Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Catatan Kecil Dari Komisariat GMNI Mamuju

Catatan Kecil Dari Komisariat GMNI Mamuju

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju memberikan catatan kecil dalam peringatan hari anti korupsi sedunia pada 9 Desember dan Peringatan HAM, 10 Desember 2023 ini.

Catatan pendek itu ditulis oleh Komisariat-komisariat sebagai bentuk kritik dan pernyataan sikap mereka, dalam menganalisis sejumlah isu dan kasus yang masih membelenggu, di daerah maupun tingkat nasional.

Berikut sejumlah pertanyaan sikap dari sejumlah komisariat :

Penulis : Irmayanti
Komisaris DPK IKBS Fatimah

“Pada tahun 2022 telah dilaporkan adanya dugaan korupsi beasiswa manakarra yang dilakukan oleh beberapa oknum. oleh sebab itu kami dari dpk ikbs fatimah menuntut agar pemprov sulbar terus mendalami kasus  ini hingga tuntas dan juga menyayangkan sikap kejati yang menghentikan penanganan kasus dugaan korupsi beasiswa manakarra. Dimana seharusnya kejati bekerja sama dalam mengusut tuntas kasus ini karena sangat merugikan berbagai pihak.

Jadi sekali lagi kami tegaskan kepada pemerintah provinsi kabupaten mamuju agar dapat menyelesaikan kasus dugaan korupsi beasiswa manakarra tersebut dan kami juga berharap kepada oknum-oknum yang terlibat bukan hanya diberi sanksi pengembalian dana beasiswa tetapi juga diproses sesuai jalur hukum yang ada di Indonesia”

Penulis : Bung Januardi
Komisaris DPK Andini Persada Mamuju

“Menyatakan sikap, mendesak DK PBB untuk segera mengambil sikap konkret dalam menyelesaikan masalah perang antara Palestina dan Israel yang sudah mengakibatkan banyak nya korban jiwa dan kerugian.

DK PBB seharusnya jangan hanya berdiam diri dan seakan akan membiarkan perang ini terus berlanjut, mengutip pernyataan  PM Netanyahu yang mengatakan bahwa operasi militer akan dilaksanakan kembali dengan kekuatan penuh.

Jika DK PBB tidak segera mengambil tindakan maka akan semakin bertambah banyak korban jiwa.hal ini tak dapat dibiarkan karena hal ini telah melanggar Hak Asasi manusia  yang dimana mereka seharusnya mendapatkan hak mereka tetapi karena terjadinya perang ini maka mereka tidak dapat menikmati hak mereka ini.

Jadi sekali lagi kami tegaskan agar DK PBB segera mengambil tindakan yang konkret, karena setiap detik yang terbuang tanpa adanya tindakan yang nyata dari DK PBB maka berdampak buruk bagi masyarakat yang mengalami konflik”

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades Sandapang Vonis bebas

    Kades Sandapang Divonis Bebas Atas Dakwaan Pelecehan Seksual

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Yuil, Kepala Desa Sandapang, Kecamatan Kalumpang, yang didakwa melakukan pelecehan seksual di salah satu hotel berbintang di Mamuju divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Mamuju, Kamis (02/5/2024). Pengacara Kades Sandapang, Jack. Z Timbonga, SH.,MH. mengatakan, vonis bebas dari Pengadilan Negeri Mamuju itu telah sesuai dikarenakan jaksa penuntut umum (JPU) tidak mampu menghadirkan bukti-bukti […]

  • Vonis Gepal Mamuju

    Gepal Alias Hasbullah Divonis 15 Tahun Penjara, Dijerat UU Perlindungan Anak

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 91
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Gepal alias Hasbullah Pelaku pembunuhan perempuan 16 tahun di Jl. Arteri Mamuju, di Vonis kurungan 15 tahun penjara. Putusan itu, dibacakan langsung oleh ketua Majelis Hukum Mujahir Mawardi di Pengadilan Negeri Mamuju, Kamis (18/01/2024). Dalam putusan itu Gepal divonis melanggar 3 pasal pidana Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Yakni […]

  • Kepala Dinas Kesehatan Sulbar

    Mirip DBD dan Leptospirosis, Dinkes Sulbar Ingatkan Bahaya Virus Hanta

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 65
    • 3Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Penyebaran virus Hanta di sejumlah wilayah Indonesia mulai menjadi perhatian serius pemerintah. Kementerian Kesehatan RI mencatat setidaknya delapan kasus virus Hanta tipe Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) telah ditemukan. Meski belum ditemukan kasus di Sulawesi Barat, Pemerintah Provinsi Sulbar melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Hal ini sejalan dengan instruksi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur, […]

  • Mayat Bayi di Mamuju city

    Geger Penemuan Mayat Bayi Terbungkus Plastik Pink di Mamuju City, Ditemukan di Kebun Kakao

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 58
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Warga di Lingkungan Baka Timur, Mamuju City, Kelurahan Rimuku, digegerkan dengan penemuan mayat bayi yang terbungkus plastik merah muda di kebun kakao yang tidak terurus, Kamis (5/9/2024). Menurut keterangan pihak kepolisian, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang menuju kebunnya sekitar pukul 13.00 WITA. Bayi […]

  • Kakanwil Kemenag Sulbar Dilapor Polisi.

    Kakanwil Kemenag Sulbar Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pelecehan Seksual

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 41
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dilaporkan ke Polisi atas dugaan tindakan pelecehan seksual terhadap pegawai perempuan. Korban melaporkan dugaan pelecehan seksual itu didampingi pengacara dan sejumlah pihak terkait ke sentra pelayanan khusus perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polda Sulawesi Barat, pada Kamis (14/03/2024). “Hari ini kami mendampingi […]

  • AKBP Polda Sulbar

    Kasus Bertumpuk, Oknum AKBP di Polda Sulbar Diambang Sanksi Disiplin Hingga Etik

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – AKBP RA, seorang Perwira Menengah (Pamen) di Polda Sulawesi Barat (Sulbar), menghadapi sejumlah kasus bertubi-tubi yang semakin memperberat posisinya. Selain dugaan kasus kode etik atas laporan seorang perempuan bernama Siti Nurhasanah terkait ancaman, kini AKBP RA juga terancam sanksi disiplin setelah absen dari tugas selama 90 hari. Kabid Propam Polda Sulbar, Kombes […]

expand_less