mengebiri dunia pendidikan dengan […]

expand_less