Sepekan Dicari, Nelayan Hilang di Majene Belum Ditemukan
- account_circle mekora.id
- calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pencarian nelayan hilang di Majene. (Dok. Basarnas Mamuju)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAJENE, Mekora.id – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap seorang nelayan hilang di Perairan Majene, Sulawesi Barat, belum membuahkan hasil. Hingga pencarian hari ke-6 pada Selasa, (3/2/2026) hasilnya masih nihil.
Korban diketahui bernama Muh. Rifai (32), nelayan asal Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene awalnya dilaporkan terjatuh dari perahu saat melaut.
Kasubsi Siaga dan Operasi, Basarnas Mamuju, Aswandi, mengatakan pencarian dilakukan dengan Tim SAR gabungan yang dibagi jadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Dengan area pencarian diperluas hingga 86 mil laut (159 KM persegi).
“Area pencarian diperluas hingga mencapai 86 mil laut, namun hingga pukul 18.00 WITA, Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Operasi SAR hari keenam pun dihentikan sementara dengan hasil nihil dan direncanakan akan dilanjutkan kembali besok,” kata Aswandi Selasa, (3/2/2026) malam.
Menurut Aswandi, kondisi cuaca serta kecepatan angin hingga 35 km per jam jadi tantangan dalam proses pencarian nelayan hilang di Majene.
Meski begitu, pihak Kantor SAR Mamuju memastikan pencarian alan tetap dilakukan pada Rabu 4 Februari 2026 meski ditantang jarak dan cuaca cukup sulit.
“Pihak Kansar Mamuju menegaskan pencarian akan terus dilanjutkan dengan mengedepankan koordinasi lintas instansi dan keselamatan seluruh personel,” ujar Aswandi.
Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari Pos Siaga SAR Majene, TNI AL, Polsek Tubo Sendana, BPBD Majene, Mapala Unsulbar, serta masyarakat setempat dengan dukungan perahu karet, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan peralatan pendukung lainnya.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
