Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » Oknum AKBP di Polda Sulbar Dilapor ke Propam Mabes Polri, Diduga Ancam Seorang Perempuan Saat Ditagih Cicilan Mobil

Oknum AKBP di Polda Sulbar Dilapor ke Propam Mabes Polri, Diduga Ancam Seorang Perempuan Saat Ditagih Cicilan Mobil

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Seorang polisi dengan pangkat AKBP berinisial RA anggota Polda Sulawesi Barat (Sulbar), dilaporkan ke Propam Mabes Polri. Perwira Menengah (Pamen) itu diduga melakukan pengancaman dan tindakan arogansi pada seorang perempuan bernama Siti Nurhasanah warga Jakarta.

Menurut keterangan dari Siti Nurhasanah, dia menerima perlakuan tidak menyenangkan yang disertai pengancaman saat mencoba menagih sisa cicilan mobil yang sebelumnya dijual kepada RA. Kejadian itu Kata Sitti terjadi sekitar Juli 2024 lalu.

“Saya menagih RA untuk melunasi sisa cicilan mobil yang dibeli dari saya, namun saat berbicara kepada RA dia mengancam dengan bilang hati-hati kalau di jalan nanti mobil kamu saya rusak. Saya juga mendapat kata-kata kasar seperti kebun binatang,” ungkap Sitti pada Wartawan, Rabu, (9/10/2024).

Merasa terancam dengan tindakan oknum AKBP yang kini bertugas di Polda Sulbar itu, korban lantas memasukan laporan terhadap RA ke Propam Mabes Polri. Laporan itu ditayangkannya sejak 5 September 2024 lalu dengan Nomor laporan : SPSP2/004190/IX/2024/BAGYANDUAN.

“Jadi dia mengancam saya akan dimata-matai di jalan, mobil saya yang HRV katanya akan dirusak jika ketemu dijalan,” lanjut Sitti.

Sitti Nurhasanah mengaku, kejadian berawal saat dirinya meminta tolong pada yang bersangkutan untuk menjual mobilnya yang sambung cicilan. Namun kata Sitti, pelaku menawarkan diri untuk membeli mobil Toyota Rush tersebut.

“Jadi awalnya saya meminta tolong agar mobil saya ini dicarikan penyambung cicilan yang masih 31 Bulan, namun RA bilang ke saya dia yang akan membeli untuk anaknya,” ungkap Sitti pada Wartawan, Rabu, (9/10/2024).

Sitti mengaku, telah meminta untuk melakukan take over secara resmi ke pembiayaan. Namun RA menolak dengan alasan namanya sudah jelek dan tidak akan dilayani melakukan kredit.

Korban mengaku setiap bulan dia selalu berinisiatif untuk menagih RA agar membayar cicilan mobil tersebut. Namun karena bosan dengan kelakuan pelaku yang selalu ditagih, akhirnya korban menagih korban untuk melunasi kredit tersebut.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hearing Dialog Abdul Halim di Mapilli Polman

    Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Halim Hearing Dialog di Mapilli Polman

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 47
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) dari partai PDI Perjuangan, Abdul Halim, melaksanakan Hearing Dialog dengan tema “Eksistensi Kebudayaan Lokal di Era Globalisasi” di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) selama 4 sampai 6 Februari 2025. Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Halim, mengatakan kegiatan Hearing Dialog ini dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat, khusus daerah […]

  • Perpustakaan Sulbar

    Perpustakaan Nasional Bakal Kolaborasi Perpustakaan Sulbar Kuatkan Ekosistem Literasi ke Sekolah-Sekolah

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 74
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dalam upaya memperkuat ekosistem literasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan di lingkungan sekolah dan madrasah, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) melalui Pusat Pengembangan Perpustakaan Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi (P3SMPT) menggelar kegiatan Penguatan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah/Madrasah di Sulawesi Barat (Sulbar). Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Maleo Mamuju, Rabu (6/8/2025), dan diikuti para […]

  • Wali Kota Bontang Tutup dan Buka Program Pelatihan Berbasis Kompetensi APBD 2025

    Wali Kota Bontang Tutup dan Buka Program Pelatihan Berbasis Kompetensi APBD 2025

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, secara resmi menutup sekaligus membuka Program Pelatihan Berbasis Kompetensi APBD Tahun Anggaran 2025 di Aula UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bontang, Jalan Prestasi, Kelurahan Bontang Lestari, Selasa (23/9/2025). Acara ini dihadiri Kabid Pengembangan Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Kaltim, Muhammad Abduh, Kepala UPTD BLKI Bontang, Ismid Rizal, Kepala […]

  • Ijazah Palsu Pilkada Mateng

    APKAN Desak APH Bongkar Mafia Ijazah Palsu di Pilkada Mateng

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 104
    • 3Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Aliansi Pemantau Aparatur Negara Republik Indonesia (APKAN) Sulawesi Barat (Sulbar), mendesak aparat penegak hukum (APH) segera mengusut secara tuntas dugaan kasus ijazah palsu di Pilkada Mamuju Tengah (Mateng). Sekretaris APKAN Sulbar, Bahtiar Kalam, mengatakan dugaan ijazah palsu yang menyeret salah satu Calon Bupati di Mamuju Tengah (Mateng) itu merupakan pemufakatan jahat yang […]

  • Ekspor Sulbar

    Ekspor Sulbar di Ujung 2024 Terdongkrak, Bekal di 2025?

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 98
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Nilai Ekspor Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pada November 2024 terdongkrak sebesar US$ 49,95 juta. Angka itu menurut Badan pusat statistik (BPS) naik sebesar 26,51 persen dibanding Bulan Oktober 2024. Jika dibanding November 2024 naik 46,51 persen. Kepala BPS Sulbar, Tina Wahyufitri, mengatakan ekspor Sulawesi Barat dipengaruhi melonjaknya Lemak dan Minyak Hewani/nabati. Bahkan […]

  • KPID Sulbar

    Tak Dianggarkan di APBD Perubahan, Seleksi Lanjutan KPID Sulbar 2025 Ditiadakan, Peserta : Kami di Prank

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Lanjutan tahapan seleksi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Barat (Sulbar) tahun 2025 terpaksa ditiadakan. Penundaan terjadi lantaran usulan anggaran pada APBD Perubahan belum disetujui Pemerintah Provinsi Sulbar. Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat, Munandar Wijaya, saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Ia menyebut anggaran untuk seleksi lanjutan komisioner KPID Sulbar baru tersedia di […]

expand_less