Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Sindikat Pencurian Khusus Motor Trail di Mamuju Berhasil Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Unit

Sindikat Pencurian Khusus Motor Trail di Mamuju Berhasil Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Unit

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) spesialis motor trail di Mamuju berhasil diungkap aparat kepolisian. Sebanyak 15 unit motor trail yang sebagian besar merek Honda CRF diamankan dari 15 tempat kejadian perkara (TKP) berbeda.

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, mengungkapkan sindikat tersebut berjumlah empat orang. Tiga pelaku berhasil ditangkap, masing-masing berinisial YF (35) dan AS (23) yang merupakan residivis, serta KF (32). Sementara satu pelaku lainnya, ICH (27), telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Dua pelaku warga Mamuju dan dua lainnya warga Polewali Mandar. Berkat kerja keras Tim Resmob dan dukungan masyarakat, kami berhasil mengamankan tiga pelaku beserta barang bukti 15 unit sepeda motor trail Honda CRF,” ujar Ferdyan, Jumat (13/2/2026).

Kapolresta menjelaskan, sindikat ini tergolong profesional dan terorganisir. Mereka telah berulang kali melakukan aksi pencurian di wilayah hukum Polresta Mamuju.

Motor trail dengan spesifikasi tertentu menjadi target utama. Kendaraan hasil curian kemudian dijual ke wilayah pelosok dengan harga relatif murah, berkisar Rp10 juta hingga Rp15 juta per unit.

Modus yang digunakan yakni pelaku terlebih dahulu berkomunikasi dengan calon pembeli. Setelah ada kesepakatan harga, mereka kemudian mencari dan mencuri motor sesuai pesanan.

“Setelah menawarkan dengan harga murah dan ada peminat, mereka melakukan operasi,” tegasnya.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang kehilangan motor trail sejak awal Desember 2025. Saat ini, penyidik masih mendalami total 38 laporan polisi terkait curanmor di wilayah tersebut.

Kapolresta memperkirakan total kerugian warga akibat aksi sindikat ini mencapai lebih dari Rp500 juta, dengan nilai rata-rata motor sekitar Rp35 juta per unit.

“Taksiran kerugian lebih dari Rp500 juta,” ungkapnya.

Polresta Mamuju menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini dan memburu satu pelaku yang masih buron.

“Kami berkomitmen menuntaskan seluruh laporan polisi yang ada. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polresta Mamuju,” tegas Ferdyan.

Polresta memastikan barang bukti yang disita akan dikembalikan kepada pemilik sah setelah proses verifikasi administrasi.

Kapolresta mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan motor trail agar segera mendatangi Unit Reskrim Polresta Mamuju dengan membawa dokumen kepemilikan kendaraan.

“Bagi yang merasa kehilangan, silakan datang membawa surat-surat kendaraan. Setelah diverifikasi, motor bisa langsung dibawa pulang,” jelasnya.

Polresta Mamuju juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci pengaman tambahan, dan segera melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Koordinasi persiapan Pilkada

    DPRD Sulbar Panggil KPU dan Bawaslu Evaluasi Tahapan Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 116
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka konsolidasi dan penguatan pengawasan tahapan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024. Di ruang paripurna, Selasa, (11/6/2024). Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Sulbar, Abdul Rahim, bersama dengan beberapa anggota DPRD Sulbar lainnya. Turut hadir Ketua KPU Sulbar, […]

  • Transmigrasi Sulbar

    32 Warga Transmigran Asal Yogyakarta Tiba di Sulbar

    • calendar_month Selasa, 31 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 122
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sebanyak 32 orang atau 10 KK warga Transmigran Penduduk Asal (TPA) Yogyakarta, tiba di Mamuju, Sulawesi Barat. Senin (31/10/2023). Mereka akan ditempatkan di UPT Salulisu, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Ditjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Wibowo, mengatakan para transmigran ini telah mendapatkan pembekalan SDM selama enam hari di Yogyakarta. […]

  • Pantai Manakarra

    Pasca Relokasi, Anjungan Pantai Manakarra Mamuju Akan Disulap Jadi Pusat UMKM

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 287
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Setelah pembersihan pedagang kaki lima di Anjungan Pantai Manakarra beberapa saat lalu, Pemerintah Kelurahan Binanga melakukan pertemuan dengan para pedagang di Aula Kantor Bupati Mamuju, pada, Rabu (19/6/2024). Setidaknya ada 60 pedagang kaki lima dan pengusaha mainan menghadiri dialog itu. Mereka mempertanyakan lokasi relokasi yang dilakukan. Menurut Lurah Binanga, Selvi Febriana, langkah […]

  • Eks Wabup Polman dan Majene dilapor ke Polda

    Eks Wabup Polman dan Majene Dilapor ke Polda Sulbar Atas Dugaan Penipuan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 277
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Mantan Wakil Bupati (Wabup) Polewali Mantan (Polman), M. Natsir Rahmat dan mantan Wakil Bupati Majene, Arismunandar Kalma, dilaporkan ke Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Sulbar, pada Rabu, (9/4/2025). Selain kedua mantan pejabat ini, delapan orang juga ikut dilaporkan. Mereka adalah Saggaf Katta, Abd. Rasyid Rahmat, A. Fattah Katta, Busman M. Yunus, […]

  • Maulid di Salabose Majene

    Maulid di Salabose, Majene : Pj Bahtiar Baharuddin Bahas Pengembangan Wisata Religi

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 149
    • 0Komentar

    MAJENE, Mekora.id – Pj Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, bersama Ketua TP PKK Sulbar Ny. Sofha Marwah Bahtiar dan jajaran OPD Pemprov Sulbar, merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Desa Poralle Salabose, Majene. pada Minggu (15/9/2024). Acara peringatan Maulid Nabi di Salabose dihadiri oleh Bupati Majene Andi Achmad Syukri, Wakil Bupati Majene Aris […]

  • Sapi Prabowo di Sulbar

    Sapi Kurban Presiden Prabowo yang Ambruk dan Dipotong Paksa, Ternyata Jatah Pempov Sulbar

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 240
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sapi yang direncanakan akan menjadi sapi kurban Presiden Prabowo Subianto di Sulawesi Barat, tiba-tiba ambruk di Kandangnya di Desa Kebun Sari, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, pada Kamis, (15/5/2025) pagi. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Nur Kadar, mengatakan, sapi jenis Simental seberat 1,1 ton itu, awalnya mulai […]

expand_less