Kapal Penumpang Dari Pulau Ambo Hilang Kontak di Perairan Mamuju, Nasib 28 Penumpang Belum Diketahui
- account_circle mekora.id
- calendar_month Kamis, 21 Des 2023
- comment 0 komentar
- print Cetak

Warga Sumare menanti kabar dilepas Pantai tentang Kapal hilang.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, mekora.id – Kapal Bigetron GT -6 yang mengangkut rombongan warga Sumare untuk menghadiri pernikahan di Pulau Ambo, Kecamatan Balabalakang dilaporkan hilang kontak, pada Kamis (20/12/2023) dini hari.
Kapal tersebut memuat 26 penumpang, 1 anak buah kapal (ABK) dan 1 pemilik kapal, bertolak dari pulau Ambo pada Rabu pukul 10.00 WITA. Dengan jarang tempuh sekitar 6 jam, kapal seharusnya sudah sandar di pukul 14.00 WITA.
“Rombongan masyarakat Sumare hadiri pesta perkawinan di Pulau Ambo, jam 10 tadi bertolak dari Pulau Ambo, belum sampai. Sedangkan ada kapal bertolak dari sana juga jam 4 sdh sampai di Desa Sumare,” tulis Kepala Desa Bala-Balakang, Mahmud Idris.
BASARNAS Mamuju kini telah menerjunkan KN SAR PARIKESIT 251 dengan panjang 40 meter diterjunkan untuk mencari para penumpang yang hilang kontak tersebut.
Kepala Kantor BASARNAS Mamuju, Muh. Rizal, menjelaskan kapal tersebut diterjunkan dengan personil SAR dan Tim Rescue untuk mencari keberadaan kapal hilang itu.
“Mendapati insiden tersebut, koordinator misi SAR dan menerjunkan Tim Rescue guna melaksanakan Pencarian dan Pertolongan dan segera bergerak menuju ke lokasi,” kata Muh. Rizal.
Selain itu, Basarnas Mamuju juga akan mendirikan posko terpadu di Desa Sumare untuk menunjang pencarian tersebut.
“Kami juga akan mendirikan posko terpadu di Pelabuhan Mamuju guna memasifkan informasi data satu pintu pada insiden tersebut,” tutup Muh. Rizal.
- Penulis: mekora.id



Saluran Whatsapp
Google News
