Komisi III DPRD Sulbar Minta Pemprov Perkuat Penerimaan PAD dan Retribusi
- account_circle mekora.id
- calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Rapat Komisis III DPRD Sulbar.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Komisi III menggelar rapat kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja dalam rangka monitoring dan evaluasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta retribusi daerah.
Rapat yang dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026, dipimpin Ketua Komisi III Usman Suhuria, didampingi anggota Saddam dan Elisabeth. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Komisi III dan menjadi forum strategis untuk mengkaji capaian pendapatan daerah sekaligus mengidentifikasi kendala teknis di lapangan.
Pembahasan difokuskan pada efektivitas pemungutan retribusi, pemetaan sumber-sumber pendapatan yang belum tergarap maksimal, serta potensi kebocoran yang dapat menghambat optimalisasi PAD.
Ketua Komisi III, Usman Suhuria, menegaskan hasil rapat akan dirumuskan secara komprehensif sebagai bahan rekomendasi kepada pihak eksekutif, termasuk kepada Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
“Nanti akan kami rinci betul untuk dijadikan rekomendasi terhadap eksekutif, dalam hal ini Bapak Gubernur, bagaimana upaya kita memperbaiki target-target pendapatan serta membangun potensi-potensi baru guna meningkatkan PAD,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa peningkatan pendapatan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada target angka dalam APBD, melainkan harus dibarengi strategi realistis, terukur, serta berkelanjutan.
Rapat kerja ini juga dikaitkan dengan misi pemerintah provinsi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, guna menciptakan keseimbangan antar-sektor sekaligus meningkatkan daya saing daerah.
Komisi III menilai, sinergi antara DPRD dan OPD menjadi faktor krusial dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah. Optimalisasi sektor-sektor potensial, digitalisasi sistem pemungutan retribusi, hingga inovasi layanan dinilai dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan PAD Sulawesi Barat.
Melalui forum ini, DPRD berharap OPD teknis mampu menyajikan data riil, strategi yang terukur, serta roadmap penguatan pendapatan daerah agar tidak terjadi stagnasi penerimaan di tengah tuntutan belanja publik yang terus meningkat.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News

Saat ini belum ada komentar